Universitas Muhammadiyah Bima Naik Klaster, Perkuat Posisi di Dunia Akademik Nasional

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung kampus UM Bima

Gedung kampus UM Bima

Universitas Muhammadiyah Bima naik ke Klaster Madya berdasarkan kinerja riset dan pengabdian masyarakat selama 2021-2023. Dengan target 75% dosen bergelar doktor pada 2028, UM Bima terus berkomitmen mencetak generasi unggul dan inovatif.

Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) berhasil naik ke Klaster Madya, berdasarkan Keputusan Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikbud Ristekdikti RI Nomor 1114/E5/PG.02.00/2024 tanggal 4 Desember 2024.

Prestasi ini menempatkan UM Bima sebagai perguruan tinggi terbaik di wilayah Bima dan Dompu, setelah sebelumnya berada di Klaster Pratama.

Klasterisasi ini dilakukan dengan menggunakan data kinerja berbasis Science and Technology Index (SINTA) selama periode 2021 hingga 2023. Data yang dihitung meliputi publikasi artikel, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hak kekayaan intelektual, dan buku. Data tersebut telah diverifikasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) perguruan tinggi.

Baca Juga :  Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kerjasama UM Bima, Dr. Syamsuddin, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Capaian ini menunjukkan kinerja positif civitas akademika UM Bima dalam menghasilkan karya inovatif yang terpublikasi pada jurnal bereputasi nasional dan internasional, serta perolehan hak kekayaan intelektual selama tiga tahun terakhir,” ujarnya.

Dr. Syamsuddin juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak di UM Bima. Dengan dukungan fasilitas memadai, UM Bima memiliki dua program magister, yaitu Magister Hukum dan Magister Pendidikan Agama Islam, serta sebelas program sarjana.

“Kami optimis dapat mencetak generasi unggul, humanis, dan religius di masa depan,” tambahnya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, UM Bima menargetkan 75 persen dosennya bergelar doktor pada tahun 2028. Saat ini, jumlah dosen yang bergelar doktor sebanyak 30 orang, tahun 2025 akan ada tambahan lulusan sebanyak 15 orang, dan tahun 2026 sebanyak 20 orang, sedangkan tahun 2027 sebanyak 25 orang, dan pada akhir tahun 2028 sebanyak 30 orang.

Baca Juga :  Enrique Justine Sun Kutuk Dugaan Diskriminasi terhadap Calon Paskibraka Nasional Asal Makassar

“Peningkatan kualitas SDM adalah salah satu strategi utama kami untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas perguruan tinggi,” jelas Dr. Syamsuddin.

Selain itu, skor SINTA yang dicapai UM Bima merupakan yang tertinggi di wilayah Bima dan Dompu, menjadi indikator nyata keunggulan dalam bidang penelitian dan teknologi. Peningkatan status ini tidak hanya mengukuhkan posisi UM Bima sebagai perguruan tinggi terbaik di wilayahnya, tetapi juga sebagai institusi yang berkomitmen pada inovasi dan pengembangan pendidikan.

Penulis : Humas UM Bima

Editor : Anisa Putri

Sumber Berita: krajan.id

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Berita Terbaru