Tingkatkan Daya Tarik Wisata, Mahasiswa Amikom Beri Sentuhan Kreatif pada Desa Wisata Puri Mataram

- Redaksi

Sabtu, 21 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan komponen desain kepada pihak Puri Mataram. Foto: Fladintya Rachel

Penyerahan komponen desain kepada pihak Puri Mataram. Foto: Fladintya Rachel

Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta mendukung Desa Wisata Puri Mataram dengan inovasi media promosi seperti desain digital, brosur, dan maskot. Kolaborasi ini meningkatkan daya tarik wisata dan mendukung pemberdayaan masyarakat lokal.

Sleman, Sorotnesia.com Desa Wisata Puri Mataram di Tridadi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerima dukungan kreatif dari mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta. Inisiatif ini bertujuan memperkuat identitas desa wisata melalui inovasi dalam media promosi.

Kegiatan ini melibatkan berbagai proyek kreatif, termasuk pembuatan konten Instagram, desain brosur cetak, produksi video company profile, hingga maskot yang unik. Penyerahan hasil karya dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2024, di pendopo Puri Mataram, dengan kehadiran pengelola desa wisata.

Baca Juga :  Sinergi Mahasiswa Amikom Yogyakarta dan Seniorlife: Meningkatkan Peran LKS Raharja untuk Lansia di Kedungkeris

Eka Gumanti, Ketua Pengawas Puri Mataram, menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat bermanfaat. “Dengan inovasi media promosi, kami optimis dapat menjangkau lebih banyak wisatawan. Dampaknya tentu akan sangat positif bagi perekonomian masyarakat desa,” ungkap Eka.

Bagi mahasiswa Universitas Amikom, proyek ini tidak hanya memenuhi kewajiban akademik sebagai bagian dari tugas semester lima, tetapi juga memberikan pengalaman nyata dalam membantu komunitas lokal. Proyek sosial ini memperlihatkan bagaimana pendidikan dapat menjadi motor penggerak untuk perubahan yang konstruktif.

Baca Juga :  Menimba Pengalaman KKN di Desa Bendunganjati, Mahasiswa UNTAG Surabaya Belajar Pengabdian Nyata

Dukungan ini menjadikan Desa Wisata Puri Mataram lebih siap bersaing di dunia pariwisata yang terus berkembang. Dengan strategi promosi yang modern dan terarah, desa ini diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung dan memberikan pengalaman wisata yang unik.

Penulis : Fladintya Rachel Islami / Universitas AMIKOM Yogyakarta

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung
Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya
Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya
Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global
Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR
Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore
Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API
Cegah Sejarah Desa Luntur, Mahasiswa KKN UNS Luncurkan Buku “Desa Geneng: Babat Alas dan Sejarah”

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:54 WIB

Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:55 WIB

Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR

Berita Terbaru

Keterasingan emosional dalam hubungan menjadi tema utama yang diangkat Armijn Pane dalam novel Belenggu. Sumber: Pinterest

Narasi+

Mengapa Belenggu Masih Terasa Dekat dengan Kehidupan Kita?

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:46 WIB