Optimalisasi Pelayanan Publik di Kampung Tanjung Kuras, Mahasiswa KKN MBKM FISIP UNRI Tunjukkan Wajah Good Governance Lewat Stand Banner Administrasi

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi bersama. Foto:Tim KKN MBKM FISIP UNRI Kampung Tanjung Kuras

Dokumentasi bersama. Foto:Tim KKN MBKM FISIP UNRI Kampung Tanjung Kuras

Mahasiswa KKN MBKM FISIP UNRI memasang stand banner administrasi di Kampung Tanjung Kuras untuk mempercepat pelayanan publik dan menerapkan prinsip good governance. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain.

Siak, Sorotnesia.com – Untuk mewujudkan good governance di tingkat desa, mahasiswa KKN MBKM FISIP Universitas Riau (UNRI) menjalankan program optimalisasi pelayanan publik melalui pemasangan stand banner administrasi di Kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Program yang digelar pada 1 November 2024 ini bertujuan memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat terkait persyaratan administrasi di kantor desa.

Dengan adanya banner ini, masyarakat kini dapat melihat langsung alur dan syarat yang dibutuhkan dalam mengurus administrasi seperti pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK), hingga perizinan usaha. Penggunaan media visual ini dianggap sebagai solusi praktis untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap prosedur administratif, sekaligus mengurangi antrean panjang dan kebingungan di kantor desa.

Baca Juga :  Penyuluhan “Ecodana” Mahasiswa UPN Jatim Dorong Ibu-Ibu PKK Surabaya Lebih Melek Keuangan dan Peduli Lingkungan

Ketua kelompok KKN, Muhammad Nelwan Wahyuda Subekti, menyampaikan bahwa tujuan utama pemasangan banner ini adalah memberikan panduan yang jelas, ringkas, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan, sehingga proses administrasi bisa berjalan lebih cepat.

“Banner ini kami desain sederhana namun lengkap, agar masyarakat mudah mengakses informasi tanpa harus menanyakan langsung ke petugas,” ungkap Nelwan.

Mahasiswa KKN MBKM UNRI saat melakukan pemasangan stand banner. Foto: Tim KKN MBKM FISIP UNRI Kampung Tanjung Kuras
Mahasiswa KKN MBKM UNRI saat melakukan pemasangan stand banner. Foto: Tim KKN MBKM FISIP UNRI Kampung Tanjung Kuras

Pemasangan stand banner ini tak hanya mendapatkan sambutan positif dari perangkat desa, tetapi juga apresiasi dari warga. Salah satu warga menuturkan, “Dengan banner ini, saya jadi paham apa yang perlu disiapkan sebelum datang ke kantor desa. Ini sangat membantu.”

Respon positif semacam ini menunjukkan bahwa penyediaan media informasi yang mudah diakses dapat meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

Dalam konteks penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, desa sebagai ujung tombak birokrasi memiliki peran strategis untuk menerapkan prinsip-prinsip good governance seperti akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi. Dengan dukungan mahasiswa, pemerintah desa mampu menyelaraskan kebutuhan warga dan menyediakan akses informasi yang lebih terbuka.

Baca Juga :  Kolaborasi KUA Banyuanyar dan Mahasiswa KKN UINSA Dorong Remaja MA Ihyaul Islam Tunda Pernikahan Dini

Program ini juga memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat dapat memberikan manfaat langsung. “Kami berharap langkah kecil ini dapat menjadi inspirasi bagi desa lain untuk menerapkan pendekatan serupa,” tambah Nelwan.

Lebih jauh, mahasiswa berharap sinergi ini tidak hanya memudahkan proses administrasi, tetapi juga dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah setempat. Dengan penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas, pelayanan publik di tingkat desa diharapkan semakin optimal.

Inisiatif ini juga menjadi contoh nyata kontribusi pemuda dalam mendukung reformasi birokrasi di daerah, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan.

Penulis : Tim KKN MBKM FISIP UNRI Kampung Tanjung Kuras

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung
Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya
Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya
Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global
Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR
Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore
Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API
Cegah Sejarah Desa Luntur, Mahasiswa KKN UNS Luncurkan Buku “Desa Geneng: Babat Alas dan Sejarah”

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:54 WIB

Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:55 WIB

Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR

Berita Terbaru

Keterasingan emosional dalam hubungan menjadi tema utama yang diangkat Armijn Pane dalam novel Belenggu. Sumber: Pinterest

Narasi+

Mengapa Belenggu Masih Terasa Dekat dengan Kehidupan Kita?

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:46 WIB