Faisal Tahadju Raih Dua Kredensial Nonakademik, Perkuat Kompetensi Negosiasi dan Pelatihan Motivasi

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, Sorotnesia.com – Pengembangan kompetensi aparatur tidak hanya berlangsung melalui pendidikan formal. Hal itu tercermin dari langkah Faisal Tahadju, ST., M.Si., yang sepanjang Agustus 2026 menyelesaikan dua program kredensial nonakademik, yakni Certified Negotiator (C.Neg) dan Certified Motivation Trainer (C.MTr) dari LKP Miftah Academy Indonesia.

Dua kredensial tersebut diperoleh setelah Faisal mengikuti rangkaian pelatihan berbasis kompetensi yang masing-masing berlangsung selama tiga hari. Program pertama, pelatihan Negotiator, diselesaikan pada 13–15 Agustus 2026. Dua pekan kemudian, Faisal mengikuti pelatihan Motivation Trainer pada 29–31 Agustus 2026.

Kedua program memiliki beban pembelajaran 42 Jam Pelajaran (JP). Materi pelatihan tidak hanya berisi pembahasan teori, tetapi juga penugasan mandiri dan evaluasi akhir untuk mengukur penguasaan peserta terhadap kompetensi yang dipelajari.

Rangkaian pelatihan tersebut dipimpin secara elektronik oleh Direktur sekaligus Master Trainer LKP Miftah Academy Indonesia, Miftahly Nurrokhim, M.Pd. Sementara itu, sertifikat kompetensi ditandatangani secara elektronik oleh Miftahly Nurrokhim, M.Pd., C.Ht, C.I, C.MH, C.MT, C.MPS.

Dalam program Motivation Trainer, Faisal mempelajari sejumlah materi yang berkaitan dengan kemampuan seorang trainer dalam menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens. Materi tersebut antara lain The Power of Motivation Trainer, karakteristik trainer motivasi profesional, transformasi dalam pelatihan motivasi, serta teknik praktis seperti prinsip KISS (Keep It Short and Simple).

Baca Juga :  Pemkot Palembang Jajaki Kerja Sama Investasi dan Pendidikan dengan Konsulat AS untuk Sumatera

Selain itu, peserta mendapatkan materi storytelling dan teknik kontemplasi atau renungan yang dapat digunakan dalam sesi motivasi. Seluruh materi kemudian diuji melalui kombinasi pembelajaran teori, tugas mandiri, dan evaluasi.

Faisal yang juga merupakan aparatur sipil negara (ASN) berpangkat Pembina, IV/a, dari Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengalaman yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis.

“Pelatihan Motivation Trainer di LKP Miftah Academy Indonesia dikemas secara sangat profesional, sistematis, dan praktis. Seluruh materi yang diajarkan, terutama materi penyusunan cerita inspiratif (storytelling) dan prinsip kesederhanaan materi (KISS), membuka wawasan baru mengenai bagaimana mentransfer energi positif secara efektif kepada audiens. Metode evaluasi dan tugas mandirinya pun benar-benar mengasah kesiapan mental untuk menjadi seorang trainer yang andal di lapangan.”

Menurut Faisal, kompetensi yang diperoleh melalui program tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam konteks yang lebih luas, terutama dalam komunikasi publik dan peningkatan kapasitas masyarakat.

“Semoga ilmu kredensial C.MTr ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik dan kapasitas literasi di lingkungan masyarakat, khususnya di wilayah Morowali Utara. Untuk LKP Miftah Academy Indonesia, teruslah konsisten melahirkan inovasi program pengembangan diri berkualitas tinggi demi mendukung akselerasi SDM unggul di Indonesia.”

Perolehan C.Neg dan C.MTr menambah deretan kredensial kompetensi yang dimiliki Faisal. Sebelumnya, ia tercatat memiliki sejumlah kredensial nonakademik lain, sebagaimana tercantum dalam identitas profesionalnya.

Baca Juga :  KKN 154 UNS Kenalkan Vertical Garden dan Ecoprint kepada Siswa SDN Pucangrejo

Dari sisi pengembangan sumber daya manusia, pelatihan semacam ini menempatkan kompetensi praktis sebagai bagian penting dari proses peningkatan kapasitas. Kemampuan bernegosiasi dan menyampaikan materi motivasi memiliki irisan dengan kebutuhan komunikasi dalam berbagai lingkungan kerja, termasuk pelayanan dan interaksi dengan masyarakat.

Dengan demikian, dua kredensial yang diperoleh Faisal pada Agustus 2026 tidak hanya menjadi catatan pencapaian individual, tetapi juga bagian dari upaya memperluas kompetensi yang dapat diterapkan dalam aktivitas profesional dan komunikasi publik.

Penulis : Faisal Tahadju

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga
Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik
Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh
Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari
Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan
KKN-T UAA Bekali Pelaku UMKM Ngablak Magelang Kelola Keuangan lewat Program 30 Hari
Tak Hanya Edukasi, Mahasiswa KKN 142 UNS Ajak Pemuda Pemudi Tegalgondo Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat 
KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga

Rabu, 30 September 2026 - 10:47 WIB

Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik

Rabu, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh

Minggu, 20 September 2026 - 11:51 WIB

Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari

Sabtu, 19 September 2026 - 15:42 WIB

Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan

Berita Terbaru