Blitar, Sorotnesia.com. – Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI) Blitar menggelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Sabtu (11/7/2026) malam. Kegiatan ini melibatkan Penyuluh Agama Buddha Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri, pemuda Buddhis, umat Buddha se-wilayah Ponggok, serta Forum Pelestari Budaya Buddhis Blitar.
Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus upaya memperkuat kepedulian terhadap pelestarian situs budaya Buddhis. Rangkaian acara meliputi pembukaan, puja bakti, meditasi, penyampaian Pesan Dhamma, hingga penutupan.
Suasana khidmat menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain menjadi momentum memperdalam praktik spiritual, Puja Uposatha juga dimanfaatkan sebagai ruang mempererat kebersamaan umat Buddha di wilayah Blitar dan sekitarnya.
Ketua Caretaker GEMABUDHI Blitar, Lasipun, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembinaan spiritual, tetapi juga menjadi media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan budaya Buddhis.
“Suasana yang tenang dan sarat nilai spiritual menjadikan kegiatan ini sebagai wadah pembinaan keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan umat Buddha di wilayah Blitar dan sekitarnya,” ujar Lasipun.
Menurut Lasipun, pelaksanaan Puja Uposatha di Candi Kalicilik merupakan kegiatan Thupapuja kedua yang diselenggarakan GEMABUDHI Blitar. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Candi Simping, Kecamatan Kademangan.
Ia menjelaskan, pemanfaatan situs-situs cagar budaya Buddhis sebagai tempat praktik Dhamma diharapkan mampu menghidupkan kembali nilai sejarah, spiritual, dan budaya yang melekat pada setiap situs. Dengan demikian, keberadaan candi tidak hanya dipandang sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran keagamaan yang tetap hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, GEMABUDHI Blitar bersama seluruh unsur yang terlibat berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pembelajaran bagi umat Buddha, khususnya kalangan generasi muda. Upaya itu dilakukan agar generasi muda semakin memahami ajaran Buddha sekaligus memiliki kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan berlangsung secara berkelanjutan di berbagai candi Buddhis di Kabupaten Blitar. Agenda tersebut menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat praktik keagamaan, menjaga kelestarian situs budaya, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan nilai-nilai luhur Buddhisme.
Melalui semangat “BERGEMA, Bersatu Bergerak Maju dalam Dhamma,” GEMABUDHI Blitar berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi umat Buddha untuk terus mengembangkan kebajikan serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian warisan budaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan beragama.
Penulis : Justine Sun
Editor : Anisa Putri









