Mahasiswa KKN 32 UNS dan TNGMb Perbaiki Papan Informasi Jalur Selo, Wujud Kolaborasi untuk Keselamatan Pendaki

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN 32 UNS berfoto bersama di Pos 5 (Sabana 2) setelah memasang papan informasi jalur pendakian Merbabu via Selo. Foto: KKN 32 UNS

Mahasiswa KKN 32 UNS berfoto bersama di Pos 5 (Sabana 2) setelah memasang papan informasi jalur pendakian Merbabu via Selo. Foto: KKN 32 UNS

Boyolali, Sorotnesia.com – Keselamatan pendaki kini menjadi perhatian serius di jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo. Tim KKN 32 Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama pihak Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) berkolaborasi memperbarui papan informasi jalur pendakian pada Selasa, 29 Juli 2025.

Langkah ini bukan sekadar perbaikan fasilitas, melainkan bentuk nyata sinergi antara generasi muda dan pengelola kawasan konservasi untuk menciptakan wisata alam yang berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 16.00 WIB ini melibatkan pemasangan papan informasi baru di titik-titik vital jalur pendakian, seperti Pos 1 Dok Malang, Simpang Macan, Pos 2 Pandean, Pos 3 Batu Tulis, Pos 4 Sabana 1, dan Pos 5 Sabana 2.

Menariknya, mahasiswa tidak hanya sekadar membantu teknis pemasangan. Mereka juga ikut merancang konten papan informasi yang berisi keterangan penting: jarak antarpos, ketinggian, estimasi waktu tempuh, hingga imbauan untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Ini pengalaman berharga karena kami bisa berkontribusi langsung dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung kenyamanan pendaki,” ungkap salah satu perwakilan Tim KKN 32 UNS.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS Hadirkan Pojok Baca Kreatif, Tingkatkan Semangat Literasi Siswa SD MIS Ishlahul Ummah NW Paok Rempek di Lombok Utara
Papan informasi jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo yang telah diperbaiki. Foto: KKN 32 UNS
Papan informasi jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo yang telah diperbaiki. Foto: KKN 32 UNS

Papan informasi yang dipasang dibuat dari kayu jati yang terkenal tahan terhadap cuaca ekstrem di jalur pendakian. Untuk penyangga digunakan kombinasi besi, kayu jati, dan kayu kelapa, menyesuaikan kondisi lapangan. Tidak hanya itu, papan dilengkapi dengan stiker reflektif agar tetap terlihat jelas saat malam hari.

Tahap awal kegiatan sudah dilakukan sejak 25 Juli 2025, ketika mahasiswa bersama petugas TNGMb menempelkan stiker informasi di Kantor Resor Selo. Hal ini menjadi fondasi sebelum pemasangan di jalur pendakian.

Mahasiswa KKN 32 UNS membantu memasang stiker informasi papan jalur pendakian Gunung Merbabu sebelum dipasang. Foto: KKN 32 UNS
Mahasiswa KKN 32 UNS membantu memasang stiker informasi papan jalur pendakian Gunung Merbabu sebelum dipasang. Foto: KKN 32 UNS

Hamas, seorang pendaki asal Sragen, menyambut baik inisiatif ini. “Papan informasi jalur pendakian ini sangat membantu. Selain mengganti papan lama yang sudah rusak, adanya stiker reflektif juga penting sebagai penanda arah saat mendaki malam hari,” ujarnya.

Komentar ini menunjukkan bahwa keberadaan papan baru bukan hanya sekadar estetika, melainkan faktor penting dalam mendukung keselamatan.

Meski bukan program kerja utama, kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menjadi jembatan dalam kerja sama lintas generasi untuk menjaga kelestarian alam. Dari sisi TNGMb, apresiasi pun diberikan atas kepedulian mahasiswa.

Baca Juga :  Buka Mata, Mari Sadar! Kepunahan Keenam Dimulai dari Indonesia

Pihak Taman Nasional menilai keterlibatan mahasiswa memberi energi segar dalam upaya konservasi. Inisiatif ini bukan hanya meningkatkan kualitas fasilitas jalur, tetapi juga memperkuat edukasi lingkungan kepada pendaki.

Gunung Merbabu selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi favorit pendaki. Namun, tingginya minat pendakian kerap menimbulkan masalah, mulai dari sampah hingga kerusakan jalur. Dengan adanya papan informasi baru yang lebih detail dan jelas, diharapkan pendaki dapat lebih terarah, aman, dan sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Sinergi mahasiswa dan TNGMb ini menegaskan bahwa konservasi bukan hanya tanggung jawab pengelola kawasan, tetapi juga generasi muda yang kelak akan mewarisi alam ini.

Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana KKN tidak hanya berdampak sosial di masyarakat, tetapi juga memberi kontribusi nyata dalam bidang konservasi lingkungan. Langkah kecil berupa papan informasi bisa menjadi pondasi besar untuk mendukung pengelolaan wisata alam yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Penulis : Tim KKN 32 UNS 2025

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa KKN UMBY Dorong Inovasi “Sambal Dakawu”, Upaya Tingkatkan Nilai Jual Hasil Tani di Magelang
Tim KKN-Tematik UNDIP Bangun Sistem Pemetaan Digital untuk Perkuat Ketahanan Bencana Desa Gulon
Lewat Sosialisasi Interaktif, KKN Untidar Ajak Siswa SD Tolak Bullying
Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Dorong Inovasi dan Digitalisasi UMKM Tas Anyaman di Dusun Mungkut
Mahasiswa Teknik Industri UNTAG Surabaya Terapkan Ilmu Produksi dalam Pelatihan Olahan Ubi di Mojokerto
Bersama Warga Desa Bendunganjati, Mahasiswa UNTAG Surabaya Jalani Pengabdian KKN di Pacet Mojokerto
Diversifikasi Produk, Mahasiswa UNTAG Bantu UMKM Sate Komoh Perluas Pasar
Kegiatan Sosial hingga Pendampingan UMKM Warnai KKN UNTAG Surabaya di Bendunganjati

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:23 WIB

Mahasiswa KKN UMBY Dorong Inovasi “Sambal Dakawu”, Upaya Tingkatkan Nilai Jual Hasil Tani di Magelang

Senin, 9 Februari 2026 - 13:49 WIB

Tim KKN-Tematik UNDIP Bangun Sistem Pemetaan Digital untuk Perkuat Ketahanan Bencana Desa Gulon

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:31 WIB

Lewat Sosialisasi Interaktif, KKN Untidar Ajak Siswa SD Tolak Bullying

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:40 WIB

Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Dorong Inovasi dan Digitalisasi UMKM Tas Anyaman di Dusun Mungkut

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:10 WIB

Mahasiswa Teknik Industri UNTAG Surabaya Terapkan Ilmu Produksi dalam Pelatihan Olahan Ubi di Mojokerto

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Coating Lantai Epoxy Pabrik Area Medan 2026

Kamis, 5 Feb 2026 - 13:01 WIB