Sumberdem, Sorotnesia.com – Kemampuan menggunakan teknologi tidak hanya berkaitan dengan mengoperasikan perangkat, tetapi juga bagaimana memanfaatkannya untuk menyelesaikan kebutuhan sehari-hari. Hal itu menjadi salah satu fokus mahasiswa KKN 179 Universitas Sebelas Maret (UNS) saat memberikan pelatihan Microsoft Word kepada siswa SMP PGRI 03 Wonosari.
Pelatihan bertajuk “Pelatihan Dasar Microsoft Word melalui Literasi Digital dan Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Desa untuk Mendukung Peningkatan Kualitas SDM Siswa SMP di Desa Sumberdem” tersebut diikuti siswa kelas VII dan IX. Kegiatan berlangsung dalam dua pertemuan, yakni pada 1 dan 3 Agustus 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diarahkan untuk memperkuat literasi digital siswa. Materi tidak hanya diberikan dalam bentuk penjelasan, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik agar siswa dapat langsung menerapkan keterampilan yang dipelajari.
Microsoft Word dipilih sebagai materi pelatihan karena aplikasi pengolah kata tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan akademik. Salah satunya adalah membuat dan menyusun surat dengan format yang teratur.
Pada pertemuan pertama, mahasiswa KKN 179 UNS memberikan sosialisasi mengenai dasar-dasar penggunaan Microsoft Word. Siswa diperkenalkan dengan berbagai fungsi dasar yang dibutuhkan untuk membuat sebuah dokumen.
Materi kemudian diarahkan pada pembuatan surat. Siswa mendapat penjelasan mengenai bagian-bagian surat serta cara menyusun tulisan agar dokumen terlihat lebih rapi. Mereka juga diperkenalkan dengan sejumlah fitur dasar Microsoft Word yang dapat digunakan untuk mengatur tulisan dan tampilan dokumen.
Penyampaian materi dilakukan secara bertahap dengan bahasa yang sederhana. Cara tersebut digunakan agar siswa dapat mengikuti materi sesuai dengan tingkat pemahaman mereka.

Setelah mendapatkan materi dasar, kegiatan berlanjut pada pertemuan kedua, 3 Agustus 2026. Pada tahap ini, siswa mulai mempraktikkan secara langsung cara membuat surat menggunakan Microsoft Word.
Siswa tidak hanya mengikuti instruksi dari mahasiswa, tetapi juga mencoba menyusun dokumen secara mandiri. Mereka menerapkan materi yang sebelumnya telah diberikan, mulai dari menuliskan isi surat hingga mengatur format dokumen.
Seluruh anggota KKN 179 UNS turut mendampingi proses praktik. Pendampingan dilakukan agar siswa dapat memperoleh bantuan ketika menghadapi kendala dalam menggunakan fitur Microsoft Word.

Praktik langsung membuat suasana pelatihan menjadi lebih interaktif. Siswa memiliki kesempatan untuk mencoba sendiri berbagai langkah yang sebelumnya hanya dijelaskan secara teori. Dari proses tersebut, mereka belajar mengenali fungsi dasar aplikasi sekaligus memahami pentingnya ketelitian dalam menyusun sebuah dokumen.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa penguatan keterampilan digital siswa dapat dilakukan melalui materi yang dekat dengan kebutuhan mereka. Membuat surat, misalnya, merupakan keterampilan yang dapat digunakan dalam kegiatan sekolah maupun kebutuhan lain di luar lingkungan pendidikan.
Bagi mahasiswa KKN 179 UNS, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dengan pihak sekolah. Kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan membuat satu jenis dokumen. Siswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan menggunakan Microsoft Word untuk berbagai kebutuhan lain, terutama dalam menunjang aktivitas akademik.
Kegiatan selama dua pertemuan itu sekaligus memberikan pengalaman kepada siswa untuk belajar teknologi melalui kombinasi antara sosialisasi dan praktik. Pendekatan tersebut membuat materi yang diberikan tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi dapat langsung dicoba oleh peserta.
Melalui pelatihan dasar Microsoft Word tersebut, mahasiswa KKN 179 UNS berharap siswa kelas VII dan IX SMP PGRI 03 Wonosari memiliki bekal keterampilan digital yang dapat terus dikembangkan. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu siswa lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi untuk mendukung kegiatan belajar dan kebutuhan sehari-hari.
Program di Desa Sumberdem itu menjadi salah satu bentuk sederhana kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat dalam memperkuat literasi digital generasi muda. Dengan memberikan ruang untuk belajar dan mempraktikkan teknologi secara langsung, siswa memperoleh pengalaman yang dapat menjadi dasar untuk mengembangkan keterampilan digital pada tahap berikutnya.
Penulis : Adit | KKN 179 UNS
Editor : Anisa Putri









