Efektivitas Program Manajemen dan Pembinaan Atlet Wheelchair Tennis Papua di PEPARNAS XVII

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa MBKM FKOR UNS berkontribusi dalam memberikan pendampingan dan dukungan atlet selama PEPARNAS XVII berlangsung di Surakarta. Foto: Tim Hibah MBKM Wheelchair Tennis Papua UNS

Mahasiswa MBKM FKOR UNS berkontribusi dalam memberikan pendampingan dan dukungan atlet selama PEPARNAS XVII berlangsung di Surakarta. Foto: Tim Hibah MBKM Wheelchair Tennis Papua UNS

Atlet wheelchair tennis Papua tampil gemilang di PEPARNAS XVII berkat program manajemen latihan berbasis data dan pembinaan fisik holistik. Dengan dukungan mahasiswa FKOR UNS dan pelatih, mereka meraih 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Program ini menjadi inspirasi untuk pengembangan olahraga disabilitas di Indonesia.

Surakarta, Sorotnesia.com – Prestasi gemilang atlet wheelchair tennis NPC Papua di PEPARNAS XVII Surakarta 2024 menjadi bukti nyata keberhasilan strategi manajemen dan pembinaan fisik yang terstruktur.

Program ini didukung penuh oleh kolaborasi antara mahasiswa Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (FKOR UNS) melalui magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan tim pelatih, yang memberikan pendekatan inovatif dalam melatih atlet disabilitas.

Berlangsung dari Juli hingga Oktober 2024 di Lapangan Tenis Stadion Manahan, Surakarta, program ini difokuskan pada dua aspek utama: efektivitas manajemen latihan dan pembinaan fisik holistik. Pendekatan ini terbukti ampuh dengan raihan 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu pada pertandingan yang berlangsung pada 6–13 Oktober 2024.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak SDN Ngampin 01 Wujudkan Sekolah Bebas Bullying
Para mahasiswa magang terlibat langsung dalam proses pelatihan dan pengembangan atlet tenis lapangan kursi roda, mulai dari teknik dasar hingga strategi permainan tingkat tinggi.  Foto: Tim Hibah MBKM Wheelchair Tennis Papua UNS
Para mahasiswa magang terlibat langsung dalam proses pelatihan dan pengembangan atlet tenis lapangan kursi roda, mulai dari teknik dasar hingga strategi permainan tingkat tinggi. Foto: Tim Hibah MBKM Wheelchair Tennis Papua UNS

Manajemen latihan yang diterapkan memberikan prioritas pada kebutuhan individu setiap atlet. Dengan menggunakan data sebagai acuan, mahasiswa FKOR UNS bersama pelatih memantau perkembangan kecepatan, kekuatan, dan daya tahan atlet selama sesi latihan dan pertandingan. Pendekatan ini memungkinkan penyesuaian strategi latihan secara berkala agar lebih efektif dan relevan dengan kondisi setiap atlet.

“Kami memastikan program latihan dirancang secara spesifik untuk meningkatkan performa optimal atlet di lapangan,” ungkap perwakilan mahasiswa FKOR UNS. Melalui jadwal yang terstruktur dan simulasi pertandingan, para atlet mendapatkan pengalaman yang mendekati situasi nyata kompetisi.

Aspek fisik menjadi fokus penting dalam program ini. Mahasiswa FKOR UNS mendampingi atlet dalam latihan kekuatan otot, daya tahan tubuh, dan mobilitas kursi roda. Metode latihan disesuaikan untuk memastikan bahwa beban latihan tidak menjadi terlalu berat, tetapi tetap memberikan peningkatan signifikan pada kemampuan fisik atlet.

Foto bersama Mahasiswa, Pelatih dan Atlet Wheelchair Tennis NPC Papua. Foto: Tim Hibah MBKM Wheelchair Tennis Papua UNS
Foto bersama Mahasiswa, Pelatih dan Atlet Wheelchair Tennis NPC Papua. Foto: Tim Hibah MBKM Wheelchair Tennis Papua UNS

“Pendekatan holistik sangat penting, terutama untuk atlet disabilitas. Kami belajar bagaimana memadukan latihan fisik dengan strategi yang tidak hanya meningkatkan kemampuan, tetapi juga menjaga kebugaran mereka,” ujar salah satu mahasiswa FKOR UNS.

Baca Juga :  Seminar Kesehatan Mental dari KKN-T UNDIP, Sentuh Isu yang Sering Terlupakan Pasien Kronis

Dengan dukungan manajemen yang terstruktur dan pembinaan fisik yang efektif, atlet wheelchair tennis Papua sukses mencetak prestasi di PEPARNAS XVII. Selain hasil medali, program ini memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi para atlet maupun mahasiswa yang terlibat dalam proses pembinaan.

“Program ini bukan hanya membantu atlet meraih prestasi, tetapi juga menjadi acuan pembinaan atlet disabilitas di Indonesia,” ujar mahasiswa FKOR UNS.

Keberhasilan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan olahraga disabilitas di Indonesia. Dengan pendekatan yang terencana dan kolaboratif, olahraga disabilitas dapat terus tumbuh dan menginspirasi banyak pihak untuk melampaui batasan.

“Kerja sama ini menjadi bukti bahwa melalui manajemen dan pembinaan yang tepat, prestasi luar biasa dapat diraih,” tambah pelatih lainnya.

Penulis : Tim Hibah MBKM Wheelchair Tennis Papua | Universitas Sebelas Maret

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar Mengelola Emosi, Kelompok 103 KKN-PPM UMBY Gunakan Permainan Ekspresi untuk Siswa SDN Tawangharjo
Perguruan Tinggi Jadi Mitra Siswa SMA Mengembangkan Inovasi Pangan
Edukasi Menstruasi di SMK Sabilul Huda Demak Libatkan Siswa Laki-laki untuk Cegah Stigma
Mengubah Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk untuk Pertanian Berkelanjutan
Peresmian Gedung Balaputradewa Perkuat Fasilitas Pendidikan Institut Nalanda
BBK 8 UNAIR Hadirkan Plang Peta Potensi Strategis untuk Memberdayakan Sumber Daya Wisata Desa Tawun
Mahasiswa KKN Dorong UMKM Sumberanyar Urus Legalitas dan Beralih ke Pembayaran Digital
Dari Limbah Menjadi Manfaat, KKM UNIBA 27 Kenalkan Pengolahan Sekam Padi di Kebon Ratu

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Belajar Mengelola Emosi, Kelompok 103 KKN-PPM UMBY Gunakan Permainan Ekspresi untuk Siswa SDN Tawangharjo

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Perguruan Tinggi Jadi Mitra Siswa SMA Mengembangkan Inovasi Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Edukasi Menstruasi di SMK Sabilul Huda Demak Libatkan Siswa Laki-laki untuk Cegah Stigma

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:32 WIB

Peresmian Gedung Balaputradewa Perkuat Fasilitas Pendidikan Institut Nalanda

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:11 WIB

BBK 8 UNAIR Hadirkan Plang Peta Potensi Strategis untuk Memberdayakan Sumber Daya Wisata Desa Tawun

Berita Terbaru