Mahasiswa KKN UNS Rebranding Identitas Visual Karang Taruna Manunggal Jaya di Desa Gunungsari

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok KKN UNS 74 bersama dengan pengurus Karang Taruna Manunggal Jaya, Dusun Gugu 2, Desa Gunungsari. Foto: KKN 74 UNS

Kelompok KKN UNS 74 bersama dengan pengurus Karang Taruna Manunggal Jaya, Dusun Gugu 2, Desa Gunungsari. Foto: KKN 74 UNS

Magelang, Sorotnesia.com – Organisasi kepemudaan Karang Taruna Manunggal Jaya di Dusun Gugu 2, Desa Gunungsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, kini tampil dengan identitas baru. Melalui program pengabdian masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan rebranding identitas visual untuk memperkuat citra dan profesionalitas organisasi di era digital.

Karang Taruna Manunggal Jaya dikenal sebagai organisasi pemuda yang aktif menggerakkan berbagai kegiatan sosial, olahraga, hingga kesenian di kawasan lereng Gunung Sumbing. Organisasi ini memiliki sekitar 80 anggota yang berasal dari kalangan pemuda desa.

Namun, aktivitas yang cukup intens tersebut sebelumnya belum didukung dengan identitas visual yang konsisten. Berbagai media informasi yang digunakan, mulai dari poster kegiatan hingga publikasi di media sosial, sering kali memiliki tampilan berbeda sehingga kurang membangun citra organisasi secara kuat di mata masyarakat.

Mahasiswa KKN UNS kemudian menggagas program rebranding identitas visual Karang Taruna Manunggal Jaya sebagai langkah untuk memperkuat eksistensi organisasi, terutama dalam komunikasi digital.

Rafif Fathi Rizqullah, mahasiswa KKN UNS Kelompok 74 sekaligus penanggung jawab program, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memperbarui logo organisasi, tetapi juga membangun sistem komunikasi visual yang lebih profesional.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UMBY Ajak Warga Dlingo 2 Olah Limbah Jamur Jadi Media Tanam Cabai

“Program ini bertujuan meningkatkan marwah dan profesionalitas organisasi melalui rebranding identitas visual, workshop branding, serta standarisasi media komunikasi,” ujar Rafif, Jumat (6/2/2026).

Program yang dilaksanakan pada 6 Februari 2026 tersebut mengusung pendekatan teknologi tepat guna. Mahasiswa KKN memperkenalkan ekosistem kreatif digital berbasis cloud serta penggunaan aplikasi desain open-source yang mudah diakses oleh pemuda desa.

Melalui pendekatan ini, pengurus Karang Taruna diharapkan mampu memproduksi berbagai konten publikasi secara mandiri dengan tampilan yang lebih konsisten.

Sejumlah hasil konkret dari program tersebut antara lain pembuatan logo baru Karang Taruna Manunggal Jaya yang dirancang lebih modern dan mencerminkan nilai kebersamaan serta semangat pemuda desa. Selain itu, mahasiswa juga menyusun brand guidelines, yakni buku panduan yang berisi aturan penggunaan warna, tipografi, serta elemen visual lain agar identitas organisasi tetap seragam.

Tidak hanya itu, tim KKN juga menyiapkan template konten digital berbasis Canva yang dapat digunakan untuk membuat materi publikasi di Instagram. Dengan template tersebut, pengurus Karang Taruna dapat lebih mudah memproduksi konten kegiatan secara rutin tanpa harus memiliki kemampuan desain yang kompleks.

Baca Juga :  Mahasiswa Amikom Yogyakarta Kolaborasi dengan PUSPAGA PRIMA DIY Adakan Seminar Edukasi Gadget untuk Orang Tua di Sekolah Gajahwong

Sebagai pelengkap identitas organisasi, mahasiswa KKN juga menyerahkan stempel resmi dengan logo baru yang dapat digunakan dalam berbagai administrasi kegiatan.

Penyerahan Aset Digital Rebranding Karang taruna Manunggal Jaya kepada Ketua Karang Taruna. Foto: KKN 74 UNS
Penyerahan Aset Digital Rebranding Karang taruna Manunggal Jaya kepada Ketua Karang Taruna. Foto: KKN 74 UNS

Selain menyerahkan aset visual, kegiatan ini juga diisi dengan workshop branding bagi para pengurus Karang Taruna. Workshop tersebut menjadi sarana berbagi pengetahuan mengenai pentingnya identitas visual dan strategi komunikasi organisasi di era digital.

Kegiatan berlangsung di tengah kesibukan warga yang sedang mempersiapkan turnamen bola voli “Manunggal Jaya Cup”. Meski demikian, pelatihan tetap berjalan efektif dengan fokus pada penguatan kapasitas pengurus inti organisasi.

Dengan adanya identitas visual yang baru dan standar komunikasi yang lebih jelas, Karang Taruna Manunggal Jaya kini memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mengembangkan kegiatan kepemudaan.

Identitas yang profesional diharapkan tidak hanya memperkuat solidaritas antaranggota, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran pemuda dalam menggerakkan berbagai potensi sosial, ekonomi, dan budaya di Desa Gunungsari.

Penulis : Mahasiswa KKN 74 UNS

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung
Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya
Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya
Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global
Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR
Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore
Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API
Cegah Sejarah Desa Luntur, Mahasiswa KKN UNS Luncurkan Buku “Desa Geneng: Babat Alas dan Sejarah”

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:54 WIB

Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:55 WIB

Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR

Berita Terbaru

Keterasingan emosional dalam hubungan menjadi tema utama yang diangkat Armijn Pane dalam novel Belenggu. Sumber: Pinterest

Narasi+

Mengapa Belenggu Masih Terasa Dekat dengan Kehidupan Kita?

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:46 WIB