Sumberdem, Sorotnesia.com – Kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat menjadi perhatian dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan pertolongan pertama yang diikuti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat dewasa muda Desa Sumberdem, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula PKK Desa Sumberdem tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 179 Universitas Sebelas Maret (UNS). Program bertajuk “Sosialisasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama melalui Promosi dan Preventif Kesehatan berbasis Keterlibatan Masyarakat di Desa Sumberdem” itu diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
Keterampilan pertolongan pertama dinilai penting, terutama bagi Pokdarwis yang terlibat dalam aktivitas pariwisata desa. Dalam situasi darurat, penanganan awal dapat menjadi langkah penting sebelum seseorang mendapatkan bantuan atau penanganan medis lebih lanjut.
Pelatihan diawali dengan pemaparan materi mengenai pertolongan pertama. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya pertolongan pertama serta langkah-langkah awal yang dapat dilakukan ketika menghadapi seseorang dalam kondisi darurat.

Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana agar peserta dapat memahami tindakan awal yang tepat. Penyampaian materi tersebut menjadi dasar sebelum peserta melihat secara langsung penerapan pertolongan pertama melalui sesi demonstrasi.
Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pertolongan pertama. Peserta diperlihatkan tahapan tindakan yang dapat dilakukan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan pertolongan.
Demonstrasi tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman secara teori. Peserta juga diperkenalkan pada penerapan tindakan pertolongan pertama sehingga memiliki gambaran mengenai langkah yang dapat dilakukan ketika keadaan darurat terjadi di lingkungan sekitar.
Keterlibatan peserta menjadi bagian penting dalam pelatihan. Pemahaman mengenai pertolongan pertama tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi juga berkaitan dengan kesiapan seseorang untuk mengambil tindakan awal secara tepat ketika menghadapi keadaan darurat.
Bagi Pokdarwis, kemampuan tersebut memiliki kaitan dengan aktivitas mereka di lingkungan wisata. Keberadaan kelompok yang berinteraksi dengan masyarakat dan wisatawan membuat kesiapsiagaan terhadap berbagai kondisi yang mungkin terjadi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.
Pelatihan juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa pertolongan pertama merupakan tindakan awal sebelum seseorang memperoleh penanganan lebih lanjut. Pengetahuan dasar tersebut diharapkan membantu peserta menghadapi situasi darurat dengan lebih siap dan tidak hanya mengandalkan bantuan setelah kondisi terjadi.
Sebagai bagian dari keberlanjutan kegiatan, mahasiswa KKN 179 UNS turut memberikan perlengkapan P3K kepada Pokdarwis Desa Sumberdem. Perlengkapan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung kesiapsiagaan dalam menghadapi kejadian yang membutuhkan pertolongan pertama, baik dalam aktivitas wisata maupun kegiatan masyarakat.

Pemberian perlengkapan P3K menjadi bagian penting dari kegiatan karena pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan. Dukungan berupa perlengkapan juga diharapkan dapat membantu Pokdarwis memiliki sarana awal ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama mahasiswa KKN, Pokdarwis, dan masyarakat dewasa muda Desa Sumberdem. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa dan masyarakat untuk memperkuat perhatian terhadap aspek kesehatan dan keselamatan di lingkungan desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 179 UNS berharap peserta memiliki pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama dan dapat menerapkannya secara tepat ketika menghadapi keadaan darurat. Sementara itu, pemberian perlengkapan P3K kepada Pokdarwis diharapkan dapat mendukung kesiapsiagaan dalam aktivitas wisata dan kegiatan masyarakat.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan keselamatan di lingkungan wisata tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kesiapan masyarakat dalam merespons keadaan darurat. Pelatihan, demonstrasi, dan penyediaan perlengkapan P3K menjadi rangkaian upaya untuk memperkuat kapasitas masyarakat Desa Sumberdem dalam menghadapi situasi yang membutuhkan pertolongan awal.
Penulis : Fina | KKN 179 UNS
Editor : Anisa Putri









