Otomatisasi Layanan Kesehatan: Mahasiswa UNPAM Kembangkan Sistem Informasi Klinik Pratama untuk Kementerian Kehutanan

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UNPAM, Muhammad Razan Pragiwaksana dan Muhammad Rakha Pratama saat melakukan sesi finalisasi pengembangan Sistem Informasi POLIKLINIK berbasis web untuk Klinik Pratama Kementerian Kehutanan. Foto: Pribadi

Mahasiswa UNPAM, Muhammad Razan Pragiwaksana dan Muhammad Rakha Pratama saat melakukan sesi finalisasi pengembangan Sistem Informasi POLIKLINIK berbasis web untuk Klinik Pratama Kementerian Kehutanan. Foto: Pribadi

Tangerang Selatan, Sorotnesia.com – Upaya modernisasi layanan kesehatan di lingkungan instansi pemerintah kembali mendapat dorongan dari dunia akademik. Dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM), Muhammad Razan Pragiwaksana dan Muhammad Rakha Pratama, merampungkan pengembangan Sistem Informasi Pelayanan Klinik Pratama berbasis web untuk Kementerian Kehutanan pada 24 November 2025 .

Aplikasi yang diberi nama POLIKLINIK itu digarap selama 17 bulan. Durasi panjang tersebut mencerminkan upaya penyempurnaan sistem hingga siap digunakan. Proyek ini turut mendapat dukungan pendanaan dari mitra industri, PT Nebula Solusi Informasi, yang terlibat sebagai pihak penyokong implementasi teknologi.

Sistem informasi berbasis web ini dirancang untuk mengotomatisasi seluruh proses layanan, mulai dari pendaftaran pasien, pengelolaan rekam medis, hingga pelaporan hasil laboratorium. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan menghasilkan data pelayanan yang lebih akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Data yang tertata menjadi dasar penting untuk pengambilan keputusan manajemen serta peningkatan mutu layanan bagi karyawan Kementerian Kehutanan.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS Dorong Warga Desa Krasak Sadar Pilah Sampah dan Produksi Pupuk Bokashi

Ketua tim proyek, Muhammad Razan Pragiwaksana, mengungkapkan harapan besarnya terhadap pemanfaatan aplikasi ini di lingkungan klinik.

“Kami berharap aplikasi POLIKLINIK tidak hanya berhenti sebagai inovasi teknologi, tetapi menjadi jembatan menuju layanan kesehatan yang lebih prima, cepat, dan transparan di Klinik Pratama Kementerian Kehutanan,” ujar Razan dalam rilis yang diberikan pada 25 November 2025.

“Proses pengembangan selama 17 bulan adalah bentuk dedikasi kami untuk memastikan sistem berjalan stabil dan fungsional sehingga memudahkan setiap proses pengelolaan rekam medis.”

Baca Juga :  KKN UNS Berhasil Mengubah Kebun Rojo Camp Jadi Destinasi Pariwisata dengan Identitas Digital Baru!

Secara teknis, aplikasi ini dibangun menggunakan framework CodeIgniter (PHP) dengan metodologi analisis dan desain sistem terstruktur. Di dalamnya, tersedia sejumlah modul inti seperti Data Kunjungan, Data Pasien, Data Dokter, Data Laboratorium, dan modul pelaporan. Kehadiran modul-modul tersebut memungkinkan pengelolaan data yang lebih efisien dan memperkecil potensi kesalahan pencatatan.

Implementasi sistem informasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas layanan publik di lingkungan Kementerian Kehutanan. Selain mempermudah kerja tenaga kesehatan, sistem ini juga memperkuat akuntabilitas pengelolaan data Poliklinik, sejalan dengan tuntutan transparansi layanan di instansi pemerintah.

Penulis : Wira Pratama

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa
FKIP UNS Dorong Transformasi Pembelajaran Digital di SD melalui Pelatihan Guru Cilacap Utara

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa

Berita Terbaru