Kolaborasi KKM Literasi 67 UNTIRTA dan SDN Kebedilan Kenalkan Literasi Numerasi Berbasis Melinjo

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKM UNTIRTA saat meberikan pembelajaran literasi dan numerasi tematik yang dirancang interaktif. Foto: KKM Literasi 67 UNTIRTA

Mahasiswa KKM UNTIRTA saat meberikan pembelajaran literasi dan numerasi tematik yang dirancang interaktif. Foto: KKM Literasi 67 UNTIRTA

Serang, Sorotnesia.com – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM Literasi 67) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) bersama SDN Kebedilan sukses menggelar kegiatan edukatif bertema “Mengenal Literasi dan Numerasi, Jago Olah” (MELINJO) pada Minggu, (3/8/2025). Program ini memadukan literasi, numerasi, kreativitas seni, media pembelajaran inovatif, serta penguatan potensi lokal berbasis tanaman melinjo.

Kegiatan dibuka dengan pembelajaran literasi dan numerasi tematik yang dirancang interaktif. Mahasiswa menghadirkan berbagai media belajar kreatif seperti papan angka, kartu berhitung, dan permainan edukatif berbahan daur ulang. Metode ini membantu siswa memahami operasi hitung dasar, pengukuran, hingga konsep logika numerik dengan cara yang menyenangkan.

Tidak hanya belajar di kelas, para siswa juga menampilkan bakat mereka dalam Pentas Seni dan Bazar Numerasi. Di panggung seni, anak-anak membacakan puisi, pantun literasi, menari tarian tradisional, hingga memainkan drama edukatif. Sementara di bazar numerasi, mereka bersama mahasiswa memamerkan karya edukatif mulai dari permainan angka, poster pembelajaran, hingga proyek mini hasil kolaborasi.

Baca Juga :  Antusias Anak-anak Dusun Gempol Semarakkan Peringatan Hari Santri Nasional

Salah satu momen paling menarik adalah pengenalan literasi kewirausahaan berbasis potensi lokal. Melinjo, komoditas khas Desa Parumasan, diperkenalkan kepada siswa sebagai bahan baku yang bisa diolah menjadi emping dan camilan sehat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengajak anak-anak menghitung modal, memperkirakan harga jual, dan memahami konsep laba sederhana.

Guru SDN Kebedilan, Desti, S.Pd.I, mengapresiasi program ini.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Anak-anak belajar tidak hanya secara akademis, tetapi juga praktik langsung yang relevan dengan lingkungan sekitar. Potensi lokal seperti melinjo dimanfaatkan sebagai media belajar yang menarik, dan kreativitas mahasiswa dalam membuat bahan ajar patut dikenalkan di sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa KKM Literasi 67, Nadiva Zahra Aufannida, menegaskan bahwa program MELINJO merupakan bentuk nyata kolaborasi mahasiswa dengan sekolah.

“Melalui MELINJO, kami membantu menyediakan media ajar yang kreatif untuk menciptakan pembelajaran menarik di kelas, sekaligus meningkatkan literasi numerasi siswa,” jelasnya.

Antusiasme terlihat jelas dari siswa, guru, hingga orang tua yang hadir. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh pendidikan berbasis kreativitas yang memadukan pembelajaran akademis dan praktik nyata, sekaligus mengangkat potensi lokal sebagai sarana belajar.

Penulis : KKM Literasi 67 UNTIRTA

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Berita Terbaru