SD Negeri 01 Pait Luncurkan SIGAP untuk Permudah Pengajuan Izin Guru dan Karyawan

- Redaksi

Rabu, 27 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(sumber: penulis)

(sumber: penulis)

SD Negeri 01 Pait, Kabupaten Pekalongan, meluncurkan inovasi digital bernama SIGAP (Sistem Ijin Guru dan Karyawan Automatis) untuk meningkatkan efisiensi sekaligus transparansi dalam pengelolaan izin bagi guru dan karyawan. Sistem ini memanfaatkan aplikasi gratis dari Google, seperti Google Form, Google Spreadsheet, Google Slide, serta add-on Autocrat untuk mengotomatisasi proses perizinan.

Kepala Sekolah menjelaskan, selama ini proses pengajuan izin masih dilakukan secara manual. Cara lama tersebut memakan waktu, rawan terjadi kesalahan pencatatan, serta menyulitkan pencarian arsip. Melalui penerapan SIGAP, guru dan karyawan kini dapat mengajukan izin secara daring, melacak status permohonan secara real time, dan memperoleh persetujuan lebih cepat tanpa harus melalui tumpukan berkas kertas.

Baca Juga :  Etika Komunikasi: Kunci Figur Publik Menjaga Kepercayaan Masyarakat

Pengembangan SIGAP dilakukan melalui beberapa tahapan penting, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan diagram alur dan use case, desain entity relationship, pengujian, hingga implementasi. Selain itu, pihak sekolah juga memberikan pelatihan kepada seluruh pengguna dan menyusun strategi sosialisasi agar sistem ini benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Adapun manfaat SIGAP antara lain peningkatan produktivitas karyawan, pengurangan biaya operasional dan penggunaan kertas, serta tersedianya data izin yang lebih akurat dan terintegrasi. Untuk menjamin keberlangsungan sistem, evaluasi berkala akan dilakukan dengan metode kuesioner, wawancara, dan observasi. Indikator keberhasilan yang digunakan mencakup efisiensi waktu, akurasi data, kepuasan pengguna, dan keandalan sistem.

Baca Juga :  Keadilan Restoratif: Menghidupkan Kembali Semangat Musyawarah untuk Menanggulangi Kemacetan Peradilan

Program inovatif ini diharapkan dapat menjadi solusi digital yang mampu diadaptasi oleh sekolah-sekolah lain di Kabupaten Pekalongan. Dengan biaya rendah dan operasional yang mudah, SIGAP dinilai sebagai langkah maju menuju pengelolaan administrasi sekolah yang lebih modern.

Dukungan dari semua pihak diyakini akan memperkuat keberhasilan program ini dan membuka peluang penerapan sistem serupa di berbagai satuan pendidikan lainnya.

Penulis : Meilinda Dwi Asih | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membangun Karakter Mahasiswa melalui Internalisasi Nilai-Nilai Agama di Kampus
Peran Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak di Era Digital
Perlukah Indonesia Memiliki Hukum Pailit Khusus UMKM?
Meningkatkan Kewaspadaan Mahasiswa Akuntansi terhadap Penyebaran Paham Terorisme di Era Digital
Menjaga Integritas di Tingkat Terdepan: Potret Etika Profesi Kepolisian dari Polsek Jabon, Sidoarjo
Uang Pengganti Rp5,6 Triliun dalam Perkara Nadiem Makarim: Menguji Batas Pembuktian Kerugian Negara dan Logika Kenaikan Saham
Terorisme dan Ancaman Nyata bagi Kehidupan Bangsa
Toxic Workplace: Bagaimana Perundungan di Kantor Menurunkan Profitabilitas Perusahaan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:29 WIB

Membangun Karakter Mahasiswa melalui Internalisasi Nilai-Nilai Agama di Kampus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:06 WIB

Peran Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak di Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

Meningkatkan Kewaspadaan Mahasiswa Akuntansi terhadap Penyebaran Paham Terorisme di Era Digital

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:09 WIB

Menjaga Integritas di Tingkat Terdepan: Potret Etika Profesi Kepolisian dari Polsek Jabon, Sidoarjo

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:04 WIB

Uang Pengganti Rp5,6 Triliun dalam Perkara Nadiem Makarim: Menguji Batas Pembuktian Kerugian Negara dan Logika Kenaikan Saham

Berita Terbaru

Keterasingan emosional dalam hubungan menjadi tema utama yang diangkat Armijn Pane dalam novel Belenggu. Sumber: Pinterest

Narasi+

Mengapa Belenggu Masih Terasa Dekat dengan Kehidupan Kita?

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:46 WIB