KKN UIN Walisongo Dorong Sekolah Perkuat Pencegahan Bullying di SD Wirogomo

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di ruang yang sederhana, dialog dan kebersamaan menjadi bagian dari proses belajar. Mahasiswa KKN berdiskusi bersama untuk menyatukan gagasan, membangun komunikasi, dan merancang langkah nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. (Doc. Pribadi)

Di ruang yang sederhana, dialog dan kebersamaan menjadi bagian dari proses belajar. Mahasiswa KKN berdiskusi bersama untuk menyatukan gagasan, membangun komunikasi, dan merancang langkah nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. (Doc. Pribadi)

Semarang, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Posko 59 mendorong penguatan pencegahan bullying di lingkungan sekolah dasar. Upaya tersebut dilakukan melalui rencana sosialisasi kepada siswa SD 01 dan SD 02 Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Rencana program itu dibahas saat mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 59 mengunjungi kedua sekolah tersebut pada Sabtu (25/7/2026). Kunjungan menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan program edukasi mengenai perundungan dan upaya pencegahannya di lingkungan sekolah.

Kepala SD 01 Wirogomo, Nugroho, mengatakan edukasi mengenai bullying dapat dilakukan melalui berbagai media. Menurut dia, penyampaian informasi kepada siswa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pesan pencegahan lebih mudah dipahami.

“Program anti bullying bisa menggunakan media seperti pamflet-pamflet juga dengan sosialisasi maupun anjuran kepada siswa,” ujarnya saat ditemui Tim KKN UIN Walisongo Posko 59 di kantornya.

Nugroho mengatakan tindakan bullying masih ditemukan meskipun edukasi dan program pencegahan telah beberapa kali dilakukan di sekolah.

Baca Juga :  KKN UIN Walisongo dan KWT Wanudyomukti Bagikan 1.008 Bibit untuk Cegah Stunting di Dusun Gempol

“Di SD 1 Wirogomo atau Banyubiru pada umumnya sudah sering dilakukan program ini, meskipun demikian masih sering terjadi,” jelasnya.

Pihak sekolah, lanjut Nugroho, juga telah berupaya menyampaikan edukasi melalui poster dan imbauan yang diberikan guru kepada siswa. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pencegahan agar siswa memahami dampak dari tindakan perundungan.

“Sekolah juga sudah membuat semacam poster yang disampaikan kepada siswa. Dari guru juga sudah sering menyampaikan hal demikian supaya ada pencegahan,” katanya.

Nugroho berharap program yang disiapkan mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 59 tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap persoalan bullying.

“Tentunya sebagai kepala sekolah, program ini akan bisa memberikan dampak yang nyata supaya semakin sadar diri atas permasalahan bullying,” ucapnya.

Ia juga berharap siswa memperoleh pengetahuan dan inspirasi dari program tersebut.

“Semoga anak-anak bisa mengambil manfaat atau inspirasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UIN walisongo Posko 59 mengenai program anti bullying,” harapnya.

Baca Juga :  Pelatihan Pembuatan Sabun Alami: Wujudkan Kehidupan Ramah Lingkungan

Sementara itu, Kepala SD 02 Wirogomo, Dedi Adian Utomo, menyambut baik rencana sosialisasi tersebut. Ia menilai pemahaman mengenai bullying penting agar siswa mampu mengenali perilaku yang termasuk perundungan.

“Saya setuju dengan program tersebut supaya siswa tahu perbuatannya masuk kategori bullying atau tidak,” ucapnya.

Dedi menjelaskan pemantauan terhadap aktivitas siswa belum dapat dilakukan secara maksimal karena sekolah sedang memasuki masa liburan.

“Mungkin di SD 02 Wirogomo sudah tertata pembelajaran mapun pembentukan karakternya, tetapi karena ada liburan kita tidak bisa memantau,” jelasnya.

Karena itu, ia berharap program sosialisasi dapat segera dilaksanakan ketika kondisi sekolah memungkinkan.

“Maka itu, program sosialisasi anti bullying bisa segera dilaksanakan,” tutupnya.

Selain persiapan program tersebut, SD 02 Wirogomo juga menggelar tasyakuran dalam rangka penerimaan siswa baru. Kegiatan tersebut, menurut Dedi Adiantomo, dilaksanakan dengan harapan memperoleh keberkahan.

Penulis : Tim KKN Mahasiswa UIN Walisongo

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JAGATARA Dorong Gurami, Jagung, dan Kangkung Rowokangkung Naik Kelas
Mahasiswa KKN 74 UNS Dorong Literasi Keuangan Ibu Rumah Tangga di Desa Gunungsari Magelang
Kolaborasi Mahasiswa KKN-T UNS dan DLH Pacitan Edukasi Pengelolaan Sampah di Desa Sanggrahan
KUHP Baru dan Persoalan Poligami serta Nikah Siri
Rahasia Jelly Kenyal: Peran Gelatinisasi di Balik Teksturnya
Kenapa Makan Sayur Itu Penting? Peran Serat dalam Hidup Kita
Bikin Penasaran! Aan Doang Bocorkan ‘Kisah Tanpa Jeda’, Mini Album Perdana Penuh Kejutan
Pendidikan di Era Digital: Mengutamakan Literasi Digital sebagai Fondasi Utama

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:37 WIB

JAGATARA Dorong Gurami, Jagung, dan Kangkung Rowokangkung Naik Kelas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:54 WIB

KKN UIN Walisongo Dorong Sekolah Perkuat Pencegahan Bullying di SD Wirogomo

Senin, 9 Maret 2026 - 10:35 WIB

Mahasiswa KKN 74 UNS Dorong Literasi Keuangan Ibu Rumah Tangga di Desa Gunungsari Magelang

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:47 WIB

Kolaborasi Mahasiswa KKN-T UNS dan DLH Pacitan Edukasi Pengelolaan Sampah di Desa Sanggrahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:57 WIB

KUHP Baru dan Persoalan Poligami serta Nikah Siri

Berita Terbaru