Kolaborasi Mahasiswa KKN 52 UMBY dan Karang Taruna Badean, Wujudkan Sungai Bersih dan Edukasi Lingkungan

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN 52 UMBY bersama warga Dusun Badean, Bantul, bergotong royong membersihkan aliran sungai sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir. Foto: KKN UMBY 52

Mahasiswa KKN 52 UMBY bersama warga Dusun Badean, Bantul, bergotong royong membersihkan aliran sungai sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir. Foto: KKN UMBY 52

Bantul, Sorotnesia.com – Sungai di Dusun Badean, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, kini tampak lebih bersih berkat aksi kolaboratif antara mahasiswa KKN 52 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dan Karang Taruna Dusun Badean.

Aksi bersih-bersih ini dilaksanakan pada Minggu, 3 Agustus 2025 sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya fokus pada penanganan sampah, tetapi juga edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan suasana akrab antara mahasiswa KKN dan warga. Setelah berbincang santai, peserta bergerak menyusuri aliran sungai untuk memungut sampah plastik, ranting, dan membersihkan tanaman liar di sekitar bantaran. Gotong royong ini berlangsung penuh semangat, diiringi canda tawa yang mencerminkan kebersamaan.

Aldy Maulana Arifin, penanggung jawab program, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sungai, melainkan juga membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem air.

Baca Juga :  Mahasiswa Amikom Yogyakarta Ikuti Rapat Internalisasi Dokumen Mutu di Balai Teknik Sabo

“Harapan kami, warga Dusun Badean dapat memiliki kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai. Sungai ini menjadi sumber kehidupan karena terdapat mata air di bawahnya yang mengalir ke sebagian wilayah dusun. Jika tercemar, kualitas air akan menurun dan berdampak pada kehidupan warga,” ungkap Aldy.

Tidak hanya membersihkan, mahasiswa KKN 52 UMBY juga berinovasi membuat plang edukasi sampah yang dipasang di setiap RT Dusun Badean. Menariknya, plang tersebut dibuat dari limbah kayu sumbangan salah satu pelaku UMKM mebel setempat.

Plang edukasi sampah buatan mahasiswa KKN 52 UMBY di Dusun Badean, Bantul, memuat informasi waktu terurai berbagai jenis sampah untuk meningkatkan kesadaran warga menjaga kebersihan lingkungan. Foto: KKN UMBY 52
Plang edukasi sampah buatan mahasiswa KKN 52 UMBY di Dusun Badean, Bantul, memuat informasi waktu terurai berbagai jenis sampah untuk meningkatkan kesadaran warga menjaga kebersihan lingkungan. Foto: KKN UMBY 52

Isi plang memuat informasi tentang lama waktu terurai berbagai jenis sampah: botol plastik 450 tahun, kaleng 200 tahun, plastik 100 tahun, hingga kemasan minuman karton komposit 5 tahun.

Aksi ini membuahkan hasil nyata: puluhan karung sampah berhasil dikumpulkan, dan wajah sungai yang sebelumnya kusam kini tampak segar kembali. Warga mengaku senang karena lingkungan menjadi lebih asri sekaligus mendapatkan wawasan baru tentang pengelolaan sampah.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS Hadirkan Pojok Baca Kreatif, Tingkatkan Semangat Literasi Siswa SD MIS Ishlahul Ummah NW Paok Rempek di Lombok Utara

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertema “Pemberdayaan Masyarakat Dusun Badean Melalui Edukasi, Keterampilan, dan Pengelolaan Sumber Daya Menuju Kehidupan yang Mandiri dan Berdaya.”

Melalui pendekatan partisipatif, diharapkan Dusun Badean dapat menjadi contoh desa yang peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya pengelolaan sungai sebagai sumber kehidupan.

Dengan langkah kecil namun berdampak besar ini, mahasiswa KKN 52 UMBY dan Karang Taruna Badean telah menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat. Ke depan, mereka berkomitmen untuk melanjutkan program serupa agar kesadaran ini terus tumbuh dan menjadi budaya warga.

Penulis : Lavida Amaria | Prodi Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Dorong Transformasi UMKM Desa Bejen Lewat Digitalisasi dan Literasi Keuangan
Melalui HMS Project 2025, Mahasiswa Teknik Sipil UNS Hadirkan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedunggupit
Mahasiswa UNPAM Tumbuhkan Minat Belajar Akuntansi Sejak Dini Lewat Kegiatan PKM
Standardisasi Penaksir Digencarkan, Pegadaian Perkuat Kompetensi Industri Gadai Nasional
Dari Gulma Jadi Solusi, Mahasiswa UNS Dorong Pertanian Berkelanjutan di Boyolali
Bukan Sekadar Diversifikasi, Mahasiswa Teknik Pertanian FATEPA Unram Dorong Pengembangan Gula Semut Bernilai Tinggi di Giri Madia
Aksi Mahasiswa UPN Jatim Nyalakan Semangat Toleransi di Panti Asuhan
Tim Hibah GAMINAYU UNS Perkuat Budaya Literasi dan Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:39 WIB

Mahasiswa UNS Dorong Transformasi UMKM Desa Bejen Lewat Digitalisasi dan Literasi Keuangan

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:37 WIB

Melalui HMS Project 2025, Mahasiswa Teknik Sipil UNS Hadirkan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedunggupit

Senin, 29 Desember 2025 - 13:49 WIB

Mahasiswa UNPAM Tumbuhkan Minat Belajar Akuntansi Sejak Dini Lewat Kegiatan PKM

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:13 WIB

Standardisasi Penaksir Digencarkan, Pegadaian Perkuat Kompetensi Industri Gadai Nasional

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:56 WIB

Dari Gulma Jadi Solusi, Mahasiswa UNS Dorong Pertanian Berkelanjutan di Boyolali

Berita Terbaru