KKN UNS Berhasil Mengubah Kebun Rojo Camp Jadi Destinasi Pariwisata dengan Identitas Digital Baru!

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim KKN 217 UNS Surakarta bersama pengelola wisata Kebun Rojo Camp, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, berfoto bersama. Foto: KKN 217 UNS

Tim KKN 217 UNS Surakarta bersama pengelola wisata Kebun Rojo Camp, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, berfoto bersama. Foto: KKN 217 UNS

Malang, Sorotnesia.com – Kebon Rojo Camp, destinasi wisata alam di Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, kini hadir dengan wajah baru yang lebih segar dan modern. Transformasi ini tidak lepas dari peran Tim KKN 217 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yang menjalankan program “Jelajah Potensi Wisata Lokal: Pendampingan Digital Branding Sesuai Kebutuhan”.

Program ini bertujuan untuk membantu pariwisata lokal agar tidak hanya menarik ketika dikunjungi secara langsung, tetapi juga tampil memikat di ranah digital. Mahasiswa UNS memulai pendampingan dengan meninjau langsung lokasi, berdiskusi dengan pengelola, serta mendokumentasikan keindahan alam Kebon Rojo Camp. Dari situ, mereka menyusun strategi branding digital yang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Hasil kerja Tim KKN UNS kini dapat dirasakan langsung. Publikasi berupa video profil, e-catalog, dan linktree resmi dipasarkan melalui berbagai kanal digital. Kehadiran media promosi ini membuat Kebon Rojo Camp semakin mudah dijangkau masyarakat luas.

Baca Juga :  Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR

Video profil menampilkan panorama dan aktivitas unggulan, sementara katalog digital menyajikan informasi lengkap tentang fasilitas dan lokasi. Hal ini memudahkan calon pengunjung dalam merencanakan perjalanan mereka.

“Pendampingan digital branding ini tidak hanya sebatas membuat konten, tetapi juga memberikan pemahaman kepada pengelola tentang cara mengelola media sosial, menyusun perencanaan konten, serta memanfaatkan platform digital untuk promosi,” ungkap salah satu anggota Tim KKN UNS.

Program ini dirancang agar promosi wisata dapat berkelanjutan, tanpa bergantung sepenuhnya pada pihak luar. Dengan bekal keterampilan baru, pengelola Kebon Rojo Camp kini mampu menjalankan promosi secara mandiri.

Proses pembuatan video profil wisata Kebun Rojo Camp. Foto: KKN 217 UNS
Proses pembuatan video profil wisata Kebun Rojo Camp. Foto: KKN 217 UNS

Selain itu, mahasiswa UNS juga menekankan pentingnya pemeliharaan dan pembaruan konten. Digital branding tidak cukup dilakukan sekali, melainkan harus terus dirawat dan dikembangkan. Mereka juga mendorong agar pengelola menjalin kerja sama dengan komunitas serta agen perjalanan, sehingga potensi wisata desa dapat lebih luas dikenal.

Baca Juga :  Kolaborasi KUA Banyuanyar dan Mahasiswa KKN UINSA Dorong Remaja MA Ihyaul Islam Tunda Pernikahan Dini

“Kami berharap ke depan pengelola Kebon Rojo Camp bisa aktif memperbarui konten, memanfaatkan katalog digital sebagai media promosi, dan mengembangkan strategi promosi berbayar agar jangkauannya semakin luas,” tambah perwakilan Tim KKN.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa sebuah desa mampu tumbuh seiring perkembangan zaman jika ada kerja sama antara masyarakat dan generasi muda. Kehadiran mahasiswa UNS bukan hanya melahirkan inovasi baru, tetapi juga menumbuhkan optimisme warga akan masa depan pariwisata desa.

Kebon Rojo Camp kini bukan sekadar tempat rekreasi alam, tetapi juga contoh nyata bagaimana desa dan anak muda dapat berjalan bersama menuju pariwisata yang lebih cerah dan berdaya saing.

Penulis : Amanda Dhea Margareta I Universitas Sebelas Maret

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global
Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR
Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore
Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API
Cegah Sejarah Desa Luntur, Mahasiswa KKN UNS Luncurkan Buku “Desa Geneng: Babat Alas dan Sejarah”
Tingkatkan Taraf Pendidikan di Lingkup Anak-Anak Sekolah Dasar, Mahasiswa KKN-T UNS Gelar Pelatihan dan Kompetisi Bahasa Inggris untuk Siswa SD di Desa Sanggrahan
KIPSMARTS UNS: Upaya Nyata Mahasiswa untuk Mendukung SDGs 1 dan 4 melalui Penyebaran Informasi Beasiswa KIP Kuliah
Mahasiswa KKN UNS 112 Gelar Pelatihan AutoCAD untuk Perkuat Perencanaan Infrastruktur Desa Binade

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:55 WIB

Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:44 WIB

Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:02 WIB

Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API

Jumat, 24 April 2026 - 16:52 WIB

Cegah Sejarah Desa Luntur, Mahasiswa KKN UNS Luncurkan Buku “Desa Geneng: Babat Alas dan Sejarah”

Berita Terbaru

Opini

Terorisme dan Ancaman Nyata bagi Kehidupan Bangsa

Senin, 25 Mei 2026 - 23:28 WIB