Dari Abu-Abu ke Oranye: Misteri Perubahan Warna Udang

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Image by jcomp on Freepik

Image by jcomp on Freepik

Pernahkah Anda menyadari bahwa udang mentah biasanya berwarna abu-abu atau agak transparan, tapi langsung berubah menjadi merah-oranye cerah begitu dimasak? Tenang, ini bukan trik sulap dapur. Perubahan warna itu adalah reaksi kimia alami yang terjadi di dalam tubuh udang. Yuk, kita kupas misterinya dengan cara yang ringan dan gampang dipahami.

Rahasia Pigmen Astaxanthin

Udang seperti kerabat dekatnya, lobster dan kepiting menyimpan pigmen alami bernama astaxanthin. Pigmen ini termasuk dalam kelompok karotenoid, senyawa yang juga memberi warna oranye pada wortel dan merah pada tomat. Bedanya, pada udang mentah, astaxanthin seolah “menghilang”. Kenapa? Karena pigmen ini terikat kuat pada protein-protein di tubuh udang.

Saat udang masih hidup, pigmen astaxanthin ini tersembunyi rapi. Fungsinya bukan untuk tampil cantik, tetapi untuk melindungi udang dari sinar UV dan radikal bebas. Jadi wajar kalau warna asli udang terlihat pucat atau transparan itu murni warna jaringan dan proteinnya.

Begitu udang kena panas, misalnya direbus atau digoreng di suhu sekitar 60°C ke atas, ikatan antara astaxanthin dan protein mulai terputus. Nah, di sinilah “keajaiban” itu terjadi.

Baca Juga :  Mengapa Wortel Berwarna Oranye? Yuk, Kenali Pigmen, Peran, Manfaat, dan Stabilitas di Baliknya!

Proses Perubahan Warna

Ketika ikatannya terlepas, astaxanthin akhirnya bebas tampil apa adanya. Pigmen ini menyerap cahaya dengan cara berbeda dan memunculkan warna merah-oranye cerah yang kita kenal sebagai ciri khas udang matang. Proses ini mirip dengan perubahan warna daun saat musim gugur: panas dan reaksi kimia membuat pigmen alaminya muncul ke permukaan.

Fakta menarik: Udang yang makannya kaya astaxanthin misalnya alga atau suplemen pigmen di tambak akan berubah warna lebih cerah saat dimasak. Karena itu, di peternakan modern, tambahan pigmen sering diberikan untuk meningkatkan tampilan udang agar terlihat lebih segar dan menggugah selera.

Bukti Ilmiah dan Manfaat Kesehatan

Penjelasan ini bukan sekadar teori. Studi biokimia menunjukkan bahwa panas memang memutus ikatan protein-astaxanthin, sehingga warna asli pigmen muncul. Astaxanthin sendiri dikenal sebagai antioksidan yang sangat kuat, sehingga udang matang tidak hanya menggoda secara visual tetapi juga memberi manfaat bagi kesehatan.

Namun perlu diingat, udang yang sudah mati terlalu lama sebelum dimasak bisa jadi tidak berubah warna dengan sempurna karena proses metabolisme di tubuhnya sudah berhenti. Jadi, kalau ingin hasil terbaik, pilihlah udang yang benar-benar segar.

Baca Juga :  Memberantas Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar SMA

Kesimpulan: Keajaiban Alam di Dapur

Perubahan warna udang ketika dimasak adalah bukti bahwa sains selalu hadir di kehidupan sehari-hari, bahkan di dapur rumah kita. Warna oranye cerah pada udang matang adalah tanda bahwa pigmen astaxanthin akhirnya “bangun” dari persembunyian dan menunjukkan wujud aslinya. Jadi, lain kali Anda memasak udang, Anda bukan hanya menyiapkan makanan lezat, tetapi juga menyaksikan sedikit keajaiban biologi.

Selamat bereksperimen dengan resep udang favorit Anda!


Referensi

  • Hui, Y. H., (2005). Handbook of Food Science, Technology, and Engineering. CRC Press.
  • Naguib, Y. M. A. (2000). Antioxidant activities of astaxanthin and related carotenoids. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 48(4), 1150-1154.
  • Shahidi, F., & Brown, J. A. (1998). Carotenoid pigments in seafoods and aquaculture. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 38(1), 1-67.
  • Storebakken, T., & Austreng, E. (1991). Pigmentation of salmonids with astaxanthin and canthaxanthin. Aquaculture, 95(1-2), 1-12.

Penulis : Arya Tama Dipa, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Ladang ke Kosmos: Padungku sebagai Jembatan Sakral–Profan
Mengapa Negara Perlu Memperluas Akses Fisioterapi untuk Anak Cerebral Palsy?
Dilema Profesi: Fisioterapis sebagai Tenaga Medis Mandiri atau Sekadar Asisten Dokter?
Cedera Sepak Bola yang Bisa Memperpendek Karier Atlet, Ini Peran Fisioterapis
Pendekatan Fisioterapi dalam Rehabilitasi Anak dengan Down Syndrome
Peralatan Bantu Rehabilitasi Pasien Fraktur Siku Berbasis AI dan IoT untuk Meningkatkan Kualitas Terapi
Pengembangan Karier Fisioterapi: Dari Ruang Klinik hingga Dunia Akademik
Peran Fisioterapi dalam Mengatasi Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain)

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:57 WIB

Dari Ladang ke Kosmos: Padungku sebagai Jembatan Sakral–Profan

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:45 WIB

Mengapa Negara Perlu Memperluas Akses Fisioterapi untuk Anak Cerebral Palsy?

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dilema Profesi: Fisioterapis sebagai Tenaga Medis Mandiri atau Sekadar Asisten Dokter?

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:56 WIB

Cedera Sepak Bola yang Bisa Memperpendek Karier Atlet, Ini Peran Fisioterapis

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:00 WIB

Pendekatan Fisioterapi dalam Rehabilitasi Anak dengan Down Syndrome

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Coating Lantai Epoxy Pabrik Area Medan 2026

Kamis, 5 Feb 2026 - 13:01 WIB