Surabaya, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UIN) Sunan Ampel Surabaya Kelompok RW 05 Kelurahan Jambangan menginisiasi program penguatan UMKM sebagai bagian dari implementasi Pilar Lingkungan Kampung Pancasila. Kegiatan ini berfokus pada pengembangan potensi ekonomi lokal melalui pendampingan branding dan penyediaan media promosi bagi tiga UMKM unggulan di wilayah tersebut.
Tiga pelaku usaha yang menjadi sasaran program ialah UMKM Batik milik Ibu Wulan, Catering Anugerah milik Ibu Iva, serta Yasmina Cake yang bergerak di bidang bakery dan aneka kue. Ketiganya dinilai memiliki kualitas produk yang baik dan peluang besar untuk berkembang apabila didukung strategi pemasaran yang lebih efektif.
Pendampingan diwujudkan melalui pembuatan banner usaha, desain stiker produk, kemasan (packaging), serta identitas visual yang lebih profesional. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk sekaligus memperkuat citra usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Program ini menerapkan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yaitu metode pemberdayaan yang berfokus pada pengembangan aset dan potensi yang telah dimiliki masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa KKN berupaya memperkuat kapasitas pelaku usaha tanpa berangkat dari persoalan yang dihadapi, melainkan dari keunggulan yang telah ada.
Selain membantu pengembangan media promosi, mahasiswa juga berdiskusi dengan para pelaku UMKM mengenai pentingnya membangun identitas usaha yang konsisten agar produk lebih mudah dikenali dan memiliki nilai tambah di mata konsumen.
Ketua RW 05 Kelurahan Jambangan, Hasan, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang dinilai mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran adik-adik KKN UIN Sunan Ampel Surabaya. Mereka tidak hanya datang menjalankan program, tetapi benar-benar melihat potensi yang kami miliki dan membantu mengembangkannya. Pendampingan kepada UMKM seperti ini sangat kami butuhkan agar usaha warga semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih baik,” ujar Hasan.
Apresiasi serupa disampaikan Ibu Iva, pemilik Catering Anugerah. Ia mengaku pendampingan tersebut memberikan dampak positif terhadap tampilan usahanya.
“Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN. Banner usaha yang dibuat jauh lebih menarik dan memberikan identitas yang lebih jelas untuk usaha kami. Semoga apa yang dilakukan adik-adik KKN menjadi amal baik dan usaha kami bisa semakin dikenal masyarakat,” tuturnya.
Program ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam memperkuat ekonomi masyarakat RW 05 melalui optimalisasi potensi lokal. Kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku usaha tidak hanya menghasilkan media promosi yang lebih representatif, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya branding sebagai salah satu faktor penentu daya saing. Harapannya, manfaat program tetap dirasakan masyarakat meski masa pelaksanaan KKN telah berakhir.
Penulis : Faiqotul Nur Khasanah
Editor : Anisa Putri









