Pemkab Pekalongan Kembangkan Aplikasi e-Parkir untuk Tingkatkan Efisiensi dan Pendapatan Retribusi

- Redaksi

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(sumber: penulis)

(sumber: penulis)

Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan melalui UPTD Sarana dan Prasarana meluncurkan inovasi Aplikasi Parkir Elektronik (e-Parkir) sebagai langkah modernisasi sistem retribusi parkir. Kehadiran aplikasi ini sejalan dengan era digitalisasi, dengan tujuan mempercepat pelayanan, memperkuat pengawasan, serta memperbarui database juru parkir. Melalui sistem tersebut, proses penerbitan izin penyelenggaraan dan pembangunan fasilitas parkir kini dapat dilakukan secara online sehingga lebih efisien dan transparan.

Penerapan e-Parkir diharapkan mampu memangkas jalur birokrasi dalam penyetoran retribusi parkir. Dengan sistem ini, setoran dari juru parkir dapat langsung masuk ke kas daerah tanpa melalui perantara, sehingga potensi kebocoran dapat diminimalisir. Selain itu, aplikasi ini memungkinkan pengawasan lebih cepat serta akurasi pendataan yang lebih tinggi, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan pendapatan retribusi daerah.

Baca Juga :  Setahun Kenaikan Pajak: Menakar Keadilan Fiskal dan Tantangan Hukum di Baliknya

Proses pengembangan aplikasi melibatkan tim penyusun dan pengelola yang bekerja sama dengan pihak ketiga, dengan jangka waktu pengerjaan selama 60 hari. Total biaya pengembangan mencapai Rp50 juta, termasuk penyediaan SIM Dasar Database Parkir Elektronik. Program ini juga menjadi bagian dari visi Kajen Smart City, yang menekankan pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Mahasiswa dan Tanggung Jawab Menjaga Nilai Pancasila di Daerah

Implementasi e-Parkir diharapkan mampu menjadi solusi modern dalam pengelolaan parkir di Kabupaten Pekalongan. Sistem ini tidak hanya mempermudah tugas petugas parkir, tetapi juga memberikan pelayanan lebih baik bagi masyarakat. Selain itu, transparansi dan pengawasan yang semakin ketat diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap tata kelola retribusi parkir di daerah tersebut.

Penulis : Dwi Wijayanti | UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Paradoks Korupsi di Negara Pancasila: Ketika Keadilan Sosial Tersandera
Menyorot Pasal 412 KUHP Baru: Kemajuan Moral atau Kemunduran Kebebasan Individu?
Gen Z Lebih Memilih Kopi, Industri Alkohol Terkoreksi
Perspektif Mahasiswa: Membaca Sisi Gelap Anggaran MBG dan Strategi Politik Kekuasaan
Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Komunikasi Politik
ORMAWA UNPAM: Penempatan Polri di Bawah Presiden dalam Perspektif Konstitusional dan Sistem Presidensial
Melek Finansial di Era Digital: Peluang Besar, Risiko Tak Kecil

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:10 WIB

Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:03 WIB

Paradoks Korupsi di Negara Pancasila: Ketika Keadilan Sosial Tersandera

Senin, 23 Februari 2026 - 08:28 WIB

Menyorot Pasal 412 KUHP Baru: Kemajuan Moral atau Kemunduran Kebebasan Individu?

Senin, 16 Februari 2026 - 13:03 WIB

Gen Z Lebih Memilih Kopi, Industri Alkohol Terkoreksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:04 WIB

Perspektif Mahasiswa: Membaca Sisi Gelap Anggaran MBG dan Strategi Politik Kekuasaan

Berita Terbaru

Musyawarah adalah ruang di mana perbedaan bertemu untuk tujuan bersama. (GG)

Opini

Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 4 Mar 2026 - 15:10 WIB