Pengajian Selapanan Mahasiswa KKN Posko 26 UIN Walisongo Semarang Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna

- Redaksi

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

mauidoh khasanah yang disampaikan oleh Bapak Kyai Muhammad Asror. Foto: KKN Posko 26 UIN Walisongo Semarang

mauidoh khasanah yang disampaikan oleh Bapak Kyai Muhammad Asror. Foto: KKN Posko 26 UIN Walisongo Semarang

Pengajian selapanan mahasiswa KKN Posko 26 UIN Walisongo di Desa Sumberahayu berlangsung khidmat, memperkuat nilai keagamaan dan sinergi dengan masyarakat sekitar.

Desa Sumberahayu, Sorotnesia.com – Para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, khususnya dari Posko 26, turut serta dalam kegiatan pengajian selapanan yang digelar rutin oleh masyarakat Desa Sumberahayu. Pengajian ini diadakan pada Sabtu, 26 Oktober 2024 di Masjid Darussalam Sumberahayu dan menjadi ajang penting untuk mempererat ikatan sosial serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan di kalangan warga.

Kehadiran mahasiswa KKN ini bukan hanya sebagai peserta, melainkan juga sebagai wujud nyata kolaborasi dalam memperkuat hubungan sosial dengan warga desa. Dengan berpartisipasi aktif, mereka berupaya memahami lebih mendalam mengenai kehidupan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran spiritual dan religiusitas warga sekitar.

Acara dimulai dengan sambutan dari Bapak Rofiq, perwakilan pengurus masjid. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh hadirin, terutama kepada mahasiswa KKN UIN Walisongo yang turut hadir dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya, Bapak Rofiq menyampaikan harapan agar kehadiran para mahasiswa dapat mempererat tali silaturahmi antara warga dan mahasiswa, serta menjadi awal yang baik untuk kolaborasi dalam berbagai kegiatan mendatang yang bermanfaat bagi masyarakat desa.

Baca Juga :  Akar Bambu Jadi Solusi, KKN 138 UNS Sosialisasikan Pembuatan PGPR Ramah Lingkungan kepada Petani Kadipiro, Sragen

Selanjutnya, Koordinator Posko 26 KKN UIN Walisongo, Muhammad Faqih Firman, juga memberikan sambutan. Dalam pidatonya, ia menguraikan berbagai program yang akan dilaksanakan selama KKN di Desa Sumberahayu, seperti bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.

Program-program ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat desa, meningkatkan kesejahteraan, dan memotivasi warga untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan desa.

Muhammad Faqih berharap keterlibatan mereka dalam pengajian ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang produktif antara mahasiswa dan warga desa, demi terwujudnya Desa Sumberahayu yang lebih maju dan sejahtera.

Acara dilanjutkan dengan mauidoh khasanah yang disampaikan oleh Bapak Kyai Muhammad Asror. Beliau membahas tiga tema utama dalam kehidupan sehari-hari, yaitu pentingnya kesabaran, menjaga lisan, dan keutamaan shodaqoh. Dalam ceramahnya, Kyai Asror menjelaskan tentang kesabaran sebagai landasan utama menghadapi berbagai ujian hidup.

“Saudara-saudara sekalian, dalam hidup ini tidak ada yang selalu mudah. Allah menguji kita dengan berbagai cobaan. Di sinilah letak pentingnya kesabaran. Kesabaran bukan sekadar menahan diri, tapi juga percaya bahwa setiap ujian akan membawa hikmah yang besar,” tuturnya penuh haru.

Selanjutnya, Kyai Asror menekankan pentingnya menjaga lisan. “Sering kali, tanpa sadar, kita menyakiti orang lain melalui perkataan kita. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang mampu menjaga lisannya, maka akan dijaga pula hatinya. Jadi, mari kita belajar untuk berkata yang baik atau memilih diam,” ungkapnya penuh hikmah.

Baca Juga :  Dari Dapur Bercerita: KKN UIN Walisongo Posko 20 Gelar Kelas Menulis Resep Masakan yang Penuh Inspirasi

Kyai Asror juga menyampaikan tentang keutamaan shodaqoh. “Shodaqoh bukan hanya soal harta, tetapi juga bisa berupa senyuman, perhatian, dan kebaikan kecil lainnya yang kita berikan kepada orang lain. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa shodaqoh bisa menjadi penolong kita di akhirat kelak. Maka, jangan ragu untuk bersedekah, meski hanya sedikit, karena setiap kebaikan akan dicatat,” imbuhnya.

Di akhir mauidoh, Kyai Asror mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama mengamalkan ajaran-ajaran ini dalam kehidupan sehari-hari. Beliau mengakhiri ceramah dengan doa, memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan ketabahan, kekuatan untuk menjaga lisan, serta kelapangan hati dalam bershodaqoh. Mauidoh khasanah yang penuh inspirasi ini diharapkan dapat memperdalam keimanan para jamaah agar senantiasa mengamalkan nilai-nilai kebaikan.

Pengajian selapanan ini menjadi wadah berharga bagi mahasiswa KKN UIN Walisongo dan warga Desa Sumberahayu untuk belajar dan berbagi nilai-nilai kebaikan, sekaligus memperkuat jalinan sosial dan keagamaan di antara mereka.


Penulis : Dian Puspitasari | Mahasiswi Pendidikan Biologi | UIN Walisongo Semarang

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa
FKIP UNS Dorong Transformasi Pembelajaran Digital di SD melalui Pelatihan Guru Cilacap Utara
Tidak Hanya Turun ke Jalan, Aliansi BEM Solo Dorong Gerakan Mahasiswa Masuk ke Ruang Digital

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa

Senin, 29 Juni 2026 - 19:58 WIB

Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terbaru