Pacitan, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 104 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Pagerkidul Fest di Balai Desa Pagerkidul, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, pada 13–15 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281, sekaligus upaya menghidupkan kembali potensi olahraga dan ekonomi warga desa.
Rangkaian acara diawali dengan Turnamen Voli Antardusun bertema “Menuju Desa Sehat dan Tangguh” yang berlangsung pada 13–14 Februari 2026. Turnamen tersebut terselenggara melalui kolaborasi mahasiswa KKN dan Karang Taruna Desa Pagerkidul.

Kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antarwarga. Selain itu, turnamen dimaksudkan untuk membangkitkan kembali potensi atlet voli desa yang dalam beberapa tahun terakhir kurang mendapat ruang pembinaan.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya penonton yang memadati area pertandingan. Sorak dukungan dan semangat sportivitas para pemain menjadi penanda bahwa gairah olahraga di Pagerkidul masih terjaga. Turnamen ini sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan menumbuhkan kepercayaan diri.
Momentum keramaian pertandingan turut dimanfaatkan sebagai sarana pemberdayaan UMKM. Mahasiswa KKN menyediakan stan gratis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar lokasi acara. Sejumlah warga memasarkan aneka produk kuliner dan olahan rumahan kepada pengunjung.
Kehadiran bazar tersebut memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Perputaran transaksi selama turnamen dinilai membantu meningkatkan pendapatan pedagang lokal. Upaya ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial dan olahraga dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi desa.

Penampilan Drama Mahasiswa KKN di puncak acara Pentas Seni ”Pagerkidul Fest”, Minggu, (15/2/2026). Foto: KKN 104 UNS
Memasuki hari terakhir, 15 Februari 2026, Pagerkidul Fest dilanjutkan dengan program “Desa Bercerita”. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pentas seni edukatif yang melibatkan sekolah-sekolah di Desa Pagerkidul.
Beragam penampilan ditampilkan, mulai dari tari tradisional, drama pendek, hingga pertunjukan kreatif siswa. Panggung seni tersebut menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak dan remaja desa untuk menampilkan bakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.
Dalam setiap pertunjukan, mahasiswa KKN turut menyisipkan pesan edukatif tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Edukasi tersebut disampaikan secara ringan agar mudah dipahami masyarakat.
Sejak hari pertama hingga malam puncak pentas seni, Balai Desa Pagerkidul dipadati warga dari berbagai kalangan. Kehadiran masyarakat menunjukkan dukungan terhadap kegiatan kolaboratif yang memadukan olahraga, seni, edukasi, dan ekonomi dalam satu rangkaian acara.
Kepala Desa Pagerkidul mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNS. Menurut dia, kegiatan tersebut menghadirkan atmosfer positif dan mendorong partisipasi aktif warga dalam membangun desa.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya terhibur, tetapi juga semakin solid. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga,” ujarnya.
Pagerkidul Fest menjadi contoh sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam merawat ruang sosial desa. Perayaan hari jadi kabupaten tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga momentum menggerakkan potensi lokal secara berkelanjutan.
Penulis : Tim KKN 104 UNS
Editor : Intan Permata









