Magelang, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 74 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggandeng Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Pemali Jratun (BPDAS) Pemali Jratun Semarang untuk menanam puluhan bibit pohon di Desa Gunungsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Kegiatan ini difokuskan pada penanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) di lahan milik warga. Jenis bibit yang ditanam antara lain alpukat (Persea americana), durian (Durio zibethinus), jambu biji (Psidium guajava), sirsak (Annona muricata), matoa (Pometia pinnata), dan jengkol (Archidendron pauciflorum).
Mahasiswa KKN UNS, Andri Prihartanto, mengatakan penanaman pohon tersebut bertujuan menjaga kestabilan tanah sekaligus menjamin ketersediaan sumber daya air di wilayah desa. Pemilihan jenis tanaman disesuaikan dengan kondisi ekologis setempat agar mampu tumbuh optimal.
“Melalui penanaman ini, kami berharap struktur tanah lebih stabil, risiko erosi berkurang, dan potensi degradasi lahan bisa ditekan,” ujar Andri.
Menurut dia, konsep MPTS dipilih karena tidak hanya berfungsi secara ekologis, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi. Tanaman buah memungkinkan warga memanen hasilnya tanpa harus menebang pohon, sehingga tutupan lahan tetap terjaga.
Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan kondisi Desa Gunungsari yang sebagian warganya menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian. Dengan adanya diversifikasi tanaman buah, warga memiliki peluang tambahan sumber pendapatan.
Madio (60), warga Desa Gunungsari, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai penanaman pohon dengan jenis beragam memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Biasanya hasil buah di sini dijual, seperti alpukat. Kalau punya saya sendiri biasanya jambu. Dua pohon jambu bisa sampai belasan kuintal,” kata Madio.

Selain mendukung konservasi tanah dan air, penanaman MPTS juga berpotensi memperkuat ketahanan pangan desa melalui variasi hasil panen. Kombinasi manfaat ekologis dan ekonomis itu menjadikan MPTS sebagai salah satu strategi pengelolaan lahan berkelanjutan di tingkat desa.
Mahasiswa KKN Kelompok 74 UNS berharap partisipasi warga tidak berhenti pada tahap penanaman. Perawatan dan pemeliharaan tanaman dinilai menjadi kunci agar manfaat jangka panjang dapat dirasakan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan warga, upaya menjaga kelestarian lingkungan di Desa Gunungsari diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Tim KKN 74 UNS
Editor : Fadli Akbar









