Posyandu Ambyaan Jadi Ruang Edukasi dan Deteksi Dini Kesehatan Warga Sumberdem

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pelayanan Kesehatan dalam Kegiatan Posyandu Rutin di Desa Sumberdem. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS

Suasana Pelayanan Kesehatan dalam Kegiatan Posyandu Rutin di Desa Sumberdem. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS

Sumberdem, Sorotnesia.comPosyandu Ambyaan, Desa Sumberdem, menjadi ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan melalui pemeriksaan dan edukasi. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (14/7/2026) sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa KKN 179 Universitas Sebelas Maret (UNS).

Kegiatan bertajuk “Pemeriksaan Kesehatan melalui Promosi dan Preventif Kesehatan berbasis Keterlibatan Masyarakat di Desa Sumberdem” itu mengajak warga tidak hanya memeriksa kondisi kesehatan, tetapi juga memahami pentingnya upaya pencegahan sejak dini.

Sejumlah pemeriksaan dilakukan dalam kegiatan tersebut. Warga mendapatkan pemeriksaan tekanan darah serta GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid) yang mencakup kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Pemeriksaan tersebut memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan warga. Hasilnya juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh serta menerapkan pola hidup yang lebih sehat.

Baca Juga :  Edukasi Gizi Seimbang Lewat Kroket Bayam, Ibu-Ibu di Desa Lasem Antusias Terapkan Isi Piringku
Pemeriksaan Kesehatan (GCU) kepada Masyarakat Desa. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS
Pemeriksaan Kesehatan (GCU) kepada Masyarakat Desa. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS

Selain pemeriksaan, mahasiswa KKN 179 UNS memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Materi disampaikan secara langsung dengan bahasa sederhana agar lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik, serta membangun kebiasaan hidup sehat. Masyarakat juga diarahkan untuk memahami hasil pemeriksaan sebagai bagian dari kesadaran menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Warga tidak hanya hadir sebagai penerima layanan pemeriksaan, tetapi juga mendapatkan pengetahuan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengetahui kondisi tubuh lebih awal. Sementara itu, edukasi kesehatan diharapkan membantu warga mengambil langkah pencegahan melalui kebiasaan hidup yang lebih sehat.

Baca Juga :  Seminar Kesehatan Mental dari KKN-T UNDIP, Sentuh Isu yang Sering Terlupakan Pasien Kronis
Dokumentasi Bersama Kader Posyandu Desa Sumberdem dan Seluruh Pihak Terkait dalam Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan dan Posyandu Rutin di Desa Sumberdem. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS
Dokumentasi Bersama Kader Posyandu Desa Sumberdem dan Seluruh Pihak Terkait dalam Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan dan Posyandu Rutin di Desa Sumberdem. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 179 UNS berharap kesadaran masyarakat Desa Sumberdem terhadap kesehatan dapat terus berkembang. Pemeriksaan tekanan darah dan GCU diharapkan mendorong warga untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan, sedangkan edukasi menjadi bekal untuk menerapkan pola hidup sehat.

Kegiatan di Posyandu Ambyaan tersebut menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui langkah sederhana yang melibatkan warga secara langsung. Perpaduan antara pemeriksaan dan edukasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk semakin aktif menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan sejak dini.

Penulis : Migdad | KKN 179 UNS

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa KKN UNS Olah Jagung Lokal Jadi PMT, Dorong Pencegahan Stunting di Karangtengah
Edukasi Gizi dari Dapur Keluarga, Mahasiswa KKN Dorong Warga Kebondowo Cerdas Mengolah Pangan
Edukasi Menstruasi di SMK Sabilul Huda Demak Libatkan Siswa Laki-laki untuk Cegah Stigma
Semangat Waisak 2570, PERMABUDHI Sulsel Gelar Donor Darah Kemanusiaan di Vihara Sasanadipa
Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API
Sosialisasi Stunting dan Cek Kesehatan Gratis di Posyandu Delima 2, Upaya Tingkatkan Kesehatan Balita
SIGARASA, Program Sederhana yang Bantu Lansia Tetap Aktif dan Bahagia
Sosialisasi Hipertensi dan PHBS, KKN UNS Dorong Kesadaran Kesehatan Lansia di Desa Jrakah

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:42 WIB

Posyandu Ambyaan Jadi Ruang Edukasi dan Deteksi Dini Kesehatan Warga Sumberdem

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Mahasiswa KKN UNS Olah Jagung Lokal Jadi PMT, Dorong Pencegahan Stunting di Karangtengah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Edukasi Gizi dari Dapur Keluarga, Mahasiswa KKN Dorong Warga Kebondowo Cerdas Mengolah Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Edukasi Menstruasi di SMK Sabilul Huda Demak Libatkan Siswa Laki-laki untuk Cegah Stigma

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:52 WIB

Semangat Waisak 2570, PERMABUDHI Sulsel Gelar Donor Darah Kemanusiaan di Vihara Sasanadipa

Berita Terbaru