Satu KKN, Dua Manfaat: Sinergi Mahasiswa UMBY dan Posyandu Karangkulon Hadirkan Layanan Kesehatan dan Edukasi PHBS

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN 110 UMBY membantu kader-kader posyandu dalam memberikan layanan kesehatan kepada warga Dusun Karangkulon. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga, terutama dari para ibu dan lansia. Foto: KKN 110 UMBY

Mahasiswa KKN 110 UMBY membantu kader-kader posyandu dalam memberikan layanan kesehatan kepada warga Dusun Karangkulon. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga, terutama dari para ibu dan lansia. Foto: KKN 110 UMBY

Bantul, Sorotnesia.com – Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tak selalu harus dilakukan oleh tenaga medis profesional. Sinergi mahasiswa dan masyarakat pun mampu melahirkan dampak yang nyata, seperti yang terlihat pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 110 di Dusun Karangkulon, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Senin 11 Agustus 2025.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN bergandeng tangan dengan kader Posyandu Karangkulon untuk menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan rutin sekaligus memberikan psikoedukasi tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Acara dilaksanakan di Balai Dusun Karangkulon, melibatkan Posyandu Balita Shinta, Posyandu Lansia Wreda Asih, serta Posbindu Srikandi.

Langkah kolaboratif ini lahir dari hasil survei lapangan yang dilakukan mahasiswa. Mereka menemukan fakta bahwa angka stunting di Dusun Karangkulon masih tinggi. Bahkan, menurut keterangan ketua kader Posyandu Karangkulon, Suyamti, kasus stunting di dusun ini termasuk yang tertinggi di wilayah Kelurahan Wukirsari.

“Kalau di Karangkulon ini angka stuntingnya masih cukup tinggi, bahkan tertinggi sekelurahan Wukirsari. Kami berharap ada program kerja dari KKN untuk mengatasi masalah tersebut,” ungkap Suyamti.

Stunting di Karangkulon umumnya disebabkan pola asuh makan yang kurang tepat. Melihat persoalan itu, mahasiswa KKN 110 UMBY memutuskan untuk tidak sekadar mendampingi kegiatan Posyandu, tetapi juga memberikan pendampingan edukatif mengenai PHBS.

Baca Juga :  Kolaborasi Lintas Kampus: Lokavo, Aplikasi AI Buatan Mahasiswa Indonesia Raih Pendanaan Rp 140 Juta
Mahasiswa KKN 110 UMBY saat memberikan psikoedukasi kepada warga Dusun Karangkulon tentang pentingnya membiasakan pola hidup sehat dalam keluarga sebagai bentuk upaya pencegahan stunting pada anak. Foto: KKN 110 UMBY
Mahasiswa KKN 110 UMBY saat memberikan psikoedukasi kepada warga Dusun Karangkulon tentang pentingnya membiasakan pola hidup sehat dalam keluarga sebagai bentuk upaya pencegahan stunting pada anak. Foto: KKN 110 UMBY

Ketua KKN 110, Muhammad Langgeng Wijayanto, menjelaskan bahwa stunting bukan hanya soal asupan makanan bergizi, melainkan juga berkaitan erat dengan lingkungan keluarga.

“Untuk mencegah stunting tidak cukup hanya melalui pemberian makanan bergizi, tetapi juga perlu lingkungan yang mendukung, seperti kebersihan rumah dan sanitasi yang baik. Di sini, peran orang tua sangat penting dalam menciptakan lingkungan sehat agar tumbuh kembang anak lebih optimal,” tegas Langgeng yang akrab disapa Yayan.

Edukasi PHBS yang dibawakan mahasiswa dikemas dengan metode interaktif agar mudah dipahami para ibu dan lansia. Materi yang disampaikan antara lain pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, serta menyediakan makanan sehat dalam pola makan keluarga sehari-hari.

Kolaborasi ini mendapat apresiasi tinggi dari warga. Menurut Suyamti, keberadaan mahasiswa KKN 110 UMBY membantu meringankan tugas kader Posyandu sekaligus memperkaya wawasan masyarakat.

“Kami sangat terbantu dengan adanya teman-teman KKN ini. Selain mendukung pemeriksaan, materi yang disampaikan juga bermanfaat. Semoga ke depannya angka stunting di Karangkulon bisa terus menurun,” ujarnya penuh harap.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, KKN UNS Kelompok 112 Kembangkan Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Pangan Lokal

Selain pemeriksaan kesehatan balita, remaja, dan lansia, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi sehat antara mahasiswa, kader, dan masyarakat. Hal tersebut menjadi wadah pertukaran informasi, termasuk berbagi pengalaman dalam menjaga kesehatan keluarga.

Program ini membuktikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN bukan sekadar formalitas pengabdian, melainkan turut memberikan kontribusi nyata. Sinergi antara dunia akademis dan masyarakat mampu menciptakan solusi sederhana, namun berdampak besar terhadap kualitas hidup warga.

KKN UMBY Kelompok 110 sendiri dibimbing oleh Arita Witanti, S.T., M.T., MCF., dan beranggotakan 10 mahasiswa lintas program studi. Mereka adalah Muhammad Langgeng Wijayanto, Prita Balena Khosyatillah, Fatimah, Restu Nurbaeti Fitriyanti, Atika Lutfia Az Zahra, Stieven Christian Senduk, Arman Alfaridzi, Andi Nabila Putri Ridarsyah, Defita Adi Puspaningrum, serta Fahmi Nur Deskaruniawan.

Dengan semangat kolaborasi, mahasiswa berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting dan penerapan PHBS semakin meningkat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa bisa menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan.

Penulis : KKN PPM 110 Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Edukasi Gizi dari Dapur Keluarga, Mahasiswa KKN Dorong Warga Kebondowo Cerdas Mengolah Pangan
KKN Literasi 123 UNS Dorong Digitalisasi UMKM dan Penguatan Karakter Anak di Desa Sedayu
Mahasiswa KKN Undip Dorong Desa Penangkan Lebih Informatif lewat Media Visual dan Komunikasi
Dari Lahan hingga Literasi Keuangan, KKN-PPM 18 UMBY Dorong Warga Dusun Bono Lebih Mandiri Penuhi Kebutuhan Pangan
KKN 154 UNS Kenalkan Vertical Garden dan Ecoprint kepada Siswa SDN Pucangrejo
HUT ke-81 RI, Ketua GEMABUDHI Jambi Ajak Generasi Muda Buddhis Perkuat Persatuan dan Kontribusi bagi Bangsa
Bank Sampah Jadi Upaya KKN UIN Walisongo Dorong Warga Pedalangan Kelola Sampah
KKN 233 UNS 2026 Desa Sumberharjo Kapanewon Prambanan Perkuat  Produktivitas Pertanian Berkelanjutan melalui Pemberdayaan Kelompok Tani dengan Inovasi Alat Tabur Pupuk Berbahan Pipa PVC

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Edukasi Gizi dari Dapur Keluarga, Mahasiswa KKN Dorong Warga Kebondowo Cerdas Mengolah Pangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:05 WIB

KKN Literasi 123 UNS Dorong Digitalisasi UMKM dan Penguatan Karakter Anak di Desa Sedayu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Mahasiswa KKN Undip Dorong Desa Penangkan Lebih Informatif lewat Media Visual dan Komunikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Dari Lahan hingga Literasi Keuangan, KKN-PPM 18 UMBY Dorong Warga Dusun Bono Lebih Mandiri Penuhi Kebutuhan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:41 WIB

KKN 154 UNS Kenalkan Vertical Garden dan Ecoprint kepada Siswa SDN Pucangrejo

Berita Terbaru