Mahasiswa KKN-PPM UMBY 2026 Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pasang Jaring Penutup Talang Air di Dusun Ngepoh Kidul

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 15 berfoto bersama warga Dusun Ngepoh Kidul usai pelaksanaan program optimalisasi talang air sebagai upaya pencegahan kontaminasi air bersih, Minggu (8/2/2026). Foto: pribadi

Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 15 berfoto bersama warga Dusun Ngepoh Kidul usai pelaksanaan program optimalisasi talang air sebagai upaya pencegahan kontaminasi air bersih, Minggu (8/2/2026). Foto: pribadi

Magelang, Sorotnesia.com – Berangkat dari keluhan warga terkait kualitas air bersih, Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 15 melaksanakan program optimalisasi talang air di Dusun Ngepoh Kidul, Desa Banyusidi, Kabupaten Magelang, Minggu 8 Februari 2026. Program ini difokuskan pada pemasangan jaring penutup talang dan perbaikan sistem penyaluran air guna mencegah kontaminasi hama.

Kegiatan ini merupakan bentuk respons atas aspirasi warga yang disampaikan oleh Ketua RT 02, Bapak Bagus Sumadi (43). Ia mengaku sempat mendapati air di bak mandinya berbau dan terlihat kotor. Setelah ditelusuri, sumber permasalahan bukan berasal dari bak mandi, melainkan dari tempat penampungan air dusun dan talang yang belum tertutup optimal.

“Awalnya saya kira karena kurang bersih saja. Tapi setelah dicek, ternyata masalahnya ada di talang dan penampungan air. Saya menyampaikan keluhan ini karena air tersebut digunakan bersama oleh warga,” ujar Bagus Sumadi.

Keluhan tersebut kemudian diangkat menjadi salah satu program kerja unggulan KKN sebagai bentuk pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat. Ketua Kelompok KKN, Raihanah Rahma Hendrayani, menegaskan bahwa program ini lahir dari dialog langsung dengan warga.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 14 Dorong Masyarakat Tekik Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba

“Kami ingin memastikan setiap program kerja benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Ketika Pak Bagus menyampaikan keluhan, kami melihat ini sebagai isu penting karena berkaitan langsung dengan kesehatan warga,” jelas Raihanah.

Program yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Imam Suharjo, S.T., M.Eng., MCF. tersebut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta poin 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak.

Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 15 bersama warga Dusun Ngepoh Kidul bergotong royong memotong bambu untuk untuk pemasangan jaring penutup talang air, Minggu (8/2/2026). Foto: pribadi
Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 15 bersama warga Dusun Ngepoh Kidul bergotong royong memotong bambu untuk untuk pemasangan jaring penutup talang air, Minggu (8/2/2026). Foto: pribadi

Penanggung jawab program, Candra Setiawan dan Eli Ezer Angri Sitorus, menjelaskan bahwa pemasangan jaring penutup talang menjadi solusi preventif agar kotoran dan hama tidak masuk ke sistem penampungan air.

“Talang yang terbuka berisiko dilalui tikus atau hewan kecil lainnya. Kotoran tersebut bisa terbawa aliran air hujan menuju bak penampungan. Dengan pemasangan jaring, risiko kontaminasi dapat ditekan,” terang mereka.

Apfia Chindy Theodora, Bayu Aghinta S. Brahmana, Lintang Aulia Pratiwi, Maulida Nur Malikhah, Muhammad Fahreza Sipayung, dan Natasya Diana Saputri yang tergabung dalam KKN-PPM UMBY Kelompok 15, juga turut mendampingi warga dalam praktik identifikasi kerusakan dan pemasangan pelindung talang. Mereka memastikan setiap tahapan dapat dipahami dan diterapkan secara mandiri oleh masyarakat.

Baca Juga :  Mahasiswa UNPAM Tumbuhkan Minat Belajar Akuntansi Sejak Dini Lewat Kegiatan PKM
Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 15 berfoto bersama warga Dusun Ngepoh Kidul usai pelaksanaan program optimalisasi talang air sebagai upaya pencegahan kontaminasi air bersih, Minggu (8/2/2026). Foto: pribadi
Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 15 berfoto bersama warga Dusun Ngepoh Kidul usai pelaksanaan program optimalisasi talang air sebagai upaya pencegahan kontaminasi air bersih, Minggu (8/2/2026). Foto: pribadi

Selain pemasangan jaring, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai perawatan talang dan pentingnya menjaga kebersihan sistem penampungan air secara berkala. Warga turut dilibatkan dalam proses pemasangan agar ke depan dapat melakukan perawatan secara mandiri.

Bagus Sumadi mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai mahasiswa tidak hanya mendengar keluhan, tetapi juga menghadirkan solusi yang aplikatif dan bermanfaat bagi seluruh warga.

“Saya merasa sangat terbantu. Sekarang air lebih terjaga kebersihannya, dan warga juga tidak perlu bekerja sendiri-sendiri untuk mengamankan tampungan air,” katanya.

Mahasiswa KKN berharap langkah sederhana ini dapat menjadi awal peningkatan kesadaran kolektif dalam menjaga kualitas air bersih di lingkungan dusun. Dengan sistem talang yang lebih aman dan tertutup, risiko penyebaran penyakit akibat kontaminasi air diharapkan dapat diminimalkan.

Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan warga.

Penulis : Fitri Handayani

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya Edukasi, Mahasiswa KKN 142 UNS Ajak Pemuda Pemudi Tegalgondo Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat 
KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual
Minyak Jelantah Tak Sekadar Dijual, KKN 54 UNS Kenalkan Olahan Sabun di Pilangrejo
KKN 157 UNS Edukasi Ibu-Ibu Pengajian Desa Kajang Olah Sampah Plastik Jadi Dompet
Orang Tua Didorong Kenali Stimulasi Sensorik dan Motorik Anak Sejak Dini
Perkuat Budaya Literasi, KKN 124 UNS Hadirkan 4 Langkah Kreatif Membaca hingga Berkarya di SDN 02 Jatirejo
Lewat LAHSANMOR, KKN 033 UNS Dorong Warga Tegalrejo Pilah Sampah dari Rumah
KKN UNS 125 Kenalkan Tepung Sukun, Upaya Olah Pangan Lokal Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 22:31 WIB

Tak Hanya Edukasi, Mahasiswa KKN 142 UNS Ajak Pemuda Pemudi Tegalgondo Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat 

Selasa, 15 September 2026 - 13:41 WIB

KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual

Selasa, 15 September 2026 - 13:22 WIB

Minyak Jelantah Tak Sekadar Dijual, KKN 54 UNS Kenalkan Olahan Sabun di Pilangrejo

Senin, 14 September 2026 - 15:40 WIB

KKN 157 UNS Edukasi Ibu-Ibu Pengajian Desa Kajang Olah Sampah Plastik Jadi Dompet

Sabtu, 12 September 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Budaya Literasi, KKN 124 UNS Hadirkan 4 Langkah Kreatif Membaca hingga Berkarya di SDN 02 Jatirejo

Berita Terbaru