Mahasiswa KKN 74 UNS Dorong Literasi Keuangan Ibu Rumah Tangga di Desa Gunungsari Magelang

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok KKN 74 UNS bersama Ibu-ibu Rumah Tangga Dusun Gugu 2, Desa Gunungsari. Foto: KKN 74 UNS

Kelompok KKN 74 UNS bersama Ibu-ibu Rumah Tangga Dusun Gugu 2, Desa Gunungsari. Foto: KKN 74 UNS

Magelang, Sorotnesia.com – Kelompok KKN 74 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar program pengabdian masyarakat bertajuk literasi keuangan rumah tangga bagi keluarga petani di Desa Gunungsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu 17 Januari 2026 di kediaman Kepala Dusun Gugu 2.

Program tersebut menyasar ibu rumah tangga yang selama ini berperan penting dalam mengatur keuangan keluarga. Melalui edukasi ini, mahasiswa KKN berupaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga petani dengan membekali warga kemampuan mengelola pendapatan secara lebih terencana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertema “Literasi dan Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga bagi Keluarga Petani dalam Mendukung Desa Tanpa Kemiskinan.” Mahasiswa menilai literasi keuangan menjadi keterampilan dasar yang perlu dimiliki masyarakat desa, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinamis dan pendapatan petani yang cenderung tidak menentu.

Salah satu anggota KKN 74 UNS, Widya Nugraheni, menjelaskan bahwa materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan keluarga, pentingnya menyiapkan dana darurat, hingga praktik sederhana seperti pencatatan arus kas rumah tangga.

Baca Juga :  Lewat LAHSANMOR, KKN 033 UNS Dorong Warga Tegalrejo Pilah Sampah dari Rumah

Selain itu, peserta juga diajak mempelajari cara mengalokasikan pendapatan hasil pertanian secara lebih bijak, menyusun daftar belanja, serta membangun kebiasaan disiplin dalam mencatat pemasukan dan pengeluaran.

“Harapan kami, ibu-ibu di Dusun Gugu 2 dapat mulai membiasakan diri menyisihkan sebagian pendapatan sebagai dana darurat. Hal ini penting agar keluarga tidak bergantung pada pinjaman ketika muncul kebutuhan mendadak,” ujar Widya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Selama sesi berlangsung, para peserta terlihat aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai kebiasaan mereka dalam mengatur keuangan sehari-hari.

Salah satu peserta, Rumini (33), mengaku selama ini kesulitan menahan diri saat berbelanja meskipun sudah membuat daftar kebutuhan. Ia berharap materi yang diperoleh dapat membantu dirinya lebih disiplin dalam mengelola keuangan keluarga.

“Saya sering merasa boros saat belanja, meskipun sudah punya catatan apa yang mau dibeli. Dengan adanya sosialisasi ini, saya ingin mencoba menerapkan caranya supaya keuangan rumah tangga lebih tertata dan tidak asal belanja,” kata Rumini.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Dampingi Peternak Domba di Desa Bendunganjati

Peserta lain, Ira (27), menambahkan bahwa tantangan utama bagi keluarga petani adalah ketidakpastian pendapatan. Dalam beberapa waktu, hasil panen bisa mencukupi kebutuhan, namun pada masa tertentu pemasukan menurun sementara kebutuhan rumah tangga tetap berjalan.

Menurut Ira, sosialisasi ini memberikan pemahaman baru bahwa pengelolaan keuangan tidak selalu bergantung pada besar kecilnya pendapatan, melainkan pada cara mengatur dan memprioritaskan kebutuhan.

Melalui kegiatan ini, Kelompok KKN 74 UNS berharap masyarakat, khususnya keluarga petani di Desa Gunungsari, dapat membangun kebiasaan pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih sehat dan mandiri. Program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada upaya pengentasan kemiskinan di tingkat desa.

Penulis : Mahasiswa KKN 74 UNS

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenapa Perlu Tes SAT Sebelum Kuliah di Luar Negeri? Ini Dia 6 Alasannya!
The New Face of a Legendary Relaxation Spot in Bali: From Royal Palace to RPS Spa Bali
KKN UNS Dorong Kader PKK Desa Bojong Bangun Kepercayaan Konsumen Lewat Personal Branding
Dukung SDGs 8, KKN 142 UNS Perkuat Identitas dan Daya Saing UMKM Desa Tegalgondo
Mahasiswa KKN UMBY Olah Tomat Menjadi Manisan, Dorong Nilai Tambah Hasil Panen Warga Sekendi
JAGATARA Dorong Gurami, Jagung, dan Kangkung Rowokangkung Naik Kelas
KKN UIN Walisongo Dorong Sekolah Perkuat Pencegahan Bullying di SD Wirogomo
Kolaborasi Mahasiswa KKN-T UNS dan DLH Pacitan Edukasi Pengelolaan Sampah di Desa Sanggrahan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kenapa Perlu Tes SAT Sebelum Kuliah di Luar Negeri? Ini Dia 6 Alasannya!

Jumat, 25 September 2026 - 09:54 WIB

The New Face of a Legendary Relaxation Spot in Bali: From Royal Palace to RPS Spa Bali

Rabu, 23 September 2026 - 20:36 WIB

KKN UNS Dorong Kader PKK Desa Bojong Bangun Kepercayaan Konsumen Lewat Personal Branding

Senin, 14 September 2026 - 22:46 WIB

Dukung SDGs 8, KKN 142 UNS Perkuat Identitas dan Daya Saing UMKM Desa Tegalgondo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Mahasiswa KKN UMBY Olah Tomat Menjadi Manisan, Dorong Nilai Tambah Hasil Panen Warga Sekendi

Berita Terbaru