Celengan, Mimpi, dan Air Mata: Edukasi Finansial Tim KKN 43 UMBY di SD 2 Terong Tinggalkan Kesan Mendalam

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN 43 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berfoto bersama siswa-siswi SD 2 Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, usai kegiatan edukasi finansial bertema Gemar Menabung. Foto: KKN 43 UMBY

Mahasiswa KKN 43 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berfoto bersama siswa-siswi SD 2 Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, usai kegiatan edukasi finansial bertema Gemar Menabung. Foto: KKN 43 UMBY

Bantul, Sorotnesia.com – Menabung sejak dini bukan sekadar soal menyisihkan uang jajan, tetapi juga tentang membangun karakter disiplin, konsistensi, dan keberanian bermimpi. Hal inilah yang coba ditanamkan oleh mahasiswa KKN 43 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melalui program edukasi finansial bertema Gemar Menabung di SD 2 Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.

Program yang berlangsung selama tiga kali pertemuan ini diikuti sekitar 30 siswa kelas 1 hingga 3. Suasana dibuat menyenangkan sejak awal melalui permainan dan ice breaking. Setiap anak kemudian mendapatkan celengan yang bisa mereka hias sesuai kreativitas masing-masing. Dari cat warna, lem, hingga potongan karton, mereka menyalurkan imajinasi sehingga tercipta celengan yang unik dan personal.

Menurut mahasiswa KKN, proses menghias ini bukan sekadar aktivitas seni, tetapi cara agar anak merasa memiliki wadah menabung yang benar-benar milik mereka.

“Kami bahagia melihat semangat anak-anak untuk menabung. Meski sederhana, kebiasaan ini dapat membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab sejak dini,” ujar salah satu anggota KKN 43 UMBY.

Baca Juga :  KKN UNS 146 Dorong UMKM Desa Jiwan Go Digital Lewat Foto Produk dan Google Maps

Pada pertemuan kedua, anak-anak dengan penuh semangat menunjukkan celengan yang mulai terisi. Mereka bercerita tentang mimpi yang ingin diwujudkan dari tabungan kecil tersebut. Ada yang berharap membeli jajanan favorit, sepeda, atau handphone. Namun, tak sedikit pula yang menuturkan cita-cita lebih besar, seperti menabung untuk berangkat umroh.

Cerita-cerita sederhana itu menunjukkan bahwa menabung bukan hanya tentang jumlah uang, melainkan juga tentang keberanian bermimpi dan menata harapan.

Pertemuan terakhir diisi dengan permainan edukatif, monitoring tabungan, serta pemberian apresiasi bagi anak-anak yang konsisten menabung. Tepuk tangan dari teman sekelas menambah semangat mereka. Namun, suasana menjadi haru ketika beberapa siswa menitikkan air mata, merasa bangga dengan usaha yang dilakukan sekaligus sedih harus berpisah dengan kakak-kakak KKN.

Salah satu guru SD 2 Terong menyampaikan apresiasinya atas program tersebut. “Terima kasih kepada mbak dan mas KKN yang sudah menyelenggarakan program di sekolah kami. Program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak,” ujarnya.

Baca Juga :  Edukasi Seksual Guna Cegah Kekerasan pada Anak, Mahasiswa Unair Gelar Program “SENJA” di Mojorejo

Meski kegiatan telah usai, jejak yang ditinggalkan lebih dari sekadar celengan. Anak-anak kini memiliki kebiasaan baru untuk menyisihkan uang jajan, memahami arti konsistensi, dan belajar bahwa setiap usaha kecil bisa mengantarkan pada mimpi besar.

Tim KKN 43 UMBY berharap semangat menabung yang ditanamkan dapat terus hidup dalam diri siswa SD 2 Terong, menjadi bekal berharga dalam perjalanan mereka menuju masa depan.

Tim KKN-PPM UMBY Kelompok 43 yang terdiri dari Eka Safitri Wahyuningsih, Pandu Prasetia, Vindi Ika Indriyani, Tubagus Muchamad Ibnu S.F., Merian Vannesa, Priska Setiani, Fitriani, Siti Fatimah, Zidan Anugerah Tri Rahartanto, dan Chelsie Aurellia Salsabila berharap jejak kecil ini akan menjadi awal besar bagi masa depan anak-anak SD 2 Terong.

Penulis : KKN 43 UMBY

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Dorong Transformasi UMKM Desa Bejen Lewat Digitalisasi dan Literasi Keuangan
Melalui HMS Project 2025, Mahasiswa Teknik Sipil UNS Hadirkan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedunggupit
Mahasiswa UNPAM Tumbuhkan Minat Belajar Akuntansi Sejak Dini Lewat Kegiatan PKM
Standardisasi Penaksir Digencarkan, Pegadaian Perkuat Kompetensi Industri Gadai Nasional
Dari Gulma Jadi Solusi, Mahasiswa UNS Dorong Pertanian Berkelanjutan di Boyolali
Bukan Sekadar Diversifikasi, Mahasiswa Teknik Pertanian FATEPA Unram Dorong Pengembangan Gula Semut Bernilai Tinggi di Giri Madia
Aksi Mahasiswa UPN Jatim Nyalakan Semangat Toleransi di Panti Asuhan
Tim Hibah GAMINAYU UNS Perkuat Budaya Literasi dan Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:39 WIB

Mahasiswa UNS Dorong Transformasi UMKM Desa Bejen Lewat Digitalisasi dan Literasi Keuangan

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:37 WIB

Melalui HMS Project 2025, Mahasiswa Teknik Sipil UNS Hadirkan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedunggupit

Senin, 29 Desember 2025 - 13:49 WIB

Mahasiswa UNPAM Tumbuhkan Minat Belajar Akuntansi Sejak Dini Lewat Kegiatan PKM

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:13 WIB

Standardisasi Penaksir Digencarkan, Pegadaian Perkuat Kompetensi Industri Gadai Nasional

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:56 WIB

Dari Gulma Jadi Solusi, Mahasiswa UNS Dorong Pertanian Berkelanjutan di Boyolali

Berita Terbaru