Sosialisasi Stunting dan Cek Kesehatan Gratis di Posyandu Delima 2, Upaya Tingkatkan Kesehatan Balita

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang balita menjalani pengukuran lingkar kepala oleh petugas saat kegiatan posyandu di Desa Geneng, Ngawi. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini stunting dan pemantauan tumbuh kembang anak. Foto: Dokumentasi pribadi Kelompok 97 KKN UNS

Seorang balita menjalani pengukuran lingkar kepala oleh petugas saat kegiatan posyandu di Desa Geneng, Ngawi. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini stunting dan pemantauan tumbuh kembang anak. Foto: Dokumentasi pribadi Kelompok 97 KKN UNS

Ngawi, Sorotnesia.com – Upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan cek kesehatan gratis yang digelar di Posyandu Delima 2, Dusun Plampoan 2, Desa Geneng, Kabupaten Ngawi, pada 14 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kelompok 97 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) periode Januari–Februari 2026 bersama tenaga ahli gizi dari Puskesmas Geneng. Masyarakat setempat turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Sebanyak 65 peserta yang terdiri dari ibu dan balita hadir dalam kegiatan ini. Sejak awal acara, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang disiapkan panitia.

Kegiatan diawali dengan layanan rutin posyandu, meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar lengan atas, serta lingkar kepala balita. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkala. Selain itu, panitia juga menyediakan cek kesehatan gratis sebagai bentuk pelayanan dasar kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kolaborasi KORMI dan KKN UIN Walisongo: Senam Aerobik Tingkatkan Kesehatan dan Kebersamaan di Desa Sriwulan
Sejumlah ibu balita mengikuti sosialisasi pencegahan stunting yang disampaikan oleh tenaga kesehatan dalam kegiatan posyandu di Desa Geneng, Ngawi. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh anak. Foto: Pribadi
Sejumlah ibu balita mengikuti sosialisasi pencegahan stunting yang disampaikan oleh tenaga kesehatan dalam kegiatan posyandu di Desa Geneng, Ngawi. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh anak. Foto: Pribadi

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi sosialisasi terkait stunting yang disampaikan oleh ahli gizi dari Puskesmas Geneng. Materi mencakup pengertian stunting, faktor penyebab, dampak jangka panjang, hingga langkah pencegahan melalui pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang tepat.

Ahli gizi Puskesmas Geneng, Tasya, menekankan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak.

Stunting tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif dan kesehatan jangka panjang anak. Karena itu, pemenuhan gizi seimbang harus diperhatikan sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, tim KKN 97 UNS juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa telur rebus kepada balita. Program ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan protein anak dalam masa pertumbuhan.

Penanggung jawab program, Galih, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Kami berharap para ibu semakin memahami pentingnya gizi seimbang bagi anak. Pemberian telur rebus ini adalah langkah sederhana, tetapi memiliki manfaat besar dalam mendukung kebutuhan protein balita,” katanya.

Baca Juga :  Sinergi Mahasiswa Amikom Yogyakarta dan Seniorlife: Meningkatkan Peran LKS Raharja untuk Lansia di Kedungkeris
Mahasiswa KKN UNS Kelompok 97 bersama kader posyandu dan ibu-ibu balita berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi pencegahan stunting di Desa Geneng, Ngawi. Foto: Pribadi
Mahasiswa KKN UNS Kelompok 97 bersama kader posyandu dan ibu-ibu balita berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi pencegahan stunting di Desa Geneng, Ngawi. Foto: Pribadi

Selain itu, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif. Para ibu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung mengenai kondisi kesehatan anak mereka.

Salah satu peserta mengaku kegiatan ini memberikan manfaat nyata.

“Kami jadi lebih memahami apa itu stunting dan bagaimana cara mencegahnya. Apalagi ada pemeriksaan gratis dan pemberian makanan tambahan untuk anak,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kesehatan anak di lingkungan mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua semakin menyadari pentingnya pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.


Penulis : Tim KKN 97 UNS

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIGARASA, Program Sederhana yang Bantu Lansia Tetap Aktif dan Bahagia
Sosialisasi Hipertensi dan PHBS, KKN UNS Dorong Kesadaran Kesehatan Lansia di Desa Jrakah
KKN UNS 301 Bersama Bidan Desa Gelar Sosialisasi Cegah Stunting di Musuk
Satu KKN, Dua Manfaat: Sinergi Mahasiswa UMBY dan Posyandu Karangkulon Hadirkan Layanan Kesehatan dan Edukasi PHBS
KKN UNS Tematik Literasi 349 dan Pemdes Sumberejo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting dengan Pendekatan Literasi Gizi dan Pola Asuh
Mahasiswa KKN MIT 20 UIN Walisongo Dukung Penuh Kelas Ibu Hamil di Desa Tegalrejo
Seminar Kesehatan Mental dari KKN-T UNDIP, Sentuh Isu yang Sering Terlupakan Pasien Kronis
Edukasi Gizi Seimbang Lewat Kroket Bayam, Ibu-Ibu di Desa Lasem Antusias Terapkan Isi Piringku

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:49 WIB

Sosialisasi Stunting dan Cek Kesehatan Gratis di Posyandu Delima 2, Upaya Tingkatkan Kesehatan Balita

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:18 WIB

SIGARASA, Program Sederhana yang Bantu Lansia Tetap Aktif dan Bahagia

Selasa, 9 September 2025 - 20:20 WIB

Sosialisasi Hipertensi dan PHBS, KKN UNS Dorong Kesadaran Kesehatan Lansia di Desa Jrakah

Kamis, 28 Agustus 2025 - 22:45 WIB

KKN UNS 301 Bersama Bidan Desa Gelar Sosialisasi Cegah Stunting di Musuk

Jumat, 22 Agustus 2025 - 12:36 WIB

Satu KKN, Dua Manfaat: Sinergi Mahasiswa UMBY dan Posyandu Karangkulon Hadirkan Layanan Kesehatan dan Edukasi PHBS

Berita Terbaru