Mahasiswa dan Tanggung Jawab Menjaga Nilai Pancasila di Daerah

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan, melainkan nilai yang seharusnya hidup dalam praktik keseharian warga. Dalam konteks ini, mahasiswa memegang peran strategis sebagai kelompok terdidik yang memiliki akses pada pengetahuan, daya kritis, dan jejaring sosial.

Peran tersebut tidak berhenti pada level nasional, tetapi justru menemukan relevansinya di tingkat daerah, termasuk di Kabupaten Musi Rawas yang memiliki keragaman sosial, budaya, dan ekonomi.

Musi Rawas mencerminkan wajah Indonesia dalam skala lokal. Masyarakatnya hidup dengan latar belakang yang beragam, sementara tantangan pembangunan masih hadir dalam bentuk kesenjangan pendidikan, persoalan lingkungan, serta keterbatasan akses kesejahteraan.

Dalam situasi seperti ini, mahasiswa dituntut menjadi jembatan antara gagasan ideal yang dipelajari di bangku kuliah dan realitas yang dihadapi masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah warga bukan untuk menggurui, melainkan untuk mendengar, memahami, dan bersama-sama mencari jalan keluar.

Baca Juga :  Ramah, Cepat, dan Tepat: PR Besar Pelayanan Publik

Nilai-nilai Pancasila sejatinya masih tumbuh dalam kehidupan masyarakat Musi Rawas, terutama melalui praktik gotong royong dan musyawarah. Kerja bakti, pertemuan warga, dan rembuk desa menjadi ruang sosial yang sarat makna kebersamaan.

Keterlibatan mahasiswa dalam ruang-ruang tersebut penting, tidak hanya sebagai bentuk kontribusi tenaga dan pikiran, tetapi juga sebagai proses pembelajaran sosial. Dari sana, mahasiswa dapat membaca persoalan secara lebih jernih dan menawarkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan warga.

Selain terlibat secara sosial, mahasiswa juga memiliki tanggung jawab moral untuk bersikap kritis terhadap berbagai persoalan daerah. Kritik terhadap kebijakan pendidikan, pengelolaan lingkungan, maupun pelayanan publik merupakan bagian dari kontrol sosial yang sehat.

Namun, sikap kritis tersebut harus disampaikan dengan etika dialog dan semangat musyawarah. Kritik yang disampaikan secara santun dan berbasis data akan lebih mudah diterima serta berpeluang menghasilkan solusi bersama, bukan konflik.

Baca Juga :  Mengupas Stigma Stereotipikal terhadap Wibu di Indonesia

Ketika mahasiswa konsisten mengamalkan nilai Pancasila dalam tindakan nyata, mereka tidak hanya dikenal karena kapasitas intelektualnya, tetapi juga karena integritas sosialnya. Sikap peduli, tanggung jawab, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman menjadikan mahasiswa teladan di tengah masyarakat. Inilah wujud konkret peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang berakar pada nilai kebangsaan.

Dengan demikian, menjaga Pancasila di daerah bukan tugas abstrak, melainkan kerja nyata yang membutuhkan kehadiran, keteladanan, dan keberanian moral. Mahasiswa memiliki posisi penting untuk memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup, relevan, dan membumi dalam kehidupan masyarakat Musi Rawas dan daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Penulis : Muhammad Saiful Irshad | Institut Tekonologi Muhammadiyah Sumatera

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perspektif Mahasiswa: Membaca Sisi Gelap Anggaran MBG dan Strategi Politik Kekuasaan
Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Komunikasi Politik
ORMAWA UNPAM: Penempatan Polri di Bawah Presiden dalam Perspektif Konstitusional dan Sistem Presidensial
Melek Finansial di Era Digital: Peluang Besar, Risiko Tak Kecil
Harga Diskon: Strategi Peningkatan Penjualan
Pencatatan Double Entry: Mengatasi Salah Hitung Debit UMKM
Kritik Anarkisme: Ilusi Kebebasan dalam Masyarakat Tanpa Negara
Dari Rak ke Layar: Terbitan Berseri di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:04 WIB

Perspektif Mahasiswa: Membaca Sisi Gelap Anggaran MBG dan Strategi Politik Kekuasaan

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:53 WIB

Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Komunikasi Politik

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:45 WIB

ORMAWA UNPAM: Penempatan Polri di Bawah Presiden dalam Perspektif Konstitusional dan Sistem Presidensial

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:16 WIB

Melek Finansial di Era Digital: Peluang Besar, Risiko Tak Kecil

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:59 WIB

Harga Diskon: Strategi Peningkatan Penjualan

Berita Terbaru