Puskesmas Kesesi I Tingkatkan Layanan Kesehatan Lewat Posbindu PTM

- Redaksi

Sabtu, 23 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(sumber: penulis)

(sumber: penulis)

Puskesmas Kesesi I terus mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM) melalui kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Program ini dilaksanakan berdasarkan SOP terbaru yang diterbitkan pada 10 Januari 2023, sebagai panduan teknis bagi petugas dalam melaksanakan deteksi dini serta pemantauan faktor risiko PTM secara terpadu.

Kepala Puskesmas Kesesi I, dr. Eti Kusriningsih, menjelaskan bahwa Posbindu PTM merupakan wujud nyata kolaborasi antara tenaga kesehatan dan kader masyarakat untuk mengantisipasi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, kanker, dan gangguan pernapasan.

“Melalui Posbindu PTM, kita tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi dan tindak lanjut untuk mendorong masyarakat hidup lebih sehat,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketika Ilmu Berhadapan dengan Industri: Politik Global di Balik Krisis Ozon dan Perubahan Iklim

SOP pelaksanaan Posbindu PTM mencakup tahapan yang terstruktur mulai dari pemberitahuan jadwal, pendaftaran peserta, wawancara terarah, pengukuran tinggi dan berat badan, indeks massa tubuh, lingkar perut, hingga analisis lemak tubuh.

Petugas juga melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, pemeriksaan klinis payudara, tes fungsi paru sederhana, serta inspeksi visual asam asetat (IVA) untuk deteksi dini kanker leher rahim.

Selain pemeriksaan fisik, kegiatan Posbindu PTM juga diisi dengan sesi konseling dan edukasi kesehatan, pencatatan hasil kegiatan dalam Sistem Informasi Posbindu (SIP), serta perencanaan tindak lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan. Unit layanan yang terlibat meliputi ruang tindakan, pemeriksaan umum dan khusus, ruang gigi dan mulut, layanan KIA/KB, hingga jaringan pelayanan puskesmas.

Baca Juga :  Korupsi: Bayang-Bayang yang Menghantui Indonesia

Dengan pelaksanaan yang terarah dan terpadu, Puskesmas Kesesi I berharap program Posbindu PTM dapat menekan angka kejadian penyakit tidak menular di wilayahnya.

“Kuncinya ada pada deteksi dini dan keterlibatan aktif masyarakat. Semakin banyak warga yang rutin memeriksakan diri, semakin besar peluang kita mencegah penyakit sebelum menjadi lebih serius,” tambah dr. Eti.

Penulis : Fitriana Citra Nursandi | UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar Berdamai dengan Diri melalui Evaluasi: Menelisik Medan Makna dalam Perspektif Semantik Makyun Subuki
Runtuhnya Dinding Kamus: Menilik Evolusi Bahasa Indonesia di Ruang Digital
Memilih Lingkaran Pertemanan, Kunci Keberhasilan Akademik Mahasiswa Perantau
Karier Guru yang Terhambat Mengancam Masa Depan Pendidikan Indonesia
Close Friends Instagram: Ruang Aman Generasi Z untuk Berkomunikasi dan Membangun Identitas Digital
Media Sosial dan Konsentrasi Belajar Mahasiswa, Menjaga Fokus di Tengah Arus Digital
Bangkit dari Trauma KDRT: Jalan Panjang Menuju Pemulihan yang Utuh
Mengintip Tren Baru Hukum Keluarga: Dari Perlindungan Aset hingga Perselingkuhan Digital

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:45 WIB

Belajar Berdamai dengan Diri melalui Evaluasi: Menelisik Medan Makna dalam Perspektif Semantik Makyun Subuki

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:30 WIB

Runtuhnya Dinding Kamus: Menilik Evolusi Bahasa Indonesia di Ruang Digital

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:50 WIB

Memilih Lingkaran Pertemanan, Kunci Keberhasilan Akademik Mahasiswa Perantau

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:29 WIB

Close Friends Instagram: Ruang Aman Generasi Z untuk Berkomunikasi dan Membangun Identitas Digital

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:26 WIB

Media Sosial dan Konsentrasi Belajar Mahasiswa, Menjaga Fokus di Tengah Arus Digital

Berita Terbaru