Mengubah Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk untuk Pertanian Berkelanjutan

- Redaksi

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praktik langsung pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) oleh narasumber bersama tim KKN-T. (Dok. Pribadi)

Praktik langsung pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) oleh narasumber bersama tim KKN-T. (Dok. Pribadi)

Cikijing, Sorotnesia.com – Limbah organik rumah tangga masih kerap dipandang sebagai sampah yang tidak bernilai. Padahal, jika dikelola dengan tepat, limbah tersebut dapat diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC) yang bermanfaat bagi pertanian sekaligus membantu menjaga lingkungan.

Kesadaran itulah yang coba dibangun mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Majalengka (UNMA) melalui Seminar dan Pelatihan Pembuatan POC Berbasis Limbah Organik Rumah Tangga di Kantor Desa Cilangcang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut mengusung tema “Mengolah Limbah Organik Menjadi Pupuk Bernilai Guna untuk Mewujudkan Pertanian yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan”. Program ini menjadi salah satu agenda unggulan KKN-T Desa Cilangcang di bidang pertanian dan lingkungan, sekaligus merespons masih terbatasnya pemanfaatan limbah organik oleh masyarakat.

Baca Juga :  KKM 22 UNIBA Banjarnegara Tanamkan Nilai Keagamaan Anak Lewat Seni Kaligrafi

Acara dibuka oleh Master of Ceremony (MC) Alya Nur Alifia, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ketua KKN-T Desa Cilangcang, Mohammad Ihsan Siddiq, dan Kepala Desa Cilangcang, Asep Iswandar Saputra, S.Sos., kemudian menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

Materi mengenai pengelolaan limbah organik dan manfaat POC disampaikan Jajang Purnama, S.Tr.P., penyuluh pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cikijing. Ia menjelaskan bahwa ketergantungan terhadap pupuk kimia masih cukup tinggi, sementara limbah organik rumah tangga dan pertanian belum dimanfaatkan secara optimal.

POC merupakan hasil fermentasi bahan organik dengan bantuan mikroorganisme yang menghasilkan larutan kaya unsur hara. Penggunaannya dapat membantu pertumbuhan tanaman, menambah jumlah daun, hingga mendukung peningkatan hasil panen. Bagi petani, POC juga relatif hemat biaya, mudah dibuat, dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS Rebranding Identitas Visual Karang Taruna Manunggal Jaya di Desa Gunungsari
Foto bersama peserta, narasumber, dan tim KKN-T UNMA Desa Cilangcang. (Dok. Pribadi)
Foto bersama peserta, narasumber, dan tim KKN-T UNMA Desa Cilangcang. (Dok. Pribadi)

Pengetahuan tersebut kemudian diterapkan melalui praktik pembuatan POC. Peserta menggunakan bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah, seperti limbah sayur dan buah, molase, EM4, serta air cucian beras.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan tokoh masyarakat, kelompok tani, dan warga yang mengikuti sesi diskusi serta praktik. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber, foto bersama, dan ramah tamah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T UNMA berharap warga Desa Cilangcang mampu mengolah limbah menjadi sesuatu yang bernilai guna. Upaya tersebut tidak hanya berpotensi menekan biaya produksi pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari langkah menuju pertanian berkelanjutan dan lingkungan desa yang lebih bersih.

Penulis : Wildan Zhilal Manafi dan Salma Nurrisa

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga
Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik
Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh
Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari
Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan
KKN-T UAA Bekali Pelaku UMKM Ngablak Magelang Kelola Keuangan lewat Program 30 Hari
Tak Hanya Edukasi, Mahasiswa KKN 142 UNS Ajak Pemuda Pemudi Tegalgondo Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat 
KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga

Rabu, 30 September 2026 - 10:47 WIB

Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik

Rabu, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh

Minggu, 20 September 2026 - 11:51 WIB

Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari

Sabtu, 19 September 2026 - 15:42 WIB

Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan

Berita Terbaru