Dari Limbah Jadi Peluang Ekonomi, Mahasiswa UNS Olah Daun Jati Jadi Teh Herbal

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk teh herbal dari daun jati hasil olahan mahasiswa KKN UNS yang siap dikonsumsi.  Foto: KKN 05 UNS

Produk teh herbal dari daun jati hasil olahan mahasiswa KKN UNS yang siap dikonsumsi. Foto: KKN 05 UNS

Megeri, Sorotnesia.comMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) membawa angin segar bagi warga Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Melalui sentuhan inovasi, mereka berhasil mengubah daun jati (Tectona grandis) yang selama ini dianggap limbah, menjadi produk teh herbal bernilai kesehatan dan ekonomi.

Selama ini, masyarakat Desa Megeri menggantungkan harapan dari kayu jati yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk dipanen. Kondisi itu kerap membuat roda perekonomian berjalan lambat. Melihat potensi daun jati yang melimpah namun jarang dimanfaatkan, mahasiswa UNS mencoba memberi solusi nyata.

“Kayu jati memang aset utama, tetapi masyarakat harus menunggu sangat lama untuk menikmati hasilnya. Daunnya justru berlimpah dan bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat,” ujar Koordinator Tim KKN UNS.

Baca Juga :  Kolaborasi Edukasi Digital, KKN UNS 157 Perkuat Literasi Anti-Penipuan Warga Watangasono

Tidak sekadar ide, inovasi ini didukung oleh kajian ilmiah. Berdasarkan penelitian, daun jati mengandung senyawa flavonoid penting seperti Quercetin dan Rutin, serta kadar tanin tinggi. Senyawa ini dikenal memiliki efek antioksidan, antibakteri, dan bahkan berpotensi menurunkan kadar gula darah. Uji coba pada hewan menunjukkan ekstrak daun jati dapat membantu pengendalian diabetes.

Tim KKN juga meluruskan kesalahpahaman yang kerap terjadi. Teh dari daun jati berbeda dengan teh jati cina (Senna spp.). Jika teh jati cina dikenal sebagai pencahar alami, teh daun jati tidak memiliki efek laksatif, melainkan menawarkan manfaat kesehatan yang lebih aman.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN 13 UNS Kenalkan Prototype Mesin Pengering Jagung sebagai Solusi Zero Nett Emission di Desa Blungun
Mahasiswa kelompok 05 KKN UNS bersama warga Desa Megeri saat melakukan pelatihan pengolahan daun jati menjadi teh herbal. Foto: KKN 05 UNS
Mahasiswa kelompok 05 KKN UNS bersama warga Desa Megeri saat melakukan pelatihan pengolahan daun jati menjadi teh herbal. Foto: KKN 05 UNS

Mahasiswa UNS tidak hanya berhenti pada tahap riset. Mereka berupaya menerapkan hasil penelitian dalam praktik pemberdayaan masyarakat. Mulai dari teknik pengolahan sederhana, standar kebersihan, hingga strategi pemasaran berbasis sains.

“Kami berharap produk ini bisa menjadi komoditas unggulan desa, tidak hanya menyehatkan tapi juga mendongkrak perekonomian masyarakat Megeri,” tambah Koordinator KKN.

Ke depan, tim mendorong adanya uji klinis pada manusia serta penerapan standar mutu produksi. Hal ini penting untuk memastikan kualitas konsisten dan memperluas pasar, baik lokal maupun nasional. Dengan inovasi ini, mahasiswa UNS tak hanya menghadirkan produk kesehatan alami, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi Desa Megeri.

Penulis : Kelompok KKN 05 UNS

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual
Minyak Jelantah Tak Sekadar Dijual, KKN 54 UNS Kenalkan Olahan Sabun di Pilangrejo
KKN 157 UNS Edukasi Ibu-Ibu Pengajian Desa Kajang Olah Sampah Plastik Jadi Dompet
Orang Tua Didorong Kenali Stimulasi Sensorik dan Motorik Anak Sejak Dini
Perkuat Budaya Literasi, KKN 124 UNS Hadirkan 4 Langkah Kreatif Membaca hingga Berkarya di SDN 02 Jatirejo
Lewat LAHSANMOR, KKN 033 UNS Dorong Warga Tegalrejo Pilah Sampah dari Rumah
KKN UNS 125 Kenalkan Tepung Sukun, Upaya Olah Pangan Lokal Jadi Produk Bernilai Ekonomi
KKN 10 UNS Kenalkan Budikdamber, Solusi Budidaya Lele dan Kangkung di Lahan Terbatas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:41 WIB

KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual

Selasa, 15 September 2026 - 13:22 WIB

Minyak Jelantah Tak Sekadar Dijual, KKN 54 UNS Kenalkan Olahan Sabun di Pilangrejo

Senin, 14 September 2026 - 15:40 WIB

KKN 157 UNS Edukasi Ibu-Ibu Pengajian Desa Kajang Olah Sampah Plastik Jadi Dompet

Minggu, 13 September 2026 - 21:20 WIB

Orang Tua Didorong Kenali Stimulasi Sensorik dan Motorik Anak Sejak Dini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Budaya Literasi, KKN 124 UNS Hadirkan 4 Langkah Kreatif Membaca hingga Berkarya di SDN 02 Jatirejo

Berita Terbaru