Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan edukasi mengenai pemanfaatan serai merah sebagai bahan pembuatan spray penolak nyamuk alami kepada Ibu-Ibu TP-PKK Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2026. Foto: Dok. Pribadi/KKN UNS 226

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan edukasi mengenai pemanfaatan serai merah sebagai bahan pembuatan spray penolak nyamuk alami kepada Ibu-Ibu TP-PKK Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2026. Foto: Dok. Pribadi/KKN UNS 226

Semarang, Sorotnesia.com – Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 226 Desa Pager memberikan edukasi mengenai pemanfaatan serai merah sebagai bahan pembuatan spray penolak nyamuk alami kepada ibu-ibu TP-PKK Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang berlangsung pada 4 Agustus 2026 tersebut digelar di Balai Desa Pager. Sebanyak 40 ibu-ibu TP-PKK mengikuti kegiatan yang berlangsung sekitar dua jam itu.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan tanaman yang tersedia di lingkungan sekitar untuk diolah menjadi produk sederhana yang dapat digunakan dalam kehidupan rumah tangga.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa KKN UNS Kelompok 226 menyampaikan materi mengenai Tanaman Obat Keluarga (TOGA), pengenalan serai merah, potensi pemanfaatannya, serta demonstrasi pembuatan spray.

Mahasiswa KKN UNS 226 saat melakukan edukasi mengenai pemanfaatan serai merah sebagai bahan pembuatan spray penolak nyamuk alami kepada Ibu-Ibu TP-PKK Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2026. Foto: Dok. Pribadi/KKN UNS 226
Mahasiswa KKN UNS 226 saat melakukan edukasi mengenai pemanfaatan serai merah sebagai bahan pembuatan spray penolak nyamuk alami kepada Ibu-Ibu TP-PKK Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2026. Foto: Dok. Pribadi/KKN UNS 226

Demonstrasi dimulai dengan mencuci serai hingga bersih. Serai kemudian dipotong menjadi bagian-bagian kecil sebelum direbus selama kurang lebih 30 menit.

Setelah didinginkan dan disaring, larutan hasil rebusan tersebut dicampurkan dengan alkohol 70 persen. Campuran kemudian dimasukkan ke dalam botol spray sebagai produk demonstrasi.

Hasil pembuatan spray dalam kegiatan tersebut memiliki warna kuning bening dan aroma khas serai. Secara visual, tidak ditemukan endapan pada larutan. Produk demonstrasi dikemas dalam botol spray berukuran 100 mililiter.

Baca Juga :  Eco-Enzyme dan Biomefertilizer: Inovasi Pertanian Berkelanjutan dari Mahasiswa Unair dan BIOME

Selain mempraktikkan proses pembuatan, peserta juga mendapat kesempatan untuk berdiskusi mengenai pemanfaatan serai merah dan kemungkinan pengembangan produk.

Sejumlah pertanyaan disampaikan peserta, mulai dari penggunaan spray untuk keperluan lain, kemungkinan membuat spray tanpa alkohol, pemanfaatan serai untuk produk lain, hingga peluang mengembangkan spray sebagai produk yang memiliki nilai jual.

Antusiasme peserta juga terlihat setelah kegiatan berlangsung. Beberapa peserta membawa pulang sisa serai dan akar serai untuk ditanam di rumah.

Hal tersebut menunjukkan bahwa ketertarikan peserta tidak hanya muncul terhadap produk spray yang diperagakan, tetapi juga terhadap tanaman yang menjadi bahan bakunya.

Kegiatan tersebut memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada ibu-ibu TP-PKK Desa Pager mengenai alternatif pemanfaatan tanaman melalui proses pengolahan sederhana.

Pemanfaatan tanaman lokal menjadi salah satu materi yang dapat dikembangkan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dalam kegiatan KKN UNS Kelompok 226, serai merah diperkenalkan tidak hanya sebagai tanaman yang tersedia di lingkungan sekitar, tetapi juga sebagai bahan yang dapat diolah menjadi produk rumah tangga.

Baca Juga :  KKN 62 UNS Dorong Desa Sewurejo Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan Lewat Biopori

Spray yang dihasilkan dalam kegiatan tersebut masih merupakan produk demonstrasi. Pengembangannya sebagai produk yang dapat digunakan atau dipasarkan secara lebih luas masih memerlukan proses lanjutan, termasuk pengujian dan penyesuaian formulasi sesuai tujuan penggunaannya.

Kegiatan edukasi ini juga membuka pembahasan mengenai kemungkinan pemanfaatan serai untuk berbagai produk lain. Ketertarikan peserta terhadap penanaman kembali serai menjadi salah satu bagian dari kegiatan yang menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan bahan baku di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, KKN UNS Kelompok 226 Desa Pager berharap masyarakat semakin mengenali potensi tanaman yang tersedia di lingkungan sekitar. Edukasi dilakukan dengan pendekatan sederhana dan aplikatif agar pengetahuan yang diberikan dapat dipahami serta dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi ibu-ibu TP-PKK Desa Pager, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh pengetahuan baru mengenai pemanfaatan tanaman lokal, sekaligus mengenal salah satu cara sederhana mengolah serai merah menjadi produk rumah tangga.

Penulis : Tim KKN UNS 226 Desa Pager, Kaliwungu, Semarang

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik
Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh
Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari
Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan
KKN-T UAA Bekali Pelaku UMKM Ngablak Magelang Kelola Keuangan lewat Program 30 Hari
Tak Hanya Edukasi, Mahasiswa KKN 142 UNS Ajak Pemuda Pemudi Tegalgondo Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat 
KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual
Minyak Jelantah Tak Sekadar Dijual, KKN 54 UNS Kenalkan Olahan Sabun di Pilangrejo

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga

Rabu, 30 September 2026 - 10:47 WIB

Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik

Rabu, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh

Minggu, 20 September 2026 - 11:51 WIB

Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari

Sabtu, 19 September 2026 - 15:42 WIB

Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan

Berita Terbaru