KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan membuat Sabun Ampas Kopi Eco-Conscious Bersama Warga Ngareanak

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun Patukan dan KKN Reguler Posko 08 berfoto bersama seusai pelatihan pembuatan sabun ampas kopi eco-conscious, Jumat (14/11/2025). Foto: KKN UIN Walisongo posko 8

Warga Dusun Patukan dan KKN Reguler Posko 08 berfoto bersama seusai pelatihan pembuatan sabun ampas kopi eco-conscious, Jumat (14/11/2025). Foto: KKN UIN Walisongo posko 8

Ngareanak, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 85 Posko 08 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang  menginisiasi kegiatan “Pelatihan Pembuatan Sabun Ampas Kopi Eco-Conscious” di Dusun Patukan, Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, pada Jumat, 14 November 2025.

Desa Ngareanak memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya kebun kopi yang tersebar di beberapa dusun. Perkebunan kopi tidak hanya berkontribusi terhadap mata pencaharian warga, tetapi kopi juga menghasilkan ampas kopi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan limbah ampas kopi menjadi produk ramah lingkungan yang bernilai guna bagi masyarakat sekaligus sebagai inovasi yang berbasis potensi lokal yang dapat membantu mendongkrak ekonomi masyarakat.

Kegiatan dimulai dari penyampaian materi terkait khasiat sabun ampas kopi kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan sabun ampas kopi oleh tim KKN UIN Walisongo Posko 8.

Baca Juga :  Dosen UPITRA Ajak Siswa SD Negeri 1 Trayu Bersahabat dengan Teknologi dan Internet Lewat Program Pengabdian Masyarakat

Salah satu peserta pelatihan, Wuryati menyampaikan bahwa program tersebut relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Programnya bagus sekali karena sangat mudah untuk dipraktekkan di rumah, ditambah bahan dasar sabun dari ampas kopi yg merupakan sampah rumah tangga dan hampir tiap hari ada disetiap rumah,” terangnya.

Dirinya juga menyampaikan dengan membuat sabun kopi dari rumah dapat membantu mengurangi anggaran belanja sehari-hari.

“Lumayan bila sering dipraktekkan sendiri bisa membantu ibu-ibu untuk mengurangi jatah belanja sabun sehari-hari,” ujar Wuryati.

Ia juga menyampaikan agar masyarakat dapat mengembangkan inovasi tersebut dengan bahan yang mudah ditemukan.

“Harapannya ibu-ibu bisa berinovasi dengan memanfaatkan bahan yang lain yang ada disekitar kita,” ucapnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Hipertensi dan PHBS, KKN UNS Dorong Kesadaran Kesehatan Lansia di Desa Jrakah

Koordinator Desa KKN Reguler UIN Walisongo posko 8, Nanda Muhammad Fauzi  menyampaikan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk memperlihatkan bahwa desa Ngareanak memiliki potensi lokal melalui ampas kopi.

“Kami ingin mengajak warga menyadari bahwa ampas kopi bukan sekadar limbah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga berharap potensi kebun kopi di Desa Ngareanak dapat membuka peluang kreativitas dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Harapannya, potensi kebun kopi di Desa Ngareanak bisa mendorong kreativitas masyarakat dan memberikan nilai tambah bagi desa,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan pembagian sabun hasil praktik bersama dan ajakan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan melalui inovasi yang memanfaatkan kekayaan alam lokal.

Penulis : Sofi Aisyah

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN UNS Kelompok 29 Gandeng EXALOS dan KATANYAPALA Edukasi Warga Grogol Soal Interaksi Aman dan Penanganan Gigitan Ular
Mahasiswa KKN 13 UNS Perkuat Identitas Desa Samiran Melalui Strategi Branding Berbasis Visual
Akar Bambu Jadi Solusi, KKN 138 UNS Sosialisasikan Pembuatan PGPR Ramah Lingkungan kepada Petani Kadipiro, Sragen
Kreatif dan Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN 144 UNS Ajak Kelompok Wanita Tani Olah Sampah Dapur Jadi POC
Kolaborasi Edukasi Digital, KKN UNS 157 Perkuat Literasi Anti-Penipuan Warga Watangasono
FGD KKN UNS Gandeng DPRD, Desa Lebak Dorong Penguatan UMKM dan SDM Muda
Tingkatkan Kapasitas Perencanaan Infrastruktur Desa, KKN-T UNS 151 Gelar Pelatihan AutoCAD di Banjarsari
Mahasiswa KKN UNS Gelar Simulasi Mitigasi Longsor di Desa Gembuk Pacitan, Tingkatkan Kesiapsiagaan Siswa

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:32 WIB

KKN UNS Kelompok 29 Gandeng EXALOS dan KATANYAPALA Edukasi Warga Grogol Soal Interaksi Aman dan Penanganan Gigitan Ular

Senin, 23 Februari 2026 - 10:30 WIB

Mahasiswa KKN 13 UNS Perkuat Identitas Desa Samiran Melalui Strategi Branding Berbasis Visual

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:31 WIB

Akar Bambu Jadi Solusi, KKN 138 UNS Sosialisasikan Pembuatan PGPR Ramah Lingkungan kepada Petani Kadipiro, Sragen

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:10 WIB

Kreatif dan Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN 144 UNS Ajak Kelompok Wanita Tani Olah Sampah Dapur Jadi POC

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:47 WIB

Kolaborasi Edukasi Digital, KKN UNS 157 Perkuat Literasi Anti-Penipuan Warga Watangasono

Berita Terbaru