FGD KKN UNS Gandeng DPRD, Desa Lebak Dorong Penguatan UMKM dan SDM Muda

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jawa Tengah memaparkan materi dalam acara FGD. Foto: Pribadi

Anggota DPRD Jawa Tengah memaparkan materi dalam acara FGD. Foto: Pribadi

Jepara, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) menginisiasi forum dialog bersama masyarakat dan legislatif untuk memperkuat fondasi kemandirian ekonomi desa. Kegiatan bertajuk Focus Group Discussion (FGD) tersebut digelar di Balai Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Sabtu (24/1/2026) pukul 09.00 WIB.

FGD menghadirkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Tengah (DPRD Jateng), H. Nurul Furqon, S.E., M.M., sebagai narasumber utama. Forum ini menjadi ruang temu antara masyarakat Desa Lebak dengan pemangku kebijakan untuk membahas strategi penguatan UMKM lokal dan peningkatan kapasitas generasi muda.

Kegiatan dihadiri Kepala Desa Lebak beserta perangkat desa, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, perwakilan PKK, Karang Taruna, serta unsur DPRD Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan upaya membangun sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Anggota DPRD Jawa Tengah Sedang Berbincang dengan Mahasiswa KKN. Foto: Pribadi
Anggota DPRD Jawa Tengah Sedang Berbincang dengan Mahasiswa KKN. Foto: Pribadi

Dalam diskusi, peserta memetakan sejumlah persoalan yang dihadapi pelaku usaha di Desa Lebak. Meski memiliki potensi produk lokal yang beragam, pengembangan usaha dinilai belum optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan akses permodalan, rendahnya literasi digital dalam pemasaran, belum tertibnya legalitas usaha, serta terbatasnya jejaring distribusi.

Baca Juga :  Dusun Maladan Makin Asri, Warga Apresiasi dan Dukung Penuh Program Penghijauan KKN UMBY

Para peserta menegaskan bahwa UMKM masih menjadi tulang punggung ekonomi desa. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku usaha dinilai mendesak, terutama dalam hal pemasaran berbasis digital dan peningkatan kualitas produk. Selain aspek usaha, perhatian juga diarahkan pada peningkatan kualitas SDM generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tren pasar.

Desa Lebak dinilai memiliki peluang berkembang lebih cepat apabila generasi muda terlibat aktif dalam pengelolaan dan inovasi usaha. Keterlibatan tersebut dapat memperluas jangkauan pemasaran, termasuk melalui platform digital, sekaligus menciptakan model usaha yang lebih adaptif.

Sejumlah langkah strategis dirumuskan dalam forum tersebut. Di antaranya pelatihan pemasaran digital bagi pelaku UMKM dan pemuda desa, pendampingan pengurusan legalitas usaha secara kolektif, peningkatan kualitas kemasan dan daya saing produk, serta penguatan kerja sama antara pemerintah desa dengan pemerintah daerah dan provinsi.

Baca Juga :  Kegiatan Sosial hingga Pendampingan UMKM Warnai KKN UNTAG Surabaya di Bendunganjati
Dokumentasi Acara FGD di Desa Lebak, Pakis Aji, Jepara. Foto: Pribadi
Dokumentasi Acara FGD di Desa Lebak, Pakis Aji, Jepara. Foto: Pribadi

H. Nurul Furqon menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Penguatan ekonomi Desa Lebak harus dibangun melalui sinergi semua pihak. Pemerintah desa berperan sebagai fasilitator, UMKM menjadi penggerak ekonomi, dan generasi muda tampil sebagai inovator. Kolaborasi dengan BUMDes serta mitra eksternal juga penting agar kemandirian ekonomi desa terwujud secara berkelanjutan,” ujarnya.

Forum ini tidak sekadar menjadi ajang penyampaian aspirasi. Dialog langsung antara warga dan legislator membuka ruang lahirnya kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat desa. Aspirasi yang mengemuka diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan program dan dukungan anggaran di tingkat provinsi.

Melalui FGD tersebut, mahasiswa KKN UNS menempatkan diri sebagai fasilitator dialog sekaligus penggerak partisipasi masyarakat. Kolaborasi dengan DPRD Provinsi Jawa Tengah diharapkan memperkuat langkah Desa Lebak menuju kemandirian ekonomi berbasis penguatan UMKM dan pemberdayaan generasi muda secara berkelanjutan.

Upaya ini menandai pendekatan pembangunan desa yang tidak lagi bertumpu pada satu aktor, melainkan pada kemitraan multipihak yang saling menguatkan.

Penulis : Nadya Fathiarani Ahmad | Ilmu Hukum | Universitas Sebelas Maret

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global
Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR
Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore
Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API
Cegah Sejarah Desa Luntur, Mahasiswa KKN UNS Luncurkan Buku “Desa Geneng: Babat Alas dan Sejarah”
Tingkatkan Taraf Pendidikan di Lingkup Anak-Anak Sekolah Dasar, Mahasiswa KKN-T UNS Gelar Pelatihan dan Kompetisi Bahasa Inggris untuk Siswa SD di Desa Sanggrahan
KIPSMARTS UNS: Upaya Nyata Mahasiswa untuk Mendukung SDGs 1 dan 4 melalui Penyebaran Informasi Beasiswa KIP Kuliah
Mahasiswa KKN UNS 112 Gelar Pelatihan AutoCAD untuk Perkuat Perencanaan Infrastruktur Desa Binade

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:55 WIB

Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:02 WIB

Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API

Jumat, 24 April 2026 - 16:52 WIB

Cegah Sejarah Desa Luntur, Mahasiswa KKN UNS Luncurkan Buku “Desa Geneng: Babat Alas dan Sejarah”

Kamis, 23 April 2026 - 18:06 WIB

Tingkatkan Taraf Pendidikan di Lingkup Anak-Anak Sekolah Dasar, Mahasiswa KKN-T UNS Gelar Pelatihan dan Kompetisi Bahasa Inggris untuk Siswa SD di Desa Sanggrahan

Berita Terbaru