Mahasiswa KKN UMBY Ubah Limbah Sayuran Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi bersama setelah pelakasanaan edukasi pembuatan POC di Pendopo Dusun Bendo. Foto: KKN-PPM 102 UMBY

Dokumentasi bersama setelah pelakasanaan edukasi pembuatan POC di Pendopo Dusun Bendo. Foto: KKN-PPM 102 UMBY

Mahasiswa KKN UMBY menggelar pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah sayuran di Dusun Bendo. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi warga tentang pupuk ramah lingkungan sebagai alternatif pupuk kimia sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Bantul, Sorotnesia.com – Dalam rangka menjalankan salah satu program kerja utama, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 102 menggelar pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah sayuran di Pendopo Dusun Bendo, Selasa (29/7/2025). Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh warga dari RT 04, 05, 06, dan 08 Dusun Bendo, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS Bangun Model Pemberdayaan Desa Berbasis Inovasi dan Kolaborasi di Tegalweru

Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penggunaan pupuk organik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibanding pupuk kimia. Dalam pelatihan ini, mahasiswa memperkenalkan cara pembuatan POC dengan bahan-bahan sederhana dan mudah diperoleh, seperti limbah sayuran, air cucian beras, gula merah, serta EM4 sebagai agen fermentasi.

“Kami ingin membantu warga Dusun Bendo memanfaatkan limbah sayuran yang selama ini dibuang begitu saja. Selain ramah lingkungan dan murah, POC juga bermanfaat bagi kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman,” jelas Antonius Loeis, Penanggung Jawab Program Kerja.

Proses pembuatan POC di Pendopo Dusun Bendo. Foto: KKN-PPM 102 UMBY
Proses pembuatan POC di Pendopo Dusun Bendo. Foto: KKN-PPM 102 UMBY

Kegiatan dimulai dengan pemaparan materi, dilanjutkan sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan praktik langsung pembuatan POC. Dalam sesi praktik, warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan mulai dari pemotongan sayuran, pencampuran dengan larutan gula merah dan air, penambahan EM4, hingga proses fermentasi.

Baca Juga :  Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore

“Saya sangat senang dengan adanya program ini. Selain jadi tahu cara membuat POC, saya juga yakin ini bisa memberi manfaat besar untuk tanaman dan bahkan menambah penghasilan,” ujar Suparjiyem, warga RT 05 Dusun Bendo.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UMBY tidak hanya berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga turut menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan limbah rumah tangga secara produktif.


Penulis : Dewi Lely Ambarwati

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Berita Terbaru