Dari Macrame hingga Manik-Manik, KKN UNS 241 Tumbuhkan Potensi Kreatif Warga Desa

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama mahasiswa KKN dan anak-anak Desa Legokulon setelah kegiatan membuat kerajinan kawat bulu. Foto: pribadi

Foto bersama mahasiswa KKN dan anak-anak Desa Legokulon setelah kegiatan membuat kerajinan kawat bulu. Foto: pribadi

Ngawi, Sorotnesia.com – Bagi masyarakat Desa Legokulon, Jumat bukan lagi sekadar hari menjelang akhir pekan. Sejak pertengahan Juli 2025, balai desa berubah menjadi ruang penuh warna di mana anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu berkumpul untuk belajar keterampilan baru. Semua itu berkat kehadiran mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) 241 yang menggagas program “Jari-Jari Kreatif di hari Jumat.”

Program ini merupakan salah satu dari sepuluh program kerja bertema Transformasi Sosial melalui Edukasi dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Desa Legokulon yang berlangsung setiap hari Jumat selama empat minggu, dimulai dari tanggal 18 Juli hingga 8 Agustus 2025.

Alih-alih hanya berfokus pada pembangunan fisik, mahasiswa menghadirkan ruang yang menghubungkan seni, literasi, dan ekonomi kreatif. Dengan cara ini, warga tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman yang dapat memupuk rasa percaya diri sekaligus membuka peluang usaha.

Kegiatan menyasar berbagai lapisan masyarakat mulai dari ibu-ibu hingga anak-anak, dengan fokus pada pengembangan keterampilan tangan. Setiap minggu, peserta diajak mempelajari teknik membuat kerajinan berbeda, diantaranya:

Baca Juga :  JAGATARA Dorong Gurami, Jagung, dan Kangkung Rowokangkung Naik Kelas
Proses pembuatan kerajinan tali macrame bersama ibu-ibu kader PKK Desa Legokulon. Foto: pribadi
Proses pembuatan kerajinan tali macrame bersama ibu-ibu kader PKK Desa Legokulon. Foto: pribadi

Program Jari-Jari Kreatif pada 8 Juli 2025 dengan kegiatan membuat gantungan kunci dari tali macrame bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pelatihan keterampilan tangan yang sederhana namun bernilai jual. Kegiatan ini diharapkan dapat mengasah kreativitas, menambah pengetahuan tentang kerajinan, serta membuka peluang usaha rumahan yang dapat meningkatkan pendapatan.

Hasil kerajinan kawat bulu menjadi gantungan kunci. Foto: pribadi
Hasil kerajinan kawat bulu menjadi gantungan kunci. Foto: pribadi

Pada minggu berikutnya 16 Juli 2025 dengan kegiatan membuat gantungan kunci dari kawat bulu bertujuan untuk mengasah kreativitas dan keterampilan motorik halus anak-anak di Desa Legokulon melalui kegiatan seni yang menyenangkan dan mudah diikuti. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana interaksi positif antara mahasiswa KKN dan anak-anak desa.

Hasil Hand Painting. Foto: pribadi
Hasil Hand Painting. Foto: pribadi

Selanjutnya, pada 24 Juli 2025 melalui kegiatan hand painting yang menyenangkan dan interaktif berkolaborasi dengan program kerja Pustaka Cilik anak-anak diajak untuk menghias dan mempercantik perpustakaan desa dengan membuat karya cap tangan sebagai bentuk ekspresi diri. Melalui perpaduan seni dan literasi ini, program diharapkan mampu memupuk rasa bangga, kerjasama, serta kecintaan terhadap budaya membaca dan berkarya.

Baca Juga :  Pemberdayaan Perempuan Melalui Dapur, Mahasiswa KKN 44 UINSA Edukasi Cegah Stunting Lewat Olahan Pisang
Hasil kerajinan berupa gelang dari manik-manik. Foto: pribadi
Hasil kerajinan berupa gelang dari manik-manik. Foto: pribadi

Melanjutkan program kerja bersama Pustaka Cilik melalui Rona Manik Ceria pada 8 Agustus 2025 bertujuan untuk mengajak anak-anak Desa Legokulon mengembangkan kreativitas, keterampilan motorik halus, serta imajinasi mereka melalui kegiatan merangkai manik-manik secara menyenangkan.

Selain mengajarkan teknik, Mahasiswa KKN UNS 241 mendorong peserta untuk menghasilkan karya orisinil sesuai ide mereka, sehingga hasil karya menjadi cerminan kreativitas bagi peserta. Terlihat senyum puas para ibu yang berhasil membuat untaian macrame, hingga tawa anak-anak dengan hasil kerajinan kawat bulu hingga rangkaian manik-manik.

“Melihat antusiasme peserta, kami merasa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga ruang untuk menyalurkan imajinasi dan menciptakan sesuatu yang bermakna,” ujar Kavita Lailia Ina Zahra, Koordinator Program Kerja Jari-Jari Kreatif di hari Jumat.

Dengan berakhirnya rangkaian pelatihan Jari-Jari Kreatif di hari Jumat diharapkan meninggalkan dampak berkelanjutan, dalam bentuk peningkatan kreativitas maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Legokulon

“Harapannya, keterampilan ini bisa terus dikembangkan, tidak hanya sebagai hobi, tetapi juga sebagai peluang usaha yang mampu menambah pendapatan,” tambahnya.


Penulis : KKN UNS 241

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga
Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik
Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh
Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari
Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan
KKN-T UAA Bekali Pelaku UMKM Ngablak Magelang Kelola Keuangan lewat Program 30 Hari
Tak Hanya Edukasi, Mahasiswa KKN 142 UNS Ajak Pemuda Pemudi Tegalgondo Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat 
KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Serai Merah Tak Sekadar Tanaman, KKN UNS Kenalkan Potensinya untuk Produk Rumah Tangga

Rabu, 30 September 2026 - 10:47 WIB

Dorong Persiapan Kehamilan Sehat, Mahasiswa Gizi UAD Edukasi Calon Pengantin di KUA Ngaglik

Rabu, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Penerapan K3 di Sekolah: Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Tangguh

Minggu, 20 September 2026 - 11:51 WIB

Lomba Seni Literasi KKN 292 UNS Dorong Kreativitas Anak Desa Tawangsari

Sabtu, 19 September 2026 - 15:42 WIB

Dorong Daya Saing UMKM Desa Brunosari, KKN 214 UNS Inovasikan Produk dan Perkuat Identitas Kemasan

Berita Terbaru