Pemberdayaan Perempuan Melalui Dapur, Mahasiswa KKN 44 UINSA Edukasi Cegah Stunting Lewat Olahan Pisang

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi bersama setelah kegiatan demo memasak olahan dari pisang di Dusun Krajan, Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo (14/7/2025). Foto: KKN 44 UINSA

Dokumentasi bersama setelah kegiatan demo memasak olahan dari pisang di Dusun Krajan, Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo (14/7/2025). Foto: KKN 44 UINSA

Mahasiswa KKN UINSA ajak ibu kader posyandu dari lima dusun di Probolinggo berdayakan diri lewat dapur. Demo masak bolu pisang sehat jadi sarana edukasi gizi dan cegah stunting, sekaligus bentuk penguatan peran perempuan sebagai pelopor pangan sehat keluarga.

Probolinggo, Sorotnesia.com Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) menginisiasi pemberdayaan perempuan melalui kegiatan edukatif dan partisipatif bertajuk “Masak Sehat, Cegah Stunting, Dari Dapur Keluarga” yang digelar di Dusun Krajan, Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/7/2025).

Baca Juga :  Mahasiswa KKN 129 UNS Dorong Inovasi Pertanian Berkelanjutan di Giritontro

Dalam kegiatan tersebut, para ibu kader posyandu dari lima dusun diajak membuat bolu pisang sehat sebagai inovasi makanan bergizi untuk mencegah stunting. Para peserta juga mendapatkan edukasi langsung dari ahli gizi Puskesmas Klenang Kidul, Emi Haryati, S.Gz, yang menjelaskan nilai gizi pisang dan dampaknya terhadap tumbuh kembang anak.

“Melalui dapur keluarga, para ibu bisa menjadi garda terdepan dalam memutus rantai stunting,” ungkap Emi. Edukasi ini disampaikan dengan pendekatan interaktif dan diselingi sesi tanya jawab yang membuat peserta lebih antusias.

Baca Juga :  Edukasi Gizi dari Dapur Keluarga, Mahasiswa KKN Dorong Warga Kebondowo Cerdas Mengolah Pangan

Ketua Koordinasi Desa, Januar Junior, menegaskan bahwa program ini menjadi bentuk nyata pemberdayaan perempuan desa.

“Kreativitas ibu-ibu sangat luar biasa. Harapannya, mereka bisa terus mengembangkan ide pangan lokal yang sehat,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan penilaian hasil olahan bolu pisang dan pemberian hadiah kepada dua kelompok terbaik. Selain itu, sertifikat penghargaan diberikan kepada pemateri sebagai bentuk apresiasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UINSA tidak hanya menyasar aspek kesehatan, tetapi juga memperkuat peran perempuan desa sebagai agen perubahan dalam keluarga dan masyarakat.

Penulis : Januar Junior | UIN Sunan Ampel Surabaya

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN 10 UNS Kenalkan Budikdamber, Solusi Budidaya Lele dan Kangkung di Lahan Terbatas
Bukan Sekadar Menabung, Mahasiswa KKN 155 UNS Ajarkan Siswa SDN Lebak Kelola Uang dan Ciptakan Karya
KKN 241 UNS Dorong Penerapan SDGs melalui Pengelolaan Cangkang Telur di Desa Sawo
KKN 241 UNS Dorong Warga Dukuh Sawo Jadikan Sedekah Sampah sebagai Kebiasaan
Dari Tetesan Tinta, Siswa SD Kradenan 01 Belajar Berani Menafsirkan dan Berkreasi
Inovasi Literasi Pagi: Mahasiswa Magang Kependidikan Terintegrasi UNTIDAR Hadirkan Bacaan Berbasis TKA di SMP N 1 Muntilan
Dari Rumah ke Rumah, KKN UNS 165 Petakan Kebutuhan UMKM Progowati
Siswa SDN 01 Sumberdem Kenali Potensi Bambu Kampung Deling melalui Kreasi Layang-Layang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:30 WIB

KKN 10 UNS Kenalkan Budikdamber, Solusi Budidaya Lele dan Kangkung di Lahan Terbatas

Rabu, 9 September 2026 - 08:00 WIB

KKN 241 UNS Dorong Penerapan SDGs melalui Pengelolaan Cangkang Telur di Desa Sawo

Selasa, 8 September 2026 - 11:37 WIB

KKN 241 UNS Dorong Warga Dukuh Sawo Jadikan Sedekah Sampah sebagai Kebiasaan

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Dari Tetesan Tinta, Siswa SD Kradenan 01 Belajar Berani Menafsirkan dan Berkreasi

Senin, 7 September 2026 - 22:40 WIB

Inovasi Literasi Pagi: Mahasiswa Magang Kependidikan Terintegrasi UNTIDAR Hadirkan Bacaan Berbasis TKA di SMP N 1 Muntilan

Berita Terbaru