KKN UNS 301 Bersama Bidan Desa Gelar Sosialisasi Cegah Stunting di Musuk

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Kerja KKN 301 UNS, pembuatan MPASI sederhana dengan ibu-ibu posyandu Desa Musuk. Foto: KKN UNS 301

Program Kerja KKN 301 UNS, pembuatan MPASI sederhana dengan ibu-ibu posyandu Desa Musuk. Foto: KKN UNS 301

Sragen, Sorotnesia.com – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) kelompok 301 berkolaborasi dengan Bidan Desa, Uma, dalam upaya pencegahan stunting melalui kegiatan sosialisasi dan demonstrasi memasak Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Desa Musuk, Jumat (25/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Posyandu RT 19 ini diikuti oleh 63 peserta yang terdiri dari ibu hamil dan ibu dengan balita. Peserta tersebut merupakan perwakilan dari 21 RT di Desa Musuk, dengan masing-masing RT mengirimkan tiga orang. Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam mengikuti penyuluhan hingga praktik penyajian MPASI bergizi.

Baca Juga :  KKN UNS Edukasi Bahaya Kebakaran Lahan kepada Siswa MI di Seloprojo, Dorong Literasi Lingkungan Sejak Dini
Sosialisasi Pencegahan Stunting oleh Tim KKN UNS 301. Foto: KKN UNS 301
Sosialisasi Pencegahan Stunting oleh Tim KKN UNS 301. Foto: KKN UNS 301

Bidan Uma menjelaskan bahwa tingginya angka persentase stunting di Musuk bukan disebabkan oleh jumlah kasus yang besar, melainkan karena jumlah balita yang ada di desa tersebut relatif lebih sedikit dibanding desa lain.

“Secara jumlah, balita yang mengidap stunting di Desa Musuk sebenarnya lebih rendah. Namun, karena jumlah balitanya sedikit, persentasenya terlihat tinggi,” ujarnya.

Penyebab utama tingginya kasus stunting di desa ini antara lain rendahnya konsumsi Mikronutrien Multiple Supplement (MMS) oleh ibu hamil, kurang tepatnya pemberian MPASI dari segi gizi, serta masih rendahnya kesadaran orang tua untuk membawa balita ke posyandu secara rutin.

Baca Juga :  Dari Scan ke Refleksi, Program SEMAR Perkuat Literasi Kritis Peserta Didik SMP Negeri 3 Magelang
Pembuatan MPASI sederhana. Foto: KKN UNS 301
Pembuatan MPASI sederhana. Foto: KKN UNS 301

Selain sosialisasi, Tim KKN UNS 301 juga aktif mendukung program kesehatan di empat posyandu Desa Musuk. Mahasiswa membantu kader posyandu dalam mengukur berat dan tinggi badan balita, mencatat perkembangan gizi, hingga membagikan makanan sehat yang telah disiapkan.

Melalui program ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat terhadap pentingnya gizi seimbang dan pemantauan tumbuh kembang anak sebagai langkah nyata pencegahan stunting di Desa Musuk.


Penulis : KKN UNS 301

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung
Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya
Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya
Semangat Waisak 2570, PERMABUDHI Sulsel Gelar Donor Darah Kemanusiaan di Vihara Sasanadipa
Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global
Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR
Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore
Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:54 WIB

Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:52 WIB

Semangat Waisak 2570, PERMABUDHI Sulsel Gelar Donor Darah Kemanusiaan di Vihara Sasanadipa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:55 WIB

Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global

Berita Terbaru

Keterasingan emosional dalam hubungan menjadi tema utama yang diangkat Armijn Pane dalam novel Belenggu. Sumber: Pinterest

Narasi+

Mengapa Belenggu Masih Terasa Dekat dengan Kehidupan Kita?

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:46 WIB