Ombak Berdaya, Nelayan Sejahtera: Inovasi Mahasiswa UNEJ Menggerakkan Ekonomi Pesisir Pugerkulon

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan pengolahan ikan lemuru oleh tim PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ bersama masyarakat Desa Pugerkulon. Foto: PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ

Pelatihan pengolahan ikan lemuru oleh tim PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ bersama masyarakat Desa Pugerkulon. Foto: PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ

Jember, Sorotnesia.com – Desa Pugerkulon di pesisir selatan Kabupaten Jember tengah mengalami perubahan pelan tapi pasti. Di balik gemuruh ombak, sekelompok mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Jember (UNEJ) membawa semangat baru lewat program Pemberdayaan Keluarga Nelayan yang dijalankan Tim PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ. Program bertajuk “Ombak Berdaya, Nelayan Sejahtera” itu berfokus pada pengolahan ikan lemuru menjadi produk makanan inovatif bernilai jual tinggi.

Selama ini, sebagian besar nelayan di Pugerkulon menggantungkan hidup dari penjualan ikan segar. Namun, lewat program ini, mereka diajak untuk beralih ke pengolahan hasil laut menjadi berbagai produk turunan seperti bakso, sosis, terrine, hingga cilok lemuru kelor makanan unik yang memadukan cita rasa laut dan bahan lokal bergizi.

Baca Juga :  SwaraKarsa Gelar "Urban Groove" Tawarkan Perpaduan Gaya Hidup Sehat dan Budaya Pop di Yogyakarta

“Kami ingin membantu keluarga nelayan agar tidak hanya bergantung pada penjualan ikan mentah, tetapi mampu mengolahnya menjadi produk bernilai jual tinggi,” ujar Dimas Anang, Ketua Tim PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ, saat sesi pelatihan di Balai Desa Pugerkulon.

Program ini tidak berhenti pada keterampilan mengolah ikan. Para mahasiswa juga memperkenalkan strategi pengemasan dan pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di pasar modern maupun digital. Edukasi tentang branding, desain label menarik, dan strategi promosi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan daya tarik produk.

“Produk olahan seperti cilok lemuru kelor tidak hanya lezat, tetapi juga kaya gizi dan berpotensi menjadi ikon pangan khas Pugerkulon,” ungkap Ns. Dini Kurniawati, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Mat, dosen pendamping kegiatan tersebut.

Baca Juga :  MPASI Bergaya Jepang dengan Bahan Lokal: Inovasi Sehat untuk Tumbuh Kembang Anak
Produk hasil inovasi PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ bersama masyarakat Desa PugerKulon berupa “Cilok Lemuru Kelor” . Foto: PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ
Produk hasil inovasi PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ bersama masyarakat Desa PugerKulon berupa “Cilok Lemuru Kelor” . Foto: PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ

Program ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi sederhana bisa memberi dampak besar. Dengan dukungan akademik dan semangat gotong royong, masyarakat pesisir kini punya harapan baru menuju kemandirian ekonomi. Ke depan, tim mahasiswa berencana mendirikan koperasi mini nelayan serta memperluas jaringan pemasaran digital, agar produk olahan laut Pugerkulon dapat dikenal lebih luas.

Melalui langkah-langkah kecil ini, Desa Pugerkulon perlahan mewujudkan visinya sebagai Desa Maritim Unggul desa yang berdaya, mandiri, dan memanfaatkan potensi laut secara berkelanjutan.


Penulis : Tim PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Dorong Transformasi UMKM Desa Bejen Lewat Digitalisasi dan Literasi Keuangan
Melalui HMS Project 2025, Mahasiswa Teknik Sipil UNS Hadirkan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedunggupit
Mahasiswa UNPAM Tumbuhkan Minat Belajar Akuntansi Sejak Dini Lewat Kegiatan PKM
Standardisasi Penaksir Digencarkan, Pegadaian Perkuat Kompetensi Industri Gadai Nasional
Dari Gulma Jadi Solusi, Mahasiswa UNS Dorong Pertanian Berkelanjutan di Boyolali
Bukan Sekadar Diversifikasi, Mahasiswa Teknik Pertanian FATEPA Unram Dorong Pengembangan Gula Semut Bernilai Tinggi di Giri Madia
Aksi Mahasiswa UPN Jatim Nyalakan Semangat Toleransi di Panti Asuhan
Tim Hibah GAMINAYU UNS Perkuat Budaya Literasi dan Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:39 WIB

Mahasiswa UNS Dorong Transformasi UMKM Desa Bejen Lewat Digitalisasi dan Literasi Keuangan

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:37 WIB

Melalui HMS Project 2025, Mahasiswa Teknik Sipil UNS Hadirkan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kedunggupit

Senin, 29 Desember 2025 - 13:49 WIB

Mahasiswa UNPAM Tumbuhkan Minat Belajar Akuntansi Sejak Dini Lewat Kegiatan PKM

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:13 WIB

Standardisasi Penaksir Digencarkan, Pegadaian Perkuat Kompetensi Industri Gadai Nasional

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:56 WIB

Dari Gulma Jadi Solusi, Mahasiswa UNS Dorong Pertanian Berkelanjutan di Boyolali

Berita Terbaru