Seminar Kesehatan Mental dari KKN-T UNDIP, Sentuh Isu yang Sering Terlupakan Pasien Kronis

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan kegiatan seminar pengenalan masalah mental dan mindfulness pada pasien hipertensi dan diabetes melitus (3/8/2025). Foto: KKN-T IDBU Tim 26 UNDIP

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan kegiatan seminar pengenalan masalah mental dan mindfulness pada pasien hipertensi dan diabetes melitus (3/8/2025). Foto: KKN-T IDBU Tim 26 UNDIP

Mahasiswa KKN-T UNDIP Tim 26 adakan seminar kesehatan mental bagi pasien hipertensi dan diabetes di Padangsari. Kegiatan meliputi edukasi gangguan mental, pengenalan mindfulness, serta skrining kesehatan door to door untuk mendukung perawatan holistik pasien.

Kesehatan mental sering kali terabaikan dalam penanganan penyakit fisik kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus. Menyadari hal tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU Tim 26 Kelompok 3 Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar seminar bertema pengenalan masalah mental pada pasien hipertensi dan diabetes melitus untuk warga Kelurahan Padangsari, Kota Semarang.

Acara yang berlangsung pada 3 Agustus 2025 di Balai RW 03 ini bertujuan memberikan pemahaman bahwa kesehatan mental tidak dapat dipisahkan dari kesehatan fisik. Banyak pasien hipertensi dan diabetes yang mengalami tekanan psikologis, namun enggan mencari bantuan karena kurangnya pengetahuan dan stigma yang melekat.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan berbagai jenis gangguan kesehatan mental, tanda-tanda awal yang perlu diwaspadai, serta pentingnya deteksi dini. Salah satu metode yang diperkenalkan adalah mindfulness, yaitu teknik memberikan perhatian penuh pada kondisi diri dan lingkungan sekitar. Praktik ini dinilai efektif untuk menjaga kestabilan mental pasien sehingga dapat mendukung pengelolaan penyakit kronis mereka.

Baca Juga :  Pemberdayaan Perempuan Melalui Dapur, Mahasiswa KKN 44 UINSA Edukasi Cegah Stunting Lewat Olahan Pisang
Pelaksaan skrining door to door ke warga RW 03 di kelurahan padangsari. Foto: KKN-T IDBU Tim 26 UNDIP
Pelaksaan skrining door to door ke warga RW 03 di kelurahan padangsari. Foto: KKN-T IDBU Tim 26 UNDIP

Tidak hanya sebatas seminar, kegiatan ini juga disertai skrining kesehatan secara door to door. Tim mendatangi langsung pasien hipertensi dan diabetes untuk mendata kondisi fisik mereka, memeriksa tekanan darah, serta mencatat gejala-gejala yang mungkin terkait kesehatan mental. Pendekatan langsung ini diharapkan memudahkan petugas kesehatan maupun keluarga pasien dalam memantau dan memberikan penanganan yang tepat.

Lurah Kelurahan Padangsari, Sri Agustin Wulandari, S.E., yang hadir dalam kegiatan ini, mengapresiasi langkah mahasiswa Undip. Menurutnya, upaya tersebut memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warganya.

Baca Juga :  Industri Alat Kesehatan Melesat, Produk Dalam Negeri Kini Kuasai 48 Persen Pasar

“Saya berterima kasih sekali atas kegiatan yang sangat bermanfaat, terutama untuk pengetahuan kesehatan bagi warga kami. Mudah-mudahan setelah ada kegiatan seminar ini mereka dapat menerapkan hidup yang lebih sehat, mentalnya dijaga, jiwanya dijaga, agar tercermin kesehatan di jiwanya,” ujar Sri Agustin Wulandari.

Sesi materi yang disampaikan oleh dosen Psikologi UNDIP (3/8/2025). Foto: KKN-T IDBU Tim 26 UNDIP
Sesi materi yang disampaikan oleh dosen Psikologi UNDIP (3/8/2025). Foto: KKN-T IDBU Tim 26 UNDIP

Seminar ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta yang hadir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka. Meski sederhana, momen ini menambah antusiasme warga untuk terus mengikuti kegiatan edukasi kesehatan di masa mendatang.

Dari kegiatan ini, terlihat bahwa penanganan pasien hipertensi dan diabetes tidak cukup hanya dengan obat-obatan dan pola makan sehat. Kesehatan mental perlu mendapat perhatian serius sebagai bagian dari perawatan holistik. Kesadaran ini diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat bahwa kesehatan adalah keseimbangan antara tubuh dan jiwa.


Penulis : A’isyah Rahmawati / Sastra Indonesia / Universitas Diponegoro

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Edukasi Gizi dari Dapur Keluarga, Mahasiswa KKN Dorong Warga Kebondowo Cerdas Mengolah Pangan
KKN Literasi 123 UNS Dorong Digitalisasi UMKM dan Penguatan Karakter Anak di Desa Sedayu
Mahasiswa KKN Undip Dorong Desa Penangkan Lebih Informatif lewat Media Visual dan Komunikasi
Dari Lahan hingga Literasi Keuangan, KKN-PPM 18 UMBY Dorong Warga Dusun Bono Lebih Mandiri Penuhi Kebutuhan Pangan
KKN 154 UNS Kenalkan Vertical Garden dan Ecoprint kepada Siswa SDN Pucangrejo
HUT ke-81 RI, Ketua GEMABUDHI Jambi Ajak Generasi Muda Buddhis Perkuat Persatuan dan Kontribusi bagi Bangsa
Bank Sampah Jadi Upaya KKN UIN Walisongo Dorong Warga Pedalangan Kelola Sampah
KKN 233 UNS 2026 Desa Sumberharjo Kapanewon Prambanan Perkuat  Produktivitas Pertanian Berkelanjutan melalui Pemberdayaan Kelompok Tani dengan Inovasi Alat Tabur Pupuk Berbahan Pipa PVC

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Edukasi Gizi dari Dapur Keluarga, Mahasiswa KKN Dorong Warga Kebondowo Cerdas Mengolah Pangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:05 WIB

KKN Literasi 123 UNS Dorong Digitalisasi UMKM dan Penguatan Karakter Anak di Desa Sedayu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Mahasiswa KKN Undip Dorong Desa Penangkan Lebih Informatif lewat Media Visual dan Komunikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Dari Lahan hingga Literasi Keuangan, KKN-PPM 18 UMBY Dorong Warga Dusun Bono Lebih Mandiri Penuhi Kebutuhan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:41 WIB

KKN 154 UNS Kenalkan Vertical Garden dan Ecoprint kepada Siswa SDN Pucangrejo

Berita Terbaru