Tanjung Selor, Sorotnesia.com – Musyawarah Daerah (Musda) Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI) Kalimantan Utara yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) menjadi momentum penting bagi proses regenerasi dan penguatan organisasi kepemudaan Buddhis di provinsi tersebut. Forum tersebut secara resmi menetapkan Hendy Darmawan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GEMABUDHI Kalimantan Utara untuk masa bakti 2026–2031.
Musda berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dengan semangat persatuan dan komitmen untuk memperkuat peran organisasi dalam membina generasi muda Buddhis. Selain menjadi forum pemilihan kepengurusan baru, agenda tersebut juga menjadi ruang konsolidasi organisasi guna menyusun arah gerak GEMABUDHI di Kalimantan Utara dalam lima tahun ke depan.
Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP GEMABUDHI, Anes Dwi Prasetya, menegaskan bahwa Musda memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar memilih ketua baru.
Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun kader-kader muda Buddhis yang memiliki integritas, berpandangan visioner, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Anes mengatakan, GEMABUDHI diharapkan terus menjadi wadah pembinaan generasi muda Buddhis yang tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial, kebangsaan, serta pembangunan daerah.
Ia juga berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda, sekaligus memperluas sinergi dengan pemerintah maupun berbagai elemen masyarakat.
Sementara itu, Ketua PERMABUDHI, P.M.P. Hiang Adhi Chandra Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda GEMABUDHI Kalimantan Utara. Menurutnya, keberlangsungan proses kaderisasi menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi organisasi kepemudaan Buddhis.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi antara organisasi kepemudaan Buddhis dan organisasi keagamaan sehingga dapat bersama-sama membangun umat yang rukun, moderat, dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.
Dalam forum tersebut, Hendy Darmawan resmi menerima amanah sebagai Ketua DPD GEMABUDHI Kalimantan Utara periode 2026–2031. Amanah tersebut menjadi awal kepemimpinannya untuk melanjutkan pengembangan organisasi di wilayah Kalimantan Utara.
Dalam sambutan perdananya setelah ditetapkan sebagai ketua, Hendy menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta Musda. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang semakin solid, adaptif, serta mampu melahirkan kader-kader muda Buddhis yang aktif berkarya di berbagai bidang.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang akan kami jalankan bersama seluruh pengurus. Kami akan memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi generasi muda Buddhis dan masyarakat Kalimantan Utara,” ujar Hendy.
Komitmen tersebut, menurut Hendy, akan diwujudkan melalui penguatan struktur organisasi, peningkatan kualitas kaderisasi, serta pengembangan program yang mampu menjawab tantangan generasi muda di era yang terus berkembang.
Musyawarah Daerah tersebut juga menghasilkan komitmen bersama seluruh peserta untuk memperkuat posisi GEMABUDHI Kalimantan Utara sebagai organisasi kepemudaan Buddhis yang berorientasi pada pengabdian, persatuan, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kalimantan Utara, pimpinan berbagai majelis agama Buddha, jajaran pengurus PERMABUDHI, serta utusan GEMABUDHI dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan terhadap upaya memperkuat peran generasi muda Buddhis dalam pembangunan daerah. Melalui kepengurusan baru, GEMABUDHI Kalimantan Utara diharapkan semakin aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas kontribusi organisasi dalam bidang sosial, kepemudaan, dan kehidupan kebangsaan.
Penulis : Justine Sun
Editor : Anisa Putri









