FKIP UNS Dorong Transformasi Pembelajaran Digital di SD melalui Pelatihan Guru Cilacap Utara

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemateri saat memberikan pelatihan penyusunan modul kokurikuler dan pengembangan buku digital berbasis Socioscientific Issues (SSI) kepada peserta dari 34 sekolah dasar negeri dan swasta di Kecamatan Cilacap Utara yang diselenggarakan Program Studi S1 dan S2 PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan KKG Kecamatan Cilacap Utara. (Dok. PGSD Kebumen FKIP UNS)

Pemateri saat memberikan pelatihan penyusunan modul kokurikuler dan pengembangan buku digital berbasis Socioscientific Issues (SSI) kepada peserta dari 34 sekolah dasar negeri dan swasta di Kecamatan Cilacap Utara yang diselenggarakan Program Studi S1 dan S2 PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan KKG Kecamatan Cilacap Utara. (Dok. PGSD Kebumen FKIP UNS)

Cilacap Utara, Sorotnesia.com – Upaya mendorong transformasi pembelajaran di sekolah dasar terus dilakukan melalui peningkatan kapasitas guru. Salah satunya diwujudkan melalui program penguatan kompetensi yang digelar Program Studi S1 dan S2 PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Cilacap Utara.

Kegiatan yang berlangsung sepanjang Juni hingga Juli 2026 tersebut melibatkan perwakilan dari 34 sekolah dasar negeri dan swasta di Kecamatan Cilacap Utara. Program ini berfokus pada penyusunan modul kokurikuler serta pengembangan buku digital berbasis Socioscientific Issues (SSI) sebagai bagian dari penguatan inovasi pembelajaran di sekolah.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, guru dituntut mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga relevan dengan tantangan kehidupan nyata. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan merancang bahan ajar digital yang dapat mendukung proses belajar yang lebih interaktif dan kontekstual.

Ketua KKG Kecamatan Cilacap Utara, Hananta Wisnu Hermawan, menilai program tersebut menjadi kebutuhan penting bagi para guru menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

Baca Juga :  KKN Tematik UNS Gagas Program Transformasi Budidaya Kopi di Temanggung

“Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi guru dalam mempersiapkan pembelajaran pada tahun ajaran baru,” ujar Hananta.

Senada dengan hal tersebut, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Cilacap Utara yang diwakili Wuri Henny Handayani berharap hasil pelatihan dapat memberikan dampak yang lebih luas di lingkungan sekolah.

“Harapannya, hasil pelatihan dapat disebarluaskan kepada guru-guru lain di setiap sekolah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” kata Wuri Henny Handayani.

Program penguatan kompetensi ini menghadirkan Tim Pengabdian Riset Grup (RG) PGSD Kebumen FKIP UNS yang terdiri atas Kartika Chrysti Suryandari, Rokhmaniyah, Wahyudi, Muhamad Chamdani, Dwi Hermawan, Murwani Dewi Wijayanti, dan Dewi Indrapangastuti. Kegiatan tersebut turut didukung oleh mahasiswa Bima Priatmoko dan Hananta.

Dalam pelatihan, peserta mendapatkan materi penyusunan modul kokurikuler yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Selain itu, guru juga dilatih mengembangkan buku digital menggunakan Canva dan microsite S.id agar materi pembelajaran dapat diakses dengan lebih mudah dan fleksibel.

Baca Juga :  Sinergi Pemuda Desa Seloprojo dalam Branding Pariwisata untuk Menguatkan Ekonomi Lokal
Peserta dari 34 sekolah dasar negeri dan swasta di Kecamatan Cilacap Utara mengikuti pelatihan penyusunan modul kokurikuler dan pengembangan buku digital berbasis Socioscientific Issues (SSI) yang diselenggarakan Program Studi S1 dan S2 PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan KKG Kecamatan Cilacap Utara. (Dok. PGSD Kebumen FKIP UNS)
Peserta dari 34 sekolah dasar negeri dan swasta di Kecamatan Cilacap Utara mengikuti pelatihan penyusunan modul kokurikuler dan pengembangan buku digital berbasis Socioscientific Issues (SSI) yang diselenggarakan Program Studi S1 dan S2 PGSD Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan KKG Kecamatan Cilacap Utara. (Dok. PGSD Kebumen FKIP UNS)

Pendekatan Socioscientific Issues (SSI) menjadi salah satu keunggulan program ini. Melalui pendekatan tersebut, guru diajak menghubungkan pembelajaran sains dengan berbagai isu yang dekat dengan kehidupan peserta didik, seperti lingkungan, kesehatan, energi, dan perkembangan teknologi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pendampingan mulai dari tahap perencanaan, desain, hingga publikasi buku digital yang siap digunakan dalam proses pembelajaran. Pendampingan ini diharapkan mampu menghasilkan produk pembelajaran yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan sekolah dasar saat ini.

Melalui program tersebut, FKIP UNS berupaya mendorong lahirnya berbagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi digital. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi tuntutan pendidikan abad ke-21 yang semakin dinamis dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Penulis : Sinta Wahyuni

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Berita Terbaru