Tidak Hanya Turun ke Jalan, Aliansi BEM Solo Dorong Gerakan Mahasiswa Masuk ke Ruang Digital

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi publik yang digelar Aliansi BEM Solo di Aula Gedung Perpustakaan Universitas Bangun Nusantara (Univet) Sukoharjo, Senin (22/6/2026), dihadiri perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus di Solo Raya. Forum bertajuk “Menjawab Kepemimpinan Pemuda: Mengawal Ekonomi Kerakyatan, Merawat Ruang Demokrasi” itu menjadi ruang konsolidasi sekaligus mendorong transformasi gerakan mahasiswa agar lebih adaptif melalui pemanfaatan ruang digital. (Foto: Dok Pribadi)

Diskusi publik yang digelar Aliansi BEM Solo di Aula Gedung Perpustakaan Universitas Bangun Nusantara (Univet) Sukoharjo, Senin (22/6/2026), dihadiri perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus di Solo Raya. Forum bertajuk “Menjawab Kepemimpinan Pemuda: Mengawal Ekonomi Kerakyatan, Merawat Ruang Demokrasi” itu menjadi ruang konsolidasi sekaligus mendorong transformasi gerakan mahasiswa agar lebih adaptif melalui pemanfaatan ruang digital. (Foto: Dok Pribadi)

Sukoharjo, Sorotnesia.com – Aliansi BEM Solo menyerukan perlunya pembaruan metode perjuangan gerakan mahasiswa yang dinilai mulai mengalami stagnasi akibat kurang adaptif terhadap perkembangan zaman. Seruan tersebut mengemuka dalam Forum Diskusi Publik bertajuk “Menjawab Kepemimpinan Pemuda: Mengawal Ekonomi Kerakyatan, Merawat Ruang Demokrasi” yang digelar di Aula Gedung Perpustakaan Universitas Bangun Nusantara (Univet) Sukoharjo, Senin (22/6/2026) malam.

Forum tersebut dihadiri 107 perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus di Solo Raya. Dalam diskusi itu, peserta menyoroti perlunya transformasi strategi perjuangan mahasiswa yang selama ini identik dengan aksi konvensional di jalanan menuju pemanfaatan ruang digital yang lebih efektif dan relevan dengan perkembangan masyarakat.

Pengamat kebijakan publik, Erwina Tri, S.I.Kom., yang hadir sebagai pemantik diskusi, menilai perubahan pola komunikasi masyarakat saat ini tidak dapat dilepaskan dari pengaruh media digital dan algoritma media sosial. Menurut dia, cara masyarakat membentuk pandangan maupun mengambil keputusan kini tidak lagi semata-mata didasarkan pada nalar rasional.

“Hari ini pilihan masyarakat dibentuk oleh konten digital. Gerakan mahasiswa tidak boleh gagap teknologi. Kita harus mengutamakan kembali nalar logis dalam memproses masalah, lalu merumuskannya secara taktis ke dalam ruang-ruang digital agar gerakan tidak tenggelam oleh arus disinformasi,” ujar Erwina.

Pandangan tersebut mendapat respons dari Koordinator Pusat (Korpus) Aliansi BEM Solo, Dimas. Ia mengakui terdapat kejenuhan dan minim inovasi dalam metode perjuangan yang selama ini dijalankan mahasiswa. Namun, menurut dia, perkembangan teknologi justru dapat menjadi instrumen baru untuk memperkuat gerakan.

Baca Juga :  KKN 100 UNS Sosialisasikan Pelestarian Nilai Unggah-Ungguh Jawa di Desa Sanggrahan Pacitan

Dalam pernyataan sikap resmi yang dibacakannya, Dimas menegaskan bahwa gerakan mahasiswa perlu melakukan reformulasi strategi agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.

“Kita harus jujur bahwa salah satu akar dari mandeknya gerakan hari ini adalah keterpautan pada metode-metode lama yang monoton. Sudah saatnya kita mereformulasi metode gerakan secara mengakar dan konsisten. Kita manfaatkan perkembangan ruang digital secara maksimal agar gerakan mahasiswa tetap modern, hidup, dan tidak mati ditelan waktu,” kata Dimas.

Menurut dia, penguatan gerakan mahasiswa digital tidak berarti meninggalkan nilai-nilai yang selama ini menjadi fondasi perjuangan. Pemanfaatan ruang digital justru perlu diselaraskan dengan karakter masyarakat Solo Raya yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman.

Strategi tersebut, kata Dimas, diharapkan mampu memperluas jaringan masyarakat yang terlibat, membuka ruang dialog yang lebih inklusif, serta memperkuat persatuan di tengah perbedaan pandangan.

“Nilai-nilai perjuangan kita tidak boleh menjadi kuno dan stagnan. Justru lewat ruang digital, gerakan inklusif yang saling merangkul dan tidak mudah diadu domba bisa kita gaungkan secara lebih luas dan masif dari Solo untuk Indonesia,” ujarnya.

Melalui forum tersebut, Aliansi BEM Solo juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu kerakyatan dan ruang demokrasi. Organisasi mahasiswa lintas kampus itu menyatakan tidak akan bersikap pasif terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga :  Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API

Selain tetap mempertahankan aksi di lapangan sebagai salah satu instrumen perjuangan, mereka juga mendorong penguatan narasi dan advokasi melalui ruang digital. Langkah tersebut dinilai penting agar gagasan dan aspirasi mahasiswa dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas sekaligus menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

Dengan transformasi tersebut, mahasiswa Solo berharap dapat tetap hadir sebagai kekuatan kritis yang mampu menjaga demokrasi, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta membangun solidaritas sosial, baik di ruang nyata maupun dunia siber.

Penulis : Wira Pratama

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga
Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik
Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh
Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari
Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan
KKN-T UAA Bekali Pelaku UMKM Ngablak Magelang Kelola Keuangan lewat Program 30 Hari
Tak Hanya Edukasi, Mahasiswa KKN 142 UNS Ajak Pemuda Pemudi Tegalgondo Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat 
KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga

Rabu, 30 September 2026 - 10:47 WIB

Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik

Rabu, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh

Minggu, 20 September 2026 - 11:51 WIB

Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari

Sabtu, 19 September 2026 - 15:42 WIB

Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan

Berita Terbaru