Kolaborasi KKN UNISRI dan BTN Dorong Digitalisasi Pembayaran di Wisata Umbul Nilo

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi dan implementasi QRIS kepada pelaku UMKM Wisata Umbul Nilo. Foto: Kelompok 91 KKN-PPM UNISRI

Sosialisasi dan implementasi QRIS kepada pelaku UMKM Wisata Umbul Nilo. Foto: Kelompok 91 KKN-PPM UNISRI

Klaten, Sorotnesia.com – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN–PPM) Tahun 2025 yang dijalankan Kelompok 91 Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, menghadirkan beragam program yang bermanfaat bagi warga. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Anggit Grahito Wicaksono, S.Pd., M.Pd., yang senantiasa memberikan arahan selama proses pelaksanaan.

Salah satu program unggulan datang dari mahasiswa peserta, Ana Tasya Putri, yang mengangkat tema “Edukasi dan Implementasi QRIS untuk Digitalisasi Pembayaran UMKM Wisata Umbul Nilo”.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 24 Juli 2025 di area Wisata Umbul Nilo, destinasi wisata air yang menjadi favorit pengunjung lokal maupun luar daerah.

Baca Juga :  Kecanduan Gadget: Menyikapi Teknologi sebagai Tantangan Pendidikan dan Pola Asuh

Pelaksanaan program ini menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) yang berperan memberikan dukungan fasilitas serta membantu sosialisasi penggunaan QRIS kepada para pelaku usaha.

Tujuan dari program ini adalah membekali pelaku UMKM dengan pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran digital. Materi edukasi meliputi cara pendaftaran, penggunaan, serta manfaat QRIS bagi pedagang maupun pembeli.

Foto bersama Sales BTN usai pelaksanaan kegiatan. Foto: Kelompok 91 KKN-PPM UNISRI
Foto bersama Sales BTN usai pelaksanaan kegiatan. Foto: Kelompok 91 KKN-PPM UNISRI

Harapannya, pelaku UMKM dapat mengelola transaksi secara lebih efisien, mengurangi ketergantungan pada uang tunai, mempercepat layanan kepada konsumen, dan menjangkau lebih banyak pembeli melalui kemudahan pembayaran dari berbagai platform keuangan digital hanya dengan satu kode QR.

Ana Tasya Putri menuturkan bahwa digitalisasi pembayaran merupakan langkah penting untuk menghadapi perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kecepatan dan keamanan.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS 74 Manfaatkan Galon Bekas untuk Hidroponik, Dorong Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Magelang

“Dengan QRIS, UMKM dapat meningkatkan daya saing, memberikan kemudahan bagi pelanggan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperluas ekosistem transaksi non-tunai,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pelaku UMKM dan pihak pengelola Wisata Umbul Nilo. Banyak pedagang yang mengaku lebih terbantu karena tidak perlu repot menyediakan uang kembalian, serta tetap dapat melayani wisatawan yang datang tanpa membawa uang tunai.

Ke depan, diharapkan para pelaku usaha terus memanfaatkan QRIS secara konsisten sehingga membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Penulis : Ana Tasya Putri | Program Studi Manajemen, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa
FKIP UNS Dorong Transformasi Pembelajaran Digital di SD melalui Pelatihan Guru Cilacap Utara

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa

Berita Terbaru