Digitalisasi Dokumen Legal: Kenapa E-Meterai Jadi Solusi di Era Serba Online

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Digitalisasi membuat semakin banyak aktivitas administrasi beralih dari kertas ke dokumen elektronik. Kontrak kerja, invoice, surat pernyataan, perjanjian bisnis, hingga berbagai dokumen administrasi kini dapat dibuat, dikirim, dan ditandatangani secara online.

Perubahan tersebut membuat kebutuhan terhadap mekanisme pembubuhan meterai ikut berkembang. Untuk dokumen elektronik yang menjadi objek Bea Meterai, penggunaan e-meterai menjadi salah satu cara pembayaran Bea Meterai yang disesuaikan dengan karakter dokumen digital.

Mengapa Dokumen Digital Membutuhkan Meterai?

Meterai pada dasarnya berkaitan dengan pengenaan Bea Meterai, bukan semata-mata soal apakah sebuah dokumen dibuat di atas kertas atau secara elektronik. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai memperluas objek Bea Meterai sehingga mencakup dokumen elektronik tertentu. UU tersebut berlaku sejak 1 Januari 2021.

Peruri menjelaskan bahwa meterai elektronik merupakan meterai berbentuk elektronik yang digunakan sebagai bukti pelunasan pajak atas dokumen elektronik melalui sistem meterai elektronik. Penggunaannya juga memiliki dasar regulasi dalam ketentuan Bea Meterai.

Perlu dicatat, tidak semua dokumen digital otomatis wajib menggunakan e-meterai. Kewajiban tersebut bergantung pada apakah dokumen bersangkutan termasuk objek Bea Meterai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain UU Nomor 10 Tahun 2020, ketentuan pelaksanaan Bea Meterai saat ini antara lain diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 78 Tahun 2024. Regulasi tersebut mencabut sejumlah aturan pelaksanaan sebelumnya, termasuk PMK 133/2021, PMK 134/2021, dan PMK 151/2021.

Baca Juga :  Pabrik Kopi Dartoyo: Hadirkan Cerita, Suasana Jawa dan Aroma Kopi yang Menggugah

Apa Kelebihan E-Meterai?

Dibandingkan meterai fisik, meterai elektronik dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan transaksi berbasis dokumen digital.

Pengguna tidak perlu mencetak dokumen terlebih dahulu hanya untuk menempelkan meterai. Pembubuhan dapat dilakukan melalui sistem elektronik sehingga proses administrasi dapat berlangsung tanpa perpindahan dokumen dari format digital ke kertas.

Peruri juga menyebut e-meterai memiliki unsur pengaman dan kode unik. Fitur tersebut menjadi bagian dari mekanisme untuk membantu menjaga keaslian serta meminimalkan risiko pemalsuan.

Dalam konteks dokumen elektronik, e-meterai juga ditempatkan sebagai bentuk pembayaran Bea Meterai yang setara dengan penggunaan meterai pada dokumen sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, keberadaan meterai tidak dengan sendirinya menentukan sah atau tidaknya suatu perjanjian. Keabsahan perjanjian tetap bergantung pada ketentuan hukum yang mengaturnya.

Siapa yang Membutuhkan E-Meterai?

Penggunaan e-meterai dapat relevan bagi berbagai pihak yang membuat dokumen elektronik yang termasuk objek Bea Meterai.

Individu dapat menggunakannya ketika membuat dokumen tertentu yang membutuhkan pembayaran Bea Meterai dalam format elektronik. Freelancer juga dapat membutuhkannya dalam administrasi perjanjian atau dokumen kerja tertentu.

Bagi perusahaan, kebutuhan tersebut dapat muncul dalam pengelolaan kontrak kerja, perjanjian bisnis, dokumen transaksi, surat pernyataan, dan berbagai dokumen elektronik lain yang memenuhi kriteria sebagai objek Bea Meterai.

Baca Juga :  10 Aplikasi yang Bisa Dimanfaatkan untuk Menambah Pemasukan, Mana yang Sesuai?

Bagi organisasi dengan volume dokumen yang besar, proses elektronik juga dapat membantu mengurangi kebutuhan pencetakan dan pengelolaan dokumen fisik.

Memilih Platform Pembelian E-Meterai

Pengguna sebaiknya memastikan e-meterai diperoleh melalui kanal yang terpercaya dan sesuai dengan ekosistem resmi penyediaannya. Peruri menyatakan meterai elektronik tersedia melalui platform distributor dan reseller distributor resmi.

Salah satu platform yang dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah Beli Meterai ID. Pengguna dapat memanfaatkan layanan e-meterai resmi untuk memperoleh informasi mengenai layanan dan proses pembelian.

Sebelum membubuhkan meterai, pengguna juga perlu memastikan dokumen yang dibuat memang termasuk dokumen yang terutang Bea Meterai serta mengikuti ketentuan pembubuhan yang berlaku. Langkah tersebut penting agar digitalisasi administrasi tidak sekadar memindahkan dokumen dari kertas ke layar, tetapi juga tetap memperhatikan aspek kepatuhan hukum.

Bagi individu maupun bisnis, keberadaan e-meterai pada akhirnya menjadi bagian dari adaptasi administrasi terhadap transaksi digital. Ketika dokumen dibuat, ditandatangani, dan disimpan secara elektronik, mekanisme pembayaran Bea Meterai pun dapat dilakukan melalui sarana digital tanpa harus kembali menggunakan dokumen fisik.

Penulis : Rizka Amalia

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sistem IPAL Menjadi Investasi Kritis untuk Pengolahan Air Limbah Pabrik?
Tak Sekadar Menebak Titik Air, Survey Geolistrik Bantu Kurangi Risiko Salah Pengeboran
Bacaan Digital Membuka Cara Baru Menjalankan Jam Literasi di Sekolah
Cara Menyimpan Video Edukasi & Materi Pembelajaran TikTok Tanpa Watermark Kualitas HD 
Usaha Konveksi UMKM dalam Persaingan Bisnis Fashion yang Semakin Ketat
Laptop dengan Dua Layar Sentuh Terbaik dengan Panel OLED 3K dan Kontrol Sentuh Langsung di Bidang Kerja
Astra Daihatsu Bekasi: Dealer Mobil Daihatsu Lengkap untuk Kebutuhan Keluarga dan Bisnis
Jangan Asal Beli Pompa Air, Cek Kedalaman Sumur dan Daya Listrik Rumah

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:44 WIB

Mengapa Sistem IPAL Menjadi Investasi Kritis untuk Pengolahan Air Limbah Pabrik?

Rabu, 9 September 2026 - 17:29 WIB

Digitalisasi Dokumen Legal: Kenapa E-Meterai Jadi Solusi di Era Serba Online

Rabu, 9 September 2026 - 17:17 WIB

Tak Sekadar Menebak Titik Air, Survey Geolistrik Bantu Kurangi Risiko Salah Pengeboran

Minggu, 6 September 2026 - 13:14 WIB

Bacaan Digital Membuka Cara Baru Menjalankan Jam Literasi di Sekolah

Jumat, 4 September 2026 - 14:45 WIB

Cara Menyimpan Video Edukasi & Materi Pembelajaran TikTok Tanpa Watermark Kualitas HD 

Berita Terbaru