Gerak Badan Raih Kebugaran: KKN UIN Walisongo Posko 21 Gelar Senam Bersama Warga Desa Pagertoyo

- Redaksi

Selasa, 5 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN UIN Walisongo posko 21 melaksanakan senam sehat pada Hari Minggu 27 Oktober 2024 yang dihadiri oleh ibu-ibu dan remaja-remaja Desa Pagertoyo. Foto: KKN Reguler 83 Posko 21 UIN Walisongo Semarang

Mahasiswa KKN UIN Walisongo posko 21 melaksanakan senam sehat pada Hari Minggu 27 Oktober 2024 yang dihadiri oleh ibu-ibu dan remaja-remaja Desa Pagertoyo. Foto: KKN Reguler 83 Posko 21 UIN Walisongo Semarang

Mahasiswa KKN UIN Walisongo mengadakan senam sehat bersama warga Desa Pagertoyo untuk memupuk kebugaran dan mempererat hubungan. Kegiatan ini disambut antusias, menjadi inspirasi pola hidup sehat yang menyenangkan.

Kendal, Sorotnesia.com – Memasuki minggu kedua KKN di Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, mahasiswa KKN UIN Walisongo dari Posko 21 mengadakan senam sehat pada Minggu 27 Oktober 2024. Kegiatan ini diikuti antusias oleh para ibu dan remaja Desa Pagertoyo yang menyambut baik inisiatif tersebut.

Senam bersama ini diadakan karena tingginya minat warga untuk kembali berolahraga bersama. Kegiatan senam ini dirasa perlu mengingat selama ini warga Desa Pagertoyo kesulitan menggelar senam secara rutin akibat tidak adanya instruktur tetap dan sulitnya mencari waktu yang sesuai bagi semua.

“Dulu rutin diadakan senam, tetapi karena sulit mencari waktu yang tepat, jadinya tidak pernah lagi dilaksanakan,” ujar Bu Nur, salah satu warga yang berpartisipasi. Mendengar aspirasi warga, mahasiswa KKN UIN Walisongo berupaya menghidupkan kembali semangat hidup sehat di desa tersebut melalui kegiatan senam bersama ini.

Baca Juga :  Lapak Baca KKN UNS 128 Jadi Wadah Semangat Literasi Anak Tanggulsari

Senam dimulai pukul 07.30 WIB di lapangan futsal Desa Pagertoyo. Para ibu aktif memberikan masukan mengenai musik dan gerakan senam yang sesuai selera mereka. Musik yang energik dan gerakan yang dinamis dipilih agar para peserta lebih bersemangat.

Senam ini tidak hanya menjadi sarana berolahraga, tetapi juga ajang untuk mempererat keakraban antar warga dan mahasiswa KKN yang bertugas di Desa Pagertoyo. Momen-momen bercengkerama, bersenda gurau, dan bertukar cerita mewarnai kegiatan ini, semakin memperkuat hubungan antara warga dan para mahasiswa.

Dokumentasi bersama.  Foto: KKN Reguler 83 Posko 21 UIN Walisongo Semarang
Dokumentasi bersama. Foto: KKN Reguler 83 Posko 21 UIN Walisongo Semarang

Teriknya matahari pagi menjadi saksi semangat warga dan mahasiswa dalam menjalani senam sehat ini. Fasih Anggit Purnami, koordinator divisi kesehatan lingkungan, mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat kekhawatiran terkait partisipasi warga, mengingat beberapa ibu sempat mengeluhkan sulitnya menyamakan jadwal.

Baca Juga :  Dari Dapur Bercerita: KKN UIN Walisongo Posko 20 Gelar Kelas Menulis Resep Masakan yang Penuh Inspirasi

“Namun, saat pelaksanaan tiba, antusiasme ibu-ibu ternyata cukup tinggi untuk mengikuti senam pagi ini,” ujarnya.

Melalui senam ini, para mahasiswa berharap kegiatan serupa dapat kembali menjadi rutinitas di Desa Pagertoyo. Upaya ini diharapkan mendorong warga untuk konsisten menjalani gaya hidup sehat, bukan hanya melalui asupan gizi seimbang, tetapi juga melalui olahraga yang teratur.

Senam pagi diharapkan menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran, membangun kebersamaan, dan memupuk semangat hidup sehat yang telah lama ada di Desa Pagertoyo.

Kegiatan senam ini menjadi bukti nyata sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam menciptakan pola hidup sehat yang menyenangkan. Harapannya, kegiatan ini bisa berkelanjutan dan menginspirasi warga untuk rutin berolahraga bersama di pagi hari.

Penulis : Fasih dan Dinda | Mahasiswa KKN Reguler 83 Posko 21 UIN Walisongo Semarang

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa

Berita Terbaru