Puskesmas Kedungwuni II Canangkan Program GASBRO, Wujudkan Keluarga Sehat Bebas Asap Rokok

- Redaksi

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(sumber: penulis)

(sumber: penulis)

Puskesmas Kedungwuni II, Kabupaten Pekalongan, resmi meluncurkan inovasi GASBRO atau Gerakan Keluarga Sehat Bebas Asap Rokok pada tahun 2023. Program ini menjadi langkah nyata untuk melindungi kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil dan keluarganya, dari bahaya paparan asap rokok.

GASBRO juga sejalan dengan kebijakan penetapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dicanangkan pemerintah serta menjadi isu penting di tingkat global. Hal ini sejalan dengan prediksi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut penyakit terkait rokok akan menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia.

Latar belakang program ini berangkat dari kenyataan bahwa tempat umum maupun lingkungan keluarga sering kali menjadi sumber paparan asap rokok yang membahayakan kesehatan, baik bagi perokok aktif maupun pasif. Bagi ibu hamil, paparan asap rokok dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan serta mengganggu perkembangan janin.

Baca Juga :  Saatnya Berubah: Menepis Stigma Kekerasan di Madura

Oleh karena itu, Puskesmas Kedungwuni II menilai perlu adanya langkah promotif dan preventif untuk mengedukasi masyarakat serta membangun kesadaran bersama tentang pentingnya udara bersih tanpa asap rokok.

Pelaksanaan program ini dirancang sepanjang tahun 2023, dengan rangkaian kegiatan yang meliputi pendataan ibu hamil, kunjungan rumah, serta analisis hasil program. Evaluasi dilaksanakan pada bulan Agustus, di mana hasil pendataan dan rekap kunjungan digunakan sebagai dasar penilaian efektivitas program. Pencatatan dan pelaporan dilakukan secara berkala guna memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Puskesmas Kedungwuni II Jalankan Program SIFAAN untuk Wujudkan Pesantren Sehat

Kepala Puskesmas Kedungwuni II, dr. Noor Endah Artati, menegaskan bahwa GASBRO tidak hanya bertujuan untuk mengurangi paparan asap rokok di rumah tangga, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan.

“Kami berharap program ini dapat melindungi kelompok rentan, terutama ibu hamil, dari bahaya rokok, sekaligus menciptakan keluarga yang sehat dan lingkungan yang bersih,” ujarnya.

Dengan dukungan lintas program, lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat, GASBRO diharapkan mampu menjadi langkah penting dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat di Kabupaten Pekalongan.

Penulis : Akhmad Haris | Universitas Dian Nuswantoro

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguatkan Kepercayaan Publik Melalui Pelayanan Hukum Transparan di Pengadilan Negeri Lamongan Kelas IB
Etika Berpendapat di Media Sosial: Implementasi Nilai Pancasila dalam Demokrasi Digital
Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka bagi Generasi Muda
Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Paradoks Korupsi di Negara Pancasila: Ketika Keadilan Sosial Tersandera
Menyorot Pasal 412 KUHP Baru: Kemajuan Moral atau Kemunduran Kebebasan Individu?
Gen Z Lebih Memilih Kopi, Industri Alkohol Terkoreksi
Perspektif Mahasiswa: Membaca Sisi Gelap Anggaran MBG dan Strategi Politik Kekuasaan

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:50 WIB

Menguatkan Kepercayaan Publik Melalui Pelayanan Hukum Transparan di Pengadilan Negeri Lamongan Kelas IB

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:30 WIB

Etika Berpendapat di Media Sosial: Implementasi Nilai Pancasila dalam Demokrasi Digital

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:20 WIB

Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka bagi Generasi Muda

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:10 WIB

Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:03 WIB

Paradoks Korupsi di Negara Pancasila: Ketika Keadilan Sosial Tersandera

Berita Terbaru