Karanganyar, Krajan.id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 297 di Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan kegiatan selama masa pengabdian. Sejumlah program yang digelar selama Juli hingga Agustus 2026 dirancang untuk meninggalkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat terus dimanfaatkan masyarakat.
Pendekatan tersebut terlihat dari beragam kegiatan yang menyasar peserta didik, masyarakat, pemuda, hingga kelompok tani. Literasi, pemanfaatan teknologi digital, lingkungan, pertanian, dan kesiapan kerja menjadi sejumlah bidang yang disentuh mahasiswa.
Salah satu fokus utama KKN Kelompok 297 adalah penguatan budaya literasi. Program ini berangkat dari kondisi budaya literasi peserta didik yang masih perlu ditingkatkan. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi juga dinilai belum sepenuhnya diarahkan untuk mendukung kegiatan belajar.
Mahasiswa kemudian menghadirkan kegiatan literasi yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas membaca. Peserta didik diajak mengikuti kegiatan membaca nyaring, mengulas cerita atau buku bacaan, hingga membuat proyek yang terinspirasi dari isi buku.
Melalui pola tersebut, kegiatan literasi diarahkan agar peserta didik mampu memahami isi bacaan, menyampaikan kembali gagasan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menghasilkan karya berdasarkan bahan yang telah dibaca.
Upaya memperkuat budaya membaca juga dilakukan melalui revitalisasi perpustakaan desa. Mahasiswa KKN membantu menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman sehingga perpustakaan dapat mendukung kegiatan literasi secara berkelanjutan.
Revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya menyediakan sarana dan program yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan sekolah. Dengan begitu, kegiatan literasi tidak berhenti setelah program KKN selesai, tetapi memiliki ruang untuk dilanjutkan oleh masyarakat.
Literasi Digital Menyasar Berbagai Kelompok
Penguatan literasi kemudian diperluas ke penggunaan teknologi digital. Mahasiswa KKN Kelompok 297 menggelar program “Sosialisasi Cerdas Bermedia Digital: Mengenal AI dan Menghindari Modus Penipuan Berbasis AI”.
Kegiatan tersebut memberikan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Selain mengenalkan teknologi, mahasiswa juga membekali masyarakat dengan pengetahuan untuk mengenali potensi penipuan yang memanfaatkan manipulasi digital.

Materi disampaikan melalui sosialisasi dan diskusi interaktif. Pendekatan tersebut digunakan agar informasi mengenai perkembangan teknologi dan potensi risikonya dapat dipahami oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Literasi digital juga menyasar anak-anak dan remaja melalui program “Smart Gadget Kids: Penguatan Literasi Digital dalam Penggunaan Gadget Secara Bijak dan Positif”.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan gadget secara bijak, aman, bertanggung jawab, serta pentingnya mengelola waktu. Penyampaian materi dilengkapi diskusi dan permainan edukatif. Mahasiswa juga menggunakan poster sebagai media pendukung kegiatan.
Program ini menempatkan penggunaan teknologi bukan semata sebagai persoalan akses, tetapi juga bagaimana perangkat digital digunakan secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Keterampilan Lingkungan hingga Pertanian
Bidang lingkungan menjadi perhatian lain dalam rangkaian KKN. Melalui program “JELITA (Jelantah Jadi Lilin Bermanfaat)”, mahasiswa memberikan pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.
Kegiatan tersebut melibatkan ibu rumah tangga, kader PKK, dan karang taruna. Minyak jelantah yang selama ini menjadi limbah rumah tangga diperkenalkan sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan melalui proses pengolahan menjadi produk lain.
Sebagai tindak lanjut kegiatan, mahasiswa menyerahkan panduan pembuatan lilin aromaterapi kepada masyarakat. Panduan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengembangkan kembali keterampilan yang diperoleh secara mandiri.
Sementara itu, sektor pertanian disentuh melalui “Sosialisasi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada Budidaya Sayuran untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan”.
Program tersebut menyasar kelompok tani Desa Segorogunung. Materi kegiatan memberikan pemahaman mengenai strategi perlindungan tanaman yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Selain pengendalian hama, mahasiswa juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dalam kegiatan budidaya. Pendekatan tersebut diarahkan untuk mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.
Membekali Pemuda Menghadapi Dunia Kerja
Kelompok pemuda menjadi sasaran program lain melalui kegiatan “Peningkatan Kesiapan Kerja Pemuda melalui Pelatihan CV dan Personal Branding”.
Kegiatan ini memberikan bekal kepada pemuda untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Materi diarahkan pada kemampuan menyusun curriculum vitae (CV) serta membangun personal branding.
Keterampilan tersebut menjadi bagian dari persiapan pemuda dalam memperkenalkan kompetensi dan pengalaman mereka ketika menghadapi proses pencarian kerja.
Beragam program tersebut memperlihatkan pendekatan KKN Kelompok 297 yang tidak hanya berorientasi pada banyaknya kegiatan, tetapi juga pada pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan setelah kegiatan berakhir.
Pelaksanaan program memperoleh dukungan dari pemerintah desa, sekolah, kelompok tani, karang taruna, serta masyarakat Desa Segorogunung. Dukungan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan mahasiswa selama berada di desa.
Melalui kolaborasi tersebut, rangkaian KKN Kelompok 297 UNS diharapkan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, terutama dalam penguatan literasi, kecakapan digital, keterampilan lingkungan, pengetahuan pertanian, dan kesiapan pemuda menghadapi dunia kerja.
Rangkaian kegiatan selama Juli hingga Agustus 2026 itu sekaligus memperlihatkan bahwa pengabdian mahasiswa dapat diarahkan pada penguatan kapasitas masyarakat. Pengetahuan dan keterampilan yang diberikan menjadi modal agar masyarakat dapat melanjutkan praktik yang telah diperkenalkan secara lebih mandiri.
Penulis : KKN UNS Kelompok 297
Editor : Anisa Putri









