Dari Limbah Jadi Peluang Ekonomi, Mahasiswa UNS Olah Daun Jati Jadi Teh Herbal

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk teh herbal dari daun jati hasil olahan mahasiswa KKN UNS yang siap dikonsumsi.  Foto: KKN 05 UNS

Produk teh herbal dari daun jati hasil olahan mahasiswa KKN UNS yang siap dikonsumsi. Foto: KKN 05 UNS

Megeri, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) membawa angin segar bagi warga Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Melalui sentuhan inovasi, mereka berhasil mengubah daun jati (Tectona grandis) yang selama ini dianggap limbah, menjadi produk teh herbal bernilai kesehatan dan ekonomi.

Selama ini, masyarakat Desa Megeri menggantungkan harapan dari kayu jati yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk dipanen. Kondisi itu kerap membuat roda perekonomian berjalan lambat. Melihat potensi daun jati yang melimpah namun jarang dimanfaatkan, mahasiswa UNS mencoba memberi solusi nyata.

“Kayu jati memang aset utama, tetapi masyarakat harus menunggu sangat lama untuk menikmati hasilnya. Daunnya justru berlimpah dan bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat,” ujar Koordinator Tim KKN UNS.

Baca Juga :  English for Daily Life: Mahasiswa KKN 29 UNS Tingkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Anggota Forum Komunitas Difabel Boyolali

Tidak sekadar ide, inovasi ini didukung oleh kajian ilmiah. Berdasarkan penelitian, daun jati mengandung senyawa flavonoid penting seperti Quercetin dan Rutin, serta kadar tanin tinggi. Senyawa ini dikenal memiliki efek antioksidan, antibakteri, dan bahkan berpotensi menurunkan kadar gula darah. Uji coba pada hewan menunjukkan ekstrak daun jati dapat membantu pengendalian diabetes.

Tim KKN juga meluruskan kesalahpahaman yang kerap terjadi. Teh dari daun jati berbeda dengan teh jati cina (Senna spp.). Jika teh jati cina dikenal sebagai pencahar alami, teh daun jati tidak memiliki efek laksatif, melainkan menawarkan manfaat kesehatan yang lebih aman.

Baca Juga :  Kemendikbudristek Gandeng Kejaksaan, Tingkatkan Kapasitas PPNS Kebudayaan
Mahasiswa kelompok 05 KKN UNS bersama warga Desa Megeri saat melakukan pelatihan pengolahan daun jati menjadi teh herbal. Foto: KKN 05 UNS
Mahasiswa kelompok 05 KKN UNS bersama warga Desa Megeri saat melakukan pelatihan pengolahan daun jati menjadi teh herbal. Foto: KKN 05 UNS

Mahasiswa UNS tidak hanya berhenti pada tahap riset. Mereka berupaya menerapkan hasil penelitian dalam praktik pemberdayaan masyarakat. Mulai dari teknik pengolahan sederhana, standar kebersihan, hingga strategi pemasaran berbasis sains.

“Kami berharap produk ini bisa menjadi komoditas unggulan desa, tidak hanya menyehatkan tapi juga mendongkrak perekonomian masyarakat Megeri,” tambah Koordinator KKN.

Ke depan, tim mendorong adanya uji klinis pada manusia serta penerapan standar mutu produksi. Hal ini penting untuk memastikan kualitas konsisten dan memperluas pasar, baik lokal maupun nasional. Dengan inovasi ini, mahasiswa UNS tak hanya menghadirkan produk kesehatan alami, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi Desa Megeri.

Penulis : Kelompok KKN 05 UNS

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Dorong Transformasi UMKM Desa Bejen Lewat Digitalisasi dan Literasi Keuangan
Melalui HMS Project 2025, Mahasiswa Teknik Sipil UNS Hadirkan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedunggupit
Mahasiswa UNPAM Tumbuhkan Minat Belajar Akuntansi Sejak Dini Lewat Kegiatan PKM
Standardisasi Penaksir Digencarkan, Pegadaian Perkuat Kompetensi Industri Gadai Nasional
Dari Gulma Jadi Solusi, Mahasiswa UNS Dorong Pertanian Berkelanjutan di Boyolali
Bukan Sekadar Diversifikasi, Mahasiswa Teknik Pertanian FATEPA Unram Dorong Pengembangan Gula Semut Bernilai Tinggi di Giri Madia
Aksi Mahasiswa UPN Jatim Nyalakan Semangat Toleransi di Panti Asuhan
Tim Hibah GAMINAYU UNS Perkuat Budaya Literasi dan Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:39 WIB

Mahasiswa UNS Dorong Transformasi UMKM Desa Bejen Lewat Digitalisasi dan Literasi Keuangan

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:37 WIB

Melalui HMS Project 2025, Mahasiswa Teknik Sipil UNS Hadirkan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedunggupit

Senin, 29 Desember 2025 - 13:49 WIB

Mahasiswa UNPAM Tumbuhkan Minat Belajar Akuntansi Sejak Dini Lewat Kegiatan PKM

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:13 WIB

Standardisasi Penaksir Digencarkan, Pegadaian Perkuat Kompetensi Industri Gadai Nasional

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:56 WIB

Dari Gulma Jadi Solusi, Mahasiswa UNS Dorong Pertanian Berkelanjutan di Boyolali

Berita Terbaru